Mainan Untuk Bayi_1

Memilih Mainan untuk Bayi dan Anak

Saat ini ada begitu banyak jenis mainan untuk bayi dan anak-anak. Namun Anda tentu juga kerap mendengar kasus bayi atau anak yang tanpa sengaja terluka, tersedak atau bahkan tanpa sengaja menghirup zat beracun dari mainan. Jangan sampai Anda salah pilih. Cari tahu lebih lanjut supaya Anda bisa memilih mainan yang aman untuk bayi dan anak Anda.

 

Pilihkan Untuknya

 

Keselamatan anak pada waktu bemain dengan mainan favorit mereka harus menjadi prioritas orangtua. Sebagai orangtua pasti Anda mengenal dan memahami anak Anda lebih daripada orang lain. Pertimbangkan secara menyeluruh mulai dari kualitas mainan, keamanan mainan, hingga kesesuaian mainan dengan usia anak Anda.

 

Secara umum, ada beberapa pertimbangan awal sebelum Anda memilihkan mainan untuk anak:

Perhatikan Label Usia. Sesuaikan label usia yang tertera pada mainan dengan usia anak. Meski demikian orang tua tidak perlu terlalu kaku dan terpaku pada batasan pada label tersebut. Anda juga harus peka terhadap kondisi anak, memperkirakan apakah anak dapat memainkan mainan tersebut atau tidak.

 

Proporsi. Sesuaikan mainan dengan besar tubuh anak. Mainan yang terlalu besar apalagi berat, akan membuat anak kesulitan memainkannnya. Sebaliknya, jangan memberikan mainan yang terlalu kecil karena bisa masuk mulut anak dan membuatnya tersedak.

 

Bisa Didaur Ulang. Selain agar tidak merusak alam dan lingkungan, mainan yang bisa didaur ulang juga umumnya tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi anak.

 

Bayi Aman Bermain

 

Mainan jelas punya peran penting dalam perkembangan motorik dan psikologis bayi. Dalam memilih mainan khusus untuk bayi, perhatikan hal-hal berikut: 

Warna aman. Secara umum, bayi senang dan tertarik dengan mainan berwarna mencolok. Namun pilih mainan dengan warna yang aman dan tidak luntur karena bayi akan sering menggigitnya.

 

Bersuara menarik. Mainan sebaiknya dapat mengeluarkan bunyi sebab bayi sangat senang bereksplorasi dengan mainan yang mengeluarkan suara.

 

Mudah dicuci. Pastikan mainan terbuat dari bahan yang aman karena bayi mulai gemar memasukkan segala sesuatu yang dipegangnya ke dalam mulut. Cobalah mencari mainan yang mudah dicuci agar kebersihan mainan tetap terjaga.

 

Melekat kuat. Pastikan mainan berkualitas baik dan seluruh bagian terpasang atau dijahit dengan aman menggunakan benang yang tebal dan kuat, serta tidak mudah pecah. Tidak ada kancing, kait, kawat atau komponen lain yang berbentuk partikel kecil dan mudah terlepas. Pastikan ornamen mainan, seperti mata boneka dari plastik, hidung, kumis, telinga melekat dengan kuat dan tidak mudah copot.

 

Hindari tali, aliran listrik, dan lubang. Sebisa mungkin jangan memilih mainan dengan tali yang lebih panjang dari 20 cm untuk mencegah bayi terjerat. Hindari pula mainan yang menggunakan listrik dan yang memiliki lubang sehingga membahayakan bayi.

 

Yang paling penting, selalu awasi mereka saat sedang bermain. Akan lebih baik lagi jika Anda turut bergabung dalam permainan, karena hal ini akan membantu memupuk kedekatan emosi antara Anda