6 7

MPASI Pertama untuk Kecerdasan Si Kecil

detail-fb detail-wa detail-twitter

Yay, tak terasa Si Kecil kini telah berusia 6 bulan. Kini, dia memerlukan energi yang lebih besar  sehingga pemberian ASI harus didampingi dengan pemberian makanan tambahan yang tepat dan aman.

Dalam menyambut momen makan pertamanya, Ibu tentu sudah mempersiapkan berbagai peralatan MPASI dan bersemangat untuk membuatkan menu-menu lezat bernutrisi. Namun sebelumnya, yuk pelajari lebih lanjut tentang jenis makanan, tekstur, frekuensi, porsi, hingga tips MPASI yang perlu Ibu ketahui.

Pilihan Menu MPASI Pertama  

Ada berbagai macam panduan MPASI yang terkadang bisa membuat Ibu menjadi bingung. Misalnya, apakah Si Kecil harus diberi menu yang sama selama beberapa hari untuk melihat reaksi alerginya? Selain itu, amankah jika Si Kecil diberi berbagai jenis makanan lengkap dengan karbohidrat, protein hewani, nabati dan serat sejak awal?

 

Nah, menurut pedoman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tidak ada urutan tertentu dalam pemberian MPASI. Faktanya, karbohidrat, protein (daging, ayam, telur, dan ikan), sayuran, dan buah-buahan dapat diberikan sejak usia 6 bulan. Karbohidrat dan lemak baik untuk sumber energi. Sementara protein bermanfaat untuk tumbuh kembang dan kecerdasan Si Kecil. Namun, jika Ibu memiliki kekhawatiran terkait alergi dan sebagainya, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter sebelumnya, ya.

Tekstur, Frekuensi dan Porsi

Tentu saja, bayi yang baru belajar makan sebaiknya diberikan makanan halus terlebih dahulu sebelum ‘naik kelas’ ke tekstur yang lebih kasar. Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai tekstur, frekuensi dan porsi yang disarankan untuk MPASI bayi berikut ini:

Usia

Tekstur

Frekuensi

Porsi

6-9 bulan

Puree (saring)

Mashed (lumat)

2-3 kali makan besar

1-2 kali makan selingan

3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250 ml

9-12 bulan

Minced (cincang halus)

Chopped (cincang kasar)

Finger foods

3-4 kali makan besar

1-2 kali makan selingan

 

Setengah mangkuk ukuran 250 ml

 

Selama menemaninya belajar makan, jangan lupa untuk terus memberikan Si Kecil ASI sesuai permintaannya ya Bu. ASI memenuhi separuh kebutuhan energi anak dan membantu menjaga kesehatan dan kekuatannya. Untuk makanan selingan, Ibu bisa memberinya camilan sehat seperti buah potong, biskuit atau crackers khusus bayi yang mudah lumat, puding buatan sendiri, yoghurt, dan sebagainya.

Tips MPASI

Jangan lupa, Ibu juga sebaiknya selalu memperhatikan berbagai aspek lain dari MPASI, misalnya higienitas dan variasi makanan. Berikut adalah 3 poin yang  perlu diingat ya.

     Nutrisi dan gizi. Berikan makanan rumahan yang sehat bergizi dengan kandungan karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan serat. Hindari pemberian makanan dengan kadar lemak tinggi, pemanis, dan penyedap rasa tambahan. 

     Higienitas. Simpan bahan makanan yang hendak diberikan ke bayi di tempat yang aman dan bersih. Saat memasak,  pisahkan talenan yang digunakan untuk memotong bahan mentah dan matang. Perhatikan juga kebersihan tangan Ibu, anak, dan peralatan saat menyiapkan MPASI.

     Konsistensi dan variasi. Sulit dan menolak makan adalah hal yang wajar terjadi pada bayi. Tetap semangat ya, Ibu. Agar selalu lahap, beri dia variasi makanan, tambah porsi makanan selingannya, dan buat acara makan jadi lebih menyenangkan dengan berinteraksi dan berkomunikasi dengan Si Kecil.

 

Selamat makan untuk Si Kecil ya, Bu!

 

 

 

Tag