5 Alasan Mengapa Perut Kencang Saat Hamil Dan Solusinya

5 Alasan Mengapa Perut Kencang Saat Hamil dan Solusinya

Proses kehamilan adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Ibu dan Ayah. Memang kehamilan adalah proses yang mengharukan sekaligus membahagiakan. Ibu akan mengalami perubahan pada tubuh seperti perut membesar, payudara membesar, kulit menjadi lebih lembab sekaligus berjerawat, pembuluh darah terlihat, dan lapisan vagina juga menebal. [1]Selain beberapa tanda-tanda fisik seperti di atas, tak jarang proses kehamilan juga dilengkapi dengan lebih mudah mual, frekuensi buang air kecil meningkat, sembelit hingga perut kencang saat hamil.[2]

Ternyata memiliki perut kencang saat hamil adalah hal yang normal lho bu, lebih lanjut ada beberapa penyebab perut kencang saat hamil yang umumnya terjadi, seperti:

Perkembangan Rahim dan Janin

Salah satu alasan mengapa perut kencang saat hamil adalah karena terdapat proses perkembangan pada janin dan Rahim Ibu. Ketika Ibu sedang hamil ukuran rahim dalam perut Ibu ikut membesar mengikuti ukuran janin yang terus membesar. Hasilnya, ketika perut Ibu melebar, otot perut akan tertarik dan mungkin membuat rasa nyeri di dalam perut. [3]

Selanjutnya, Ibu perlu tetap perlu berjaga-jaga karena penyebab perut kencang saat hamil juga bisa menjadi tanda-tanda persalinan prematur atau keguguran. Beberapa tanda-tanda keguguran sebagai berikut perut terasa kram, punggung bagian bawah terasa sakit, terdapat pendarahan atau bercak, dan terdapat cairan yang keluar dari vagina.

Round Ligament

Belum banyak yang tahu bahwa alasan mengapa perut kencang saat hamil juga bisa disebabkan oleh round ligament. Tahukah Ibu, bahwa saat proses kehamilan terdapat beberapa ligamen yang mengelilingi dan menahan uterus.[4] Selanjutnya, round ligament akan memberikan efek nyeri pada daerah perut, pinggul, hingga ke pangkal paha pada saat proses kehamilan yang diberi nama round ligament pain.

Pergerakan Bayi

Alasan mengapa perut kencang saat hamil berikutnya adalah karena terdapat pergerakan bayi di dalam Rahim. Saat hamil, Ibu akan merasakan perut menjadi kencang akibat bayi yang sedang bergerak di dalam perut. Pergerakan bayi yang membuat perut Ibu hamil menjadi kencang umumnya terjadi pada trimester 3.

Kontraksi

Salah satu alasan mengapa perut kencang saat hamil berikutnya adalah karena Ibu mengalami kontraksi. Proses kontraksi memang hal yang umum terjadi pada Ibu hamil dan biasanya terjadi pada trimester ketiga. Frekuensi kontraksi yang tinggi juga dapat menyebabkan perut Ibu kencang dan merasa sakit. Namun, tahukah Ibu terdapat dua macam kontraksi yang umumnya terjadi pada Ibu hamil, yang pertama adalah kontraksi palsu dan yang kedua adalah kontraksi yang sebenarnya.

  • Kontraksi Palsu
    Kontraksi pertama yang dirasakan Ibu hamil adalah kontraksi palsu atau yang dikenal dengan Braxton Hicks. [5]Kontraksi ini akan membuat perut Ibu kencang dan tidak nyaman, namun, Ibu tidak perlu khawatir karena kontraksi palsu bisa hilang dan timbul. Kontraksi palsu ini biasanya terjadi saat Ibu sedang melakukan aktivitas olahraga atau melakukan hubungan suami istri.[6]
  • Kontraksi Persalinan
    Beberapa cara yang bisa Ibu lakukan untuk menangani Braxton Hicks adalah dengan cara beristirahat atau berganti posisi tidur. Jika kontraksi palsu tidak hilang setelah Ibu sudah melakukan kedua cara di atas berarti Ibu mengalami kontraksi persalinan. Kontraksi persalinan akan muncul di trimester 3, ketika kehamilan Ibu sudah mau memasuki masa persalinan. Semakin dekat dengan masa persalinan kontraksi akan terjadi lebih lama dan semakin kuat. Hasilnya perut Ibu akan terasa kencang.

Irritable Uterus

Selain 4 penyebab perut kencang saat hamil di atas, ternyata penyebab perut kencang juga bisa disebabkan oleh irritable uterus. Irritable uterus adalah kondisi ketika otot Rahim Ibu berkontraksi tetapi tidak menyebabkan persalinan atau perubahan di dalam serviks atau persalinan. Kondisi perut kencang akibat irritable uterus memang mirip dengan kontraksi palsu, yang membedakannya adalah kondisi irritable uterus disebabkan karena Ibu kurang cairan atau kurang istirahat. Ketika Ibu memenuhi kebutuhan cairan Ibu, rasa nyeri akibat irritable uterus pun akan berkurang.

Itulah 5 alasan mengapa perut kencang saat hamil bisa terjadi. Ada baiknya Ibu memastikan penyebab perut Ibu kencang saat hamil untuk mencari solusi yang tepat. Jika sudah melakukan solusi yang diberikan di atas, namun perut Ibu tetap kencang, ada baiknya Ibu memeriksakannya ke dokter.

 

[1] Second trimester pregnancy: What to expect. (2017, June 21). Retrieved from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20047732

[2] Pregnancy Changes: Your Baby, Your Body. (2011, July 12). Retrieved from https://www.webmd.com/baby/features/pregnancy-stages-baby-body

[3] Galan, N. (2018, April 28). Stomach tightening during pregnancy: When to see a doctor. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321659.php

[4] Valencia Higuera. (n.d.). What Does Round Ligament Pain Feel Like: Symptoms. Retrieved from https://www.healthline.com/health/pregnancy/round-ligament-pain

[5] Braxton Hicks Contractions - StatPearls - NCBI Bookshelf. (2019, May 2). Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470546/

[6] Toward an operative diagnosis of fussy/picky eating: a latent profile approach in a population-based cohort. (2014, February 10). Retrieved from https://ijbnpa.biomedcentral.com/articles/10.1186/1479-5868-11-14