Kembali ke Kehamilan

6 Manfaat Pijat Ibu Hamil, Bikin Lebih Happy dan Rileks Menjelang Persalinan

Seiring dengan membesarnya perut Ibu, pastilah banyak keluhan yang Ibu rasakan, mulai dari pegal, kram, hingga nyeri di area tubuh terte...

4 min
11 Aug 2022
Nyeri punggung bawah adalah salah satu keluhan yang bisa diatasi dengan pijat ibu hamil.

1 ibu tandai artikel ini informatif

Seiring dengan membesarnya perut Ibu, pastilah banyak keluhan yang Ibu rasakan, mulai dari pegal, kram, hingga nyeri di area tubuh tertentu. Dan di saat seperti ini, Ibu pasti akan berpikir betapa enaknya kalau melakukan pijat ibu hamil. 

Ya, pijat ibu hamil memang sering jadi pilihan para ibu untuk membuat kehamilan terasa lebih nyaman. Dan tak hanya itu, ternyata ada banyak manfaat lain dari pijat ibu hamil, lho! Yuk, cari tahu bersama!

Manfaat Pijat Ibu Hamil

Semakin hari, ukuran janin kian membesar. Perut Ibu yang ikut membesar dan condong ke depan lama-kelamaan akan membuat Ibu merasakan nyeri di pinggul maupun bagian punggung bawah. 

Tak hanya itu, selama masa kehamilan, kaki Ibu juga menjadi bengkak karena adanya tekanan dari perut yang membesar. Selain membuat Ibu tak nyaman, kondisi ini juga pasti akan menghambat aktivitas sehari-hari. 

Di saat seperti ini, Ibu butuh melakukan pijat khusus untuk ibu hamil. Ada banyak manfaat yang akan dirasakan oleh ibu dengan melakukan pijat kehamilan ini. Ini dia daftarnya, Bu!

1. Meredakan stres

Tak sedikit Ibu yang merasa cemas saat hamil, terutama Ibu yang baru pertama kali mengalaminya. Merasakan morning sickness yang seolah tak berkesudahan, dan ditambah bayangan akan proses persalinan yang akan dilewati nanti. Semua itu pasti membuat Ibu stres, ya? 

Nah, salah satu manfaat pijat ibu hamil adalah membantu tubuh untuk rileks dan mengurangi stres. Pijat sendiri sudah lama diyakini bisa menurunkan hormon kortisol, hormon pemicu stres di dalam tubuh. Selain itu, pijat juga bisa meningkatkan hormon serotonin yang memicu rasa bahagia. Jadi, pijat memang bisa membantu rasa stres dan cemas ibu hamil berkurang.1

2. Mengatasi sakit punggung

Sakit punggung dikeluhkan oleh sekitar 50% ibu hamil. Selain karena faktor hormon kehamilan, hal ini juga disebabkan karena pertambahan berat badan Ibu dan janin yang semakin membesar, dan memberi tekanan pada pembuluh darah dan saraf di area punggung.2 

Nah, pijat dapat membantu otot-otot yang tegang menjadi lebih rileks, termasuk otot-otot di daerah punggung, sehingga Ibu akan merasa lebih rileks dan nyaman.1

3. Mengurangi kaki bengkak 

Kaki bengkak adalah masalah yang dialami hampir sebagian besar ibu hamil. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan cairan di dalam jaringan tubuh. Pijat ibu hamil dapat membantu melancarkan sirkulasi di dalam tubuh, sehingga cairan tak menumpuk di area tubuh bagian bawah.3 

Salah satu manfaat pijat ibu hamil adalah mengurangi kaki bengkak.

4. Meredakan nyeri pinggul

Perubahan bentuk badan ibu hamil menyebabkan Ibu kerap berdiri dengan melengkungkan tubuh, guna menahan beban yang semakin membesar di perut. Lama-kelamaan, posisi ini dapat membuat Ibu mengalami sakit punggung bagian bawah.

Tak hanya area punggung, Ibu juga mungkin akan mengalami pegal dan linu di area bokong sampai kaki bagian belakang. Dan meski tak langsung menghilangkan rasa nyeri, pijat dapat memberi rasa nyaman sehingga rasa nyeri pada pinggul dapat berkurang.1

5. Memperbaiki pola tidur

Apakah Ibu juga kerap mengalami susah tidur di malam hari selama kehamilan? Ada banyak pemicu mengapa ibu hamil susah tidur, tapi paling sering adalah karena sulitnya menemukan posisi yang nyaman untuk berbaring. Miring salah, telentang pun susah. 

Pijat ibu hamil juga bisa membantu memperbaiki kualitas tidur Ibu.

Pijatan dapat membuat Ibu merasa rileks dan nyaman, sehingga Ibu bisa tertidur lebih mudah di malam hari.4

6. Membantu melancarkan persalinan

Saat hari perkiraan lahir semakin dekat, pijatan dapat membantu melancarkan proses persalinan, lho. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa ibu hamil yang menerima terapi pijat mengalami rasa sakit persalinan yang berkurang secara signifikan, dan persalinan mereka rata-rata 3 jam lebih pendek dengan lebih sedikit kebutuhan akan obat-obatan.1

Nah, untuk Ibu yang berencana ingin melakukan pijat kehamilan, pastikan untuk melakukannya secara aman, ya. Selain memilih terapis yang berpengalaman, pastikan juga Ibu tidak mengalami kondisi-kondisi berbahaya yang tidak disarankan untuk melakukan pijat kehamilan, misalnya seperti:

  • Mengalami deep-vein thrombosis atau DVT.5

  • Plasenta previa.6

  • Gangguan pembekuan darah.6

  • Diabetes.6

  • Kehamilan berisiko, seperti preeklamsia, pernah keguguran, atau melahirkan prematur.6

Dan kalau Ibu memang tak punya masalah kehamilan ataupun kesehatan yang serius, tak perlu ragu untuk melakukan pijat ibu hamil, ya, Bu. Atau, konsultasikan dulu dengan dokter untuk amannya!


Reference:

  1. Tiffany Field. 2014. Pregnancy and labor massage. Diambil dari: https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1586/eog.10.12 [Diakses 12 Juli 2022]
     
  2. P Katonis, et al. Pregnancy-related low back pain. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3306025/#:~:text=It%20has%20been%20estimated%20that,%2C%203%2C%205%2D12. [Diakses 12 Juli 2022]
     
  3. Rebecca MD Smyth. 2015. Interventions for varicose veins and leg oedema in pregnancy. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7050615/ [Diakses 12 Juli 2022]
     
  4. Dana Hollenbach, et al. 2013. Non-pharmacological interventions for sleep quality and insomnia during pregnancy: A systematic review. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3743652/ [Diakses 12 Juli 2022]
     


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait