Alternatif Susu untuk Anak yang Alergi Susu Sapi

Kalau anak alergi susu sapi, apa ini berarti ia tidak bisa minum susu? Ya, benar, Bu. Ia tidak bisa minum atau makan makanan apa pun yan...

Ditulis oleh : Tim Penulis

4 min
11 May 2022


Kalau anak alergi susu sapi, apa ini berarti ia tidak bisa minum susu? Ya, benar, Bu. Ia tidak bisa minum atau makan makanan apa pun yang diolah dari susu sapi. Jadi, si Kecil akan membutuhkan susu alternatif yang tidak memicu reaksi alergi. Jadi, susu apa yang cocok untuk anak yang alergi susu sapi? Yuk, cari tahu rekomendasinya di artikel ini!

Apa yang Terjadi Jika Anak Alergi Susu Sapi?

Jika si Kecil punya alergi terhadap protein dalam susu sapi dan tetap mengonsumsinya, reaksi alergi bisa muncul. 

Biasanya Bu, anak yang alergi susu sapi akan menunjukkan beberapa tanda-tanda berikut ini:

  • Muntah

  • Kram perut

  • Diare, yang dapat disertai darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus

  • Ruam kulit gatal kemerahan, atau biduran

  • Pilek/hidung meler

  • Napas berbunyi grok–grok

Reaksi alergi susu sapi biasanya muncul cepat, sekitar dalam beberapa menit sampai 2 jam setelah minum susu sapi atau makan makanan olahan susu sapi, seperti es krim atau keju.

Nah, kalau si Kecil menunjukkan tanda-tanda ini, jangan panik dulu ya Bu! Yang bisa Ibu lakukan adalah menghentikan pemberian susu sapi, lalu berkonsultasi kepada dokter anak atau tenaga kesehatan untuk penanganan yang tepat.

Dengan berkonsultasi, dokter juga dapat merekomendasikan susu formula alternatif sebagai pengganti susu sapi yang cocok untuk si Kecil.

Baca Juga: Perbedaan Alergi Susu Sapi dengan Intoleransi Laktosa

Apa Alternatif Susu untuk Anak yang Alergi Susu Sapi? 

Menghentikan pemberian susu sapi asli atau susu formula yang mengandung protein susu sapi merupakan strategi utama dan paling aman untuk anak dengan alergi susu sapi.

Namun, si Kecil tetap memerlukan asupan susu untuk sumber nutrisi hari-harinya, kan, Bu? Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan alternatif susu yang aman untuk anak dengan alergi susu sapi.

Biasanya Bu, susu yang bisa jadi alternatif dari susu sapi biasa adalah susu formula berbasis protein non-sapi, seperti formula hidrolisat ekstensif, formula asam amino, dan formula isolat protein soya. Namun, tetap harus ditentukan setelah didiagnosa dokter anak ya!

Nanti, dokter anak akan menentukan jenis susu formula alternatif yang paling cocok untuk si Kecil sesuai dengan tingkat alergi, usia, dan faktor-faktor lainnya. Lalu, apa yang membedakan ketiga alternatif susu di atas? Berikut penjelasannya.

1. Formula Hidrolisat Ekstensif

Susu formula hidrolisat ekstensif masih mengandung protein susu sapi, tapi sudah dipecah menjadi komponen yang lebih kecil. Proses ini membuat susu formula hidrolisat dapat ditoleransi oleh sebagian besar anak yang memiliki alergi susu sapi dengan gejala ringan sampai sedang. 

2. Formula Asam Amino

Formula asam amino mengandung asam amino bebas (bentuk protein paling sederhana) yang dapat ditoleransi oleh anak dengan gejala alergi susu berat. Formula berbasis asam amino direkomendasikan untuk anak-anak dengan alergi protein susu sapi yang masih terus menunjukkan reaksi alergi dan pertumbuhan yang buruk saat menggunakan formula hidrolisat ekstensif.

3. Isolat Protein Soya

Formula soya terbuat dari isolat protein nabati yang bersumber dari kacang kedelai alias soya. Formula isolat protein soya dibuat dengan cara memisahkan protein yang paling murni dari bagian kedelai yang lain.

Selama proses pembuatannya, kandungan lemak, laktosa, gluten, dll, juga ikut terpisahkan sehingga pada produk akhirnya akan mengandung sangat sedikit karbohidrat atau lemak. Hasilnya, susu formula soya memiliki kandungan protein yang lebih padat dan rendah lemak.

Formula isolat soya saat ini dibuat dari isolat protein kedelai yang mengandung 2,2-2,6 g protein per 100 kalori, menjadikannya lebih tinggi dari formula susu sapi.

Ketika dibandingkan, anak yang mengonsumsi isolat protein soya menunjukkan pola tumbuh kembang yang setara dengan formula susu sapi. Anak-anak yang mengonsumsi isolat protein soya juga memiliki fungsi metabolisme, kesehatan tulang, dan sistem imun yang sama baiknya dengan anak yang mendapat susu formula sapi.

Ini karena selain tinggi protein, formula isolat protein soya juga mudah dicerna dan tetap cocok untuk anak yang alergi susu sapi karena mengandung asam amino tinggi yang diperkaya dengan L-methionine, L-carnitine, dan taurine. Isolat protein soya juga umumnya sudah difortifikasi dengan zinc, zat besi, fosfor, dan kalsium untuk bantu mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Susu Soya untuk Kesehatan Anak

Pilih yang Mana?

Ibu tidak perlu khawatir, kok, karena anak yang diberikan susu formula alternatif dengan tepat terbukti dapat tumbuh dan berkembang secara normal. 

Nah, susu formula isolat protein soya merupakan pilihan yang paling sering direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebagai alternatif untuk anak yang tidak cocok susu sapi melalui rekomendasi Tatalaksana Alergi Protein Susu Sapi (CMPA) pada tahun 2014. 

Ikatan Dokter Anak di Amerika Serikat (American Academy of Pediatrics) juga merekomendasikan susu formula isolat protein soya sebagai alternatif yang aman dan efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan alergi susu sapi yang kebutuhan nutrisinya tidak bisa terpenuhi dari susu formula berbasis susu sapi.

Kalau si Kecil berusia di atas 1 tahun dan dianjurkan untuk minum formula isolat protein soya, pilih yang sudah terfortifikasi dengan nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang anak, seperti Bebelac Gold Soya.

Susu Bebelac Gold Soya adalah susu formula isolat protein soya yang bebas laktosa dengan keunggulan tinggi serat FOS Inulin untuk mendukung kesehatan saluran cerna si Kecil (happy tummy) dan kandungan Triple A (kombinasi AHA, DHA, dan ALA) yang lebih tinggi untuk bantu dukung daya pikir si Kecil (happy brain).

Bebelac Gold Soya 3 juga memiliki kandungan nutrisi lengkap dari minyak ikan, serta 13 vitamin dan 9 mineral, seperti zat besi, zinc, kalsium, kolin, dan taurin untuk mendukung pertumbuhan optimal agar si Kecil yang punya alergi susu sapi juga bisa tumbuh jadi anak hebat! 

Sebab dengan dukungan nutrisi yang tepat untuk alerginya, anak akan semakin aktif dan bersemangat untuk bermain sambil belajar (happy heart). Tak perlu khawatir anak tidak suka rasanya ya Bu, sebab Bebelac Gold Soya tersedia dalam rasa vanila yang lezat dan pasti disukai si Kecil.

Tertarik mencoba? Yuk, daftarkan diri Ibu jadi member Bebeclub untuk menikmati promo dan penawaran menarik lainnya seputar Bebelac Gold Soya, Bu!


 

Referensi:

  1. IDAI | Susu Formula Alternatif untuk Alergi Susu Sapi. (2016). Idai.or.id. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/susu-formula-alternatif-untuk-alergi-susu-sapi
  2. Milk allergy - Symptoms and causes. (2022). Mayo Clinic; https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/milk-allergy/symptoms-causes/syc-20375101
  3. REKOMENDASI IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA UKK Alergi Imunologi UKK Gastrohepatologi UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik 2014 DIAGNOSIS DAN TATA LAKSANA ALERGI SUSU SAPI. (n.d.). Retrieved January 19, 2023, from https://www.idai.or.id/downloads/Professional%20Resources/Rekomendasi%20Diagnosis%20dan%20Tata%20Laksana%20Alergi%20Susu%20%20Sapi.pdf
  4. Vanderhoof, J., Moore, N., & de Boissieu, D. (2016). Evaluation of an Amino Acid−Based Formula in Infants Not Responding to Extensively Hydrolyzed Protein Formula. Journal of Pediatric Gastroenterology & Nutrition, 63(5), 531–533. https://doi.org/10.1097/mpg.0000000000001374
  5. Zakiudin Munasir. (2020). Soy Isolate Protein Formula: the Usage beyond Allergy Indication. World Nutrition Journal. https://scholar.ui.ac.id/en/publications/soy-isolate-protein-formula-the-usage-beyond-allergy-indication

 

 

Temukan Topik Lainnya



Artikel Terkait