makanan penambah daya tahan tubuh

4 Kandungan Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Si Kecil, Agar Tak Mudah Sakit

Sistem imun tubuh merupakan jaringan kompleks yang terdiri dari sel-sel dan organ yang bekerja secara bersamaan untuk melindungi tubuh dari infeksi. Kelangsungannya sangat penting untuk menjaga kesehatan si kecil, Bu. Ibaratnya jika tubuh kita adalah benteng, maka ini adalah garda terdepan yang akan menolak masuk berbagai kuman penyebab penyakit. Sistem imun juga akan melawan virus, bakteri, maupun kuman yang berhasil masuk ke dalam tubuh.

Dalam situasi pandemi yang kita alami sekarang, Ibu masih bisa memastikan si kecil terlindungi. Sebetulnya, bila anak sudah terbiasa mengonsumsi menu makanan seimbang dan bervariasi, maka ia bisa mendapatkan semua zat-zat gizi penting yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Yuk, pastikan lagi makanan si kecil mengandung beberapa jenis zat gizi berikut untuk menambah daya tahan tubuhnya:

1. Aneka Vitamin

Siapa yang tidak tertarik dengan makanan berwarna-warni bak pelangi? Tapi ini bukan permen atau gula-gula, ya! Pilih sayur dan buah-buahan tersedia dalam warna-warni mencolok, seperti merah, oranye, kuning, hijau, atau ungu. Siapa sangka ya, Bu, di balik warna-warna cantik makanan penambah daya tahan tubuh ini, tersimpan kekuatan luar biasa yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh si kecil.

Setiap warna pada makanan mencerminkan kandungan gizi yang dimilikinya. Misalnya, sayur atau buah berwarna merah, oranye, dan kuning seperti apel, jeruk, wortel dan manga mengandung vitamin A dan C – Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh,  sementara vitamin A memiliki efek antiperadangan1.

Ada juga sayur dan buah berwarna biru, nila, atau ungu, seperti blueberry atau terung, yang kaya vitamin B dan antioksidan. Antioksidan dikenal sebagai pelindung tubuh dari efek buruk radikal bebas dan virus pemicu penyakit1.

Yuk, mulai “warnai” piring si kecil dengan aneka makanan sehat seperti bayam, wortel, labu kuning, tomat, dan lainnya.

2. Serat dan Prebiotik

Asupan serat yang cukup memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Pada si kecil, serat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah obesitas, dan meningkatkan daya tahan tubuh.2  

Lalu, bagaimana sih serat dapat meningkatkan daya tahan tubuh? Ketahui dulu bahwa sebagian besar sel-sel yang membangun sistem kekebalan tubuh berada di dalam saluran pencernaan. Sistem kekebalan tubuh dalam saluran pencernaan ini akan dirangsang oleh bakteri baik di dalam saluran pencernaan. Nah, serat akan merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus, sehingga sistem kekebalan tubuh bisa bekerja optimal2.

Tapi, tidak semua serat dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus besar. Hanya jenis serat prebiotik saja yang memiliki kemampuan ini4. Serat makanan prebiotik ini bisa didapat dari berbagai sayur dan buah-buahan, gandum, serta kacang-kacangan

Ibu bisa mengolah sumber makanan tinggi serat prebiotik ini menjadi berbagai kreasi yang disukai si kecil, misalnya mengolah pisang menjadi camilan a la kafe seperti banana split. Dijamin si kecil akan menyukainya!

3. Protein

Protein diperlukan tubuh anak untuk membantu proses tumbuh kembangnya. Selain itu, protein juga berperan dalam pembentukan antibodi yang berfungsi untuk melawan infeksi tubuh. Mengonsumsi makanan sumber protein dalam jumlah yang cukup dapat membantu tubuh anak dalam melawan infeksi, termasuk yang disebabkan oleh bakteri dan virus1.

Protein bisa Ibu dapatkan dari daging, unggas, ikan, dan kacang-kacangan. Selain mengandung protein, sumber-sumber makanan di atas juga mengandung nutrisi lainnya yang tak kalah bermanfaat untuk si kecil. Misalnya, daging mengandung zat besi yang berfungsi untuk mencegah anemia, atau zinc yang membantu mengoptimalkan fungsi indranya 5.

4. Asam Lemak Tak Jenuh

Asam lemak tak jenuh bukan hanya berguna untuk kecerdasan si kecil, tapi juga meningkatkan daya tahan tubuhnya. Asam lemak tak jenuh, terutama jenis omega-3, bisa mengurangi peradangan1 dan mencegah pilek serta infeksi pernapasan. Sumber asam lemak tak jenuh ini bisa Ibu dapat dari beberapa jenis ikan berlemak seperti ikan salmon, sarden, dan tuna.

Selain beberapa kandungan makanan penambah daya tahan tubuh di atas, Ibu juga bisa menambahkan Bebelac 3. Selain mengandung 13 vitamin dan 5 mineral, seperti zat besi, zinc, iodium, kalsium, dan vitamin A, susu ini juga diperkaya dengan asam lemak omega-3 dan omega-6 dari minyak ikan, serta FOS dan GOS yang membantu menjaga kesehatan pencernaan si kecil.

____________________________________________________________________________________

1. Kursad Karacabey. (2012). The Effect of Nutritional Elements on the Immune System. Journal of Obesity & Weight Loss Therapy. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/234718366_The_Effect_of_Nutritional_Elements_on_the_Immune_System [Diakses 15 April 2020] 

2. James W Anderson, et al. (2009). Health benefits of dietary fiber. Diambil dari: https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1753-4887.2009.00189.x [Diakses 15 April 2020]

3. Fang Yan and D.B. Polk. (2011). Probiotics and immune health. Retrieved from

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4006993/ [Accessed April 15, 2020]

4. Clara M. Kusharto. (2006). Serat Makanan dan Peranannya bagi Kesehatan. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/277822462_SERAT_MAKANAN_DAN_PERANANNYA_BAGI_KESEHATAN [Diakses 15 April 2020]

5. Leon Agustian, et al. (2016). Peran Zinkum Terhadap Pertumbuhan Anak. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication/312338903_Peran_Zinkum_Terhadap_Pertumbuhan_Anak  [Diakses 15 April 2020]