Cara Mengatasi Pilek pada Anak dan Kapan Perlu ke Dokter
Cara mengatasi pilek pada anak bisa dengan uap hangat dan cairan saline untuk mengatasi hidung tersumbat. Cukupi kebutuhan gizi dan cairan untuk mempercepat penyembuhan.
Ditulis oleh :
Tim Penulis
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Diterbitkan: 11 Mei 2022
Diperbarui: 01 Juli 2026
Cara mengatasi pilek pada anak bisa dengan memastikan si Kecil cukup istirahat, cukup minum, dan menjaga saluran napas tetap nyaman. Berikan makanan bergizi serta gunakan humidifier untuk jaga kelembapan udara. Pilek umumnya disebabkan oleh virus dan dapat membaik dalam 7-10 hari.
Kenapa Anak Lebih Mudah Mengalami Pilek?
Anak lebih mudah mengalami pilek karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang. Tubuh si Kecil belum seefektif orang dewasa dalam melawan virus penyebab infeksi saluran pernapasan.
Selain itu, anak sering berinteraksi dengan teman di sekolah, daycare, atau playgroup. Kontak dekat ini membuat penularan virus lebih mudah terjadi lewat udara, permukaan benda, atau tangan yang terkontaminasi.
Menurut Boston Children’s Hospital, kebanyakan kasus pilek pada anak disebabkan virus, terutama rhinovirus. Virus ini menular melalui cairan yang keluar dari mulut dan hidung saat orang lain batuk atau bersin.
Gejala Pilek pada Anak yang Umum Terjadi
Gejala pilek biasanya muncul secara bertahap dalam 1–3 hari setelah anak terpapar virus. Beberapa gejala pilek yang umum terjadi meliputi:
- Hidung meler
- Hidung tersumbat
- Bersin
- Batuk ringan
- Demam ringan
- Menggigil
- Mata berair
- Lemas
- Rewel
- Sulit tidur
- Nafsu makan berkurang
Pada sebagian anak, pilek juga dapat disertai tenggorokan terasa tidak nyaman atau suara menjadi sedikit serak.
Baca Juga: ISPA pada Anak: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi
Cara Mengatasi Pilek pada Anak di Rumah
Pilek tergolong penyakit ringan yang bisa sembuh dengan istirahat cukup selama beberapa hari hingga seminggu. Selain istirahat, ada berbagai cara mengatasi pilek pada anak yang bisa Ibu lakukan di rumah:
1. Pastikan Anak Cukup Istirahat
Saat anak pilek, tubuh butuh energi lebih banyak untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, pastikan anak mendapatkan waktu tidur dan istirahat yang cukup setiap hari.
Tidur cukup bantu sistem imun bekerja lebih optimal sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
Namun, bukan berarti si Kecil harus berada di tempat tidur sepanjang hari ya, Bu. Biarkan ia beraktivitas sesuai kemampuannya. Sambil ingatkan ia untuk beristirahat bila mulai capek.
2. Berikan Cairan yang Cukup
Cara mengatasi pilek pada anak berikutnya adalah berikan cairan yang cukup. Cairan bantu mencegah dehidrasi dan menjaga lendir tetap encer sehingga lebih mudah dikeluarkan dari hidung maupun tenggorokan.
Cukup minum juga menjaga tenggorokan si Kecil tetap lembap. Beri air hangat, sup sayur, atau air yang dicampur madu untuk bantu mengencerkan dahak.
3. Gunakan Humidifier atau Uap Hangat
Pilek pada anak dapat diatasi menggunakan humidifier guna bantu mengurangi hidung tersumbat. Tapi, hati-hati jangan sampai uap air terlalu panas sampai menimbulkan luka bakar.
Bila tidak memiliki humidifier, Ibu bisa ajak anak menghirup uap dari kamar mandi yang dialiri air hangat. Langkah ini dapat bantu mengencerkan lendir di hidung.
4. Bersihkan Hidung Anak Secara Perlahan
Membersihkan hidung anak secara rutin dapat membuat napas si Kecil lebih lega.
