10 Cara agar Cepat Kontraksi dan Pembukaan
Cara agar kontraksi asli dan pembukaan cepat datang bisa dengan jalan kaki rutin, stimulasi puting, senam hamil, hingga berhubungan seks. Cara ini dapat merilis hormon oksitosin yang merangsang kontraksi.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 01 September 2021
Diperbarui: 28 Januari 2026
Kontraksi adalah salah satu hal yang Ibu nantikan di ujung usia kehamilan. Namun, tidak semua kontraksi datang dengan cepat. Lantas, bagaimana cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan?
Bagaimana Kontraksi Asli Terjadi?
Kontraksi merupakan salah satu tanda melahirkan yang paling khas. Kontraksi adalah saat otot rahim mengencang dan berelaksasi untuk membantu mendorong bayi keluar vagina.
Hormon oksitosin adalah hormon yang berperan dalam merangsang otot rahim untuk berkontraksi, sekaligus meningkatkan produksi prostaglandin, yang akan semakin meningkatkan kontraksi.
Kontraksi berperan dalam membuka dan menipiskan dinding rahim, mendorong bayi ke jalan lahir sehingga dapat melahirkan normal, dan membantu meminimalisir perdarahan setelah melahirkan.
Baca Juga: 10 Penyebab Perut Terasa Kencang Saat Hamil dan Solusinya
Perbedaan Kontraksi Palsu vs Kontraksi Asli
Kontraksi jadi salah satu tanda melahirkan. Namun, kontraksi palsu (Braxton Hicks) juga umum terjadi dimulai dari trimester kedua, dan ini bukanlah tanda Ibu akan melahirkan.
Supaya tidak bingung, berikut ini perbedaan tanda kontraksi asli dan palsu:
|
Perbedaan |
Kontraksi Palsu (Braxton Hicks) |
Kontraksi Asli |
|
Frekuensi |
Tidak teratur, datang dan pergi |
Teratur, semakin sering dan rapat jeda antara kontraksi |
|
Durasi |
Singkat (15-30 detik) |
Semakin lama (30-70 detik) |
|
Intensitas |
Tidak bertambah kuat |
Semakin kuat dan intens seiring waktu |
|
Lokasi Nyeri |
Perut bagian depan |
Dimulai dari punggung bawah menjalar ke perut depan |
|
Dapat Hilang atau tidak |
Hilang saat ibu istirahat, minum, atau berganti posisi |
Tidak hilang meski Ibu berganti posisi atau mandi air hangat |
|
Tujuan |
Latihan otot rahim |
Mempersiapkan pembukaan (membuka serviks untuk melahirkan) |
|
Kondisi Serviks |
Tidak terjadi bukaan serviks |
Serviks membuka dan menipis |
Cara Agar Cepat Kontraksi Asli dan Pembukaan (Aman untuk Ibu Hamil)
Terkadang, meski telah memasuki trimester tiga atau bahkan usia kehamilan 39 minggu, tanda kontraksi asli belum muncul juga.
Ada beberapa cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan secara alami yang bisa Ibu lakukan demi dapat melahirkan normal, yaitu:
1. Banyak Berjalan Kaki
Berjalan kaki diduga dapat membuka posisi pinggul sehingga bayi lebih mudah turun ke panggul, jadi cocok menjadi cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan.
Menurut penelitian terbatas di The Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine (2022), jalan kaki 30 menit sejauh 4 km di minggu ke-38 kehamilan bisa jadi cara mempercepat proses pembukaan.
2. Melakukan Gerakan Jongkok (Squat) Ringan
Squat bisa membantu membuka panggul dan memberi sinyal ke tubuh untuk mempersiapkan kelahiran sehingga kontraksi asli diharapkan lebih cepat muncul.
Selain itu, squat juga membantu bayi untuk turun ke posisi optimalnya untuk dilahirkan.
Cara agar cepat melahirkan normal lewat squat tapi tetap aman adalah dengan menggunakan penopang, seperti gym ball atau menaruh yoga block.
3. Latihan Posisi Miring Kiri
Salah satu posisi tidur saat hamil yang dianjurkan adalah miring ke kiri.
Bukan cuma membantu tidur lebih nyenyak, tidur menghadap kiri juga jadi salah satu cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan.
Ini karena tidur menghadap sisi kiri dapat meningkatkan aliran darah ke rahim dan bayi.
4. Melakukan Yoga Prenatal
Olahraga untuk ibu hamil, seperti yoga prenatal, didesain khusus untuk mengakomodasi kebutuhan ibu hamil, terutama dalam melancarkan proses melahirkan.
Ini karena beberapa pose yoga, seperti, cat and cow, butterfly stretch, dan pelvic tilt bisa membantu mengoptimalkan posisi bayi di dalam kandungan agar dapat turun ke panggul.
Fleksibilitas sendi panggul juga meningkat dan membantu proses melahirkan lebih lancar.
5. Menggunakan Birthing Ball (Gym Ball)
Duduk di atas gym ball begitu memasuki minggu ke-38 bisa jadi salah satu cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan, sehingga proses melahirkan lebih cepat.
Ibu bisa duduk di atas gym ball sambil menjaga keseimbangan atau menggerakkan pinggul ke kanan kiri dengan kaki dibuka lebar.
Cara ini membantu bayi lebih cepat turun dan proses pembukaan dapat dimulai.
Baca Juga: Ketahui 6 Manfaat Pijat untuk Ibu Hamil Jelang Persalinan
6. Mandi Air Hangat
Saat mandi air hangat, tubuh jadi lebih rileks sehingga hormon oksitosin meningkat. Ketika oksitosin meningkat, kontraksi bisa lebih teratur, sehingga ini jadi salah satu cara agar cepat melahirkan.
Ibu sebaiknya tidak berendam di air yang panas, ya. Mandi atau berendam air hangat memang bisa membuat rileks. Tapi, kalau suhu air terlalu tinggi ini justru bisa bahaya.
Suhu air yang terlalu panas bisa membuat sirkulasi darah ke bayi terhambat. Pastikan suhu air tidak terlalu panas dan jangan mandi terlalu lama ya, Bu.
7. Berhubungan Seks
Berhubungan seks adalah salah satu cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan yang paling populer.
Ini karena seks dapat merilis hormon oksitosin yang menyebabkan kontraksi. Ditambah, air mani pria juga mengandung prostaglandin yang dapat melunakkan serviks.
Namun, Ibu harus bertanya dulu ke dokter terkait keamanannya, ya. Beberapa kehamilan mungkin berisiko melakukan seks saat hamil.
8. Mengonsumsi Kurma
Studi dalam Iranian journal of nursing and midwifery research menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma adalah salah satu cara mempercepat proses pembukaan dan melahirkan.
Makan kurma pada usia kehamilan 37 minggu bisa membantu serviks cepat lunak sehingga pembukaan dapat terjadi.
9. Latihan Pernapasan Relaksasi
Untuk mengurangi stres dan mempercepat kontraksi, Ibu perlu berlatih pernapasan perut, yaitu dengan menggunakan otot perut dan diafragma.
Cobalah ambil napas melalui hidung, tahan sebentar, keluarkan perlahan lewat mulut.
Ibu bisa melakukannya sambil membayangkan mendorong bayi. Cara ini bisa membantu untuk merelaksasi otot dasar panggul.
10. Posisi Merangkak (All Fours)
Posisi ini dapat membantu memutar posisi kepala bayi berada di bawah. Cara ini juga bisa digunakan untuk membantu memperbaiki posisi bayi sungsang.
Selain itu, posisi ini jadi cara membantu proses melahirkan bayi dengan distosia bahu, yaitu ketika posisi kepala bayi sudah keluar vagina, tapi bahunya tersangkut di panggul Ibu.
Tanda Tubuh Sudah Siap Melahirkan
Ada beberapa tanda-tanda pembukaan sudah mulai dan Ibu mulai masuk ke fase melahirkan aktif. Beberapa di antaranya, yaitu:
- Kontraksi teratur, makin intens, dan semakin singkat jedanya
- Muncul lendir darah
- Ketuban pecah
- Keinginan buang air kecil lebih sering
- Tekanan di panggul atau tulang kemaluan
- Sakit punggung bawah terus-menerus
Baca Juga: Cara Mengatasi Kontraksi Ibu Hamil
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Untuk Memicu Kontraksi
Saat memasuki minggu akhir kehamilan, waktu bisa terasa berjalan sangat lama sehingga Ibu mungkin “rela” melakukan cara apapun agar cepat melahirkan.
Meski demikian, ada beberapa cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan yang cukup populer, tapi sebaiknya tidak Ibu lakukan, seperti:
- Minum minyak jarak karena dapat menyebabkan diare, dehidrasi, dan stres janin.
- Teknik pijat keras tanpa terapis terlatih.
- Minum obat herbal kuat tanpa anjuran dokter.
- Memaksakan aktivitas fisik berat (terlebih jika punya kontraindikasi).
- Menggunakan breast pump untuk stimulasi puting tanpa konsultasi dengan dokter.
Cara Agar Cepat Melahirkan
Saat kontraksi sudah dimulai, kadang pembukaan bisa saja berjalan sangat lambat, padahal rasa sakit yang muncul mungkin tak tertahankan.
Supaya Ibu dapat melaluinya dengan lebih nyaman, ada beberapa cara agar cepat melahirkan dan mempercepat proses pembukaan, di antaranya:
- Mencoba mengubah posisi saat kontraksi, bisa berbaring miring ke kiri
- Berjalan kaki ringan di koridor rumah sakit untuk mempercepat pembukaan
- Berendam air hangat pada pembukaan awal agar lebih relaks
- Mempraktikkan teknik pernapasan di antara kontraksi untuk meringankan sakit
Kapan Harus ke Dokter atau Rumah Sakit?
Beberapa orang memilih menunda ke dokter atau rumah sakit sekalipun kontraksi yang teratur sudah muncul. Biasanya, ini karena keyakinan proses pembukaan yang masih lama.
Meski demikian, ada beberapa tanda bahaya yang perlu Ibu perhatikan terutama pada usia kehamilan minggu-minggu akhir. Ibu perlu segera ke rumah sakit atau menghubungi dokter jika:
- Kontraksi sangat intens dan mulai teratur (5 menit sekali)
- Ketuban sudah pecah
- Muncul perdarahan
- Gerakan janin berkurang
- Nyeri hebat yang tidak wajar
Ibu juga bisa bertanya langsung mengenai cara agar cepat kontraksi asli dan pembukaan ke tim expert di BebeCare yang siap merespons cepat segala pertanyaan dan kekhawatiran Ibu terkait proses persalinan yang akan dihadapi ya, Bu.
Jangan lupa untuk daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel kehamilan, parenting, dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai kesehatan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