Gunakan saline nasal drops atau larutan saline untuk membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di rongga hidung. Larutan ini aman digunakan sesuai petunjuk pemakaian.
Pada bayi, lendir dapat dibersihkan menggunakan alat penyedot lendir khusus bayi. Untuk anak yang lebih besar, Ibu bisa mengelap lendir secara rutin dengan tisu atau kain bersih yang lembut.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Imun Anak Agar Tidak Gampang Sakit
5. Berikan Makanan Hangat dan Bergizi
Saat pilek, nafsu makan anak sering menurun. Karena itu, pilihlah makanan hangat dan bergizi sebagai cara mengatasi pilek pada anak.
Semangkuk sup hangat juga menyediakan berbagai nutrisi yang dibutuhkan, menambah asupan cairan, dan memberinya rasa nyaman.
Sayuran dan buah aneka warna juga kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan imunitasnya.
6. Madu untuk Meredakan Tenggorokan (Usia >1 Tahun)
Manfaat madu bantu meredakan iritasi tenggorokan dan mengurangi frekuensi batuk ringan pada anak.
Mengutip dari WebMD, madu dapat membantu anak tidur lebih nyaman saat sedang batuk akibat pilek. Namun, penting diketahui bahwa madu hanya boleh diberikan pada anak usia di atas 1 tahun.
Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme atau keracunan.
7. Posisikan Anak Lebih Nyaman saat Tidur
Pilek membuat anak sulit tidur karena hidungnya tersumbat dan sulit bernapas. Untuk itu, coba tambahkan bantal di bawah kepala saat si Kecil tidur guna melancarkan pernapasannya sebagai cara mengatasi pilek pada anak.
Cara ini membuat posisi kepalanya lebih tinggi dengan bantal sehingga lendir yang menumpuk di hidung bisa mengalir ke tenggorokan.
Pastikan si Kecil selalu tidur dalam posisi terlentang, ya.
Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan saat Anak Pilek
Saat anak pilek, berikut hal-hal yang sebaiknya tidak Ibu lakukan pada si Kecil:
- Memberi antibiotik sembarangan.
- Memberi obat pilek tanpa anjuran dokter.
- Memaksa anak makan.
- Menggunakan uap yang terlalu panas.
- Mengoleskan minyak berlebihan.
Berapa Lama Pilek pada Anak Biasanya Sembuh?
Pilek pada anak dapat membaik dalam waktu 7-10 hari. Namun, setiap anak dapat memiliki waktu pemulihan yang berbeda.
Batuk umumnya sering kali bertahan lebih lama dibanding gejala lainnya. Pada beberapa kasus, batuk ringan dapat berlangsung hingga 1 minggu atau lebih setelah pilek membaik.
Pilek pada anak juga dikatakan sembuh bila warna lendir berubah dari bening menjadi kuning atau hijau selama masa pemulihan.
Selain memantau kesehatan si Kecil secara keseluruhan, penting juga memperhatikan kondisi pencernaannya. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup upload foto pup di atas popok atau toilet dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga dapat mengakses fitur ini melalui Aplikasi Bebeclub Mobile.
Baca Juga: Rekomendasi Obat Pilek Anak yang Alami dan Ampuh
Kapan Anak Pilek Perlu Dibawa ke Dokter?
Segera bawa si Kecil ke dokter apabila cara mengatasi pilek pada anak telah dilakukan, tetapi gejala tak kunjung membaik juga disertai tanda-tanda berikut:
- Demam tinggi
- Sesak napas
- Napas cepat
- Tidak mau minum
- Lemas
- Pilek lebih dari 10 hari
- Sakit telinga
- Bibir kebiruan
- Tanda dehidrasi
- Memiliki riwayat asma
Itu dia informasi mengenai cara mengatasi pilek pada anak di rumah yang perlu Ibu ketahui. Semoga bermanfaat ya, Bu!
Jangan lupa daftarkan diri jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi oleh ahlinya. Dengan jadi member, Ibu bisa mendapat akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
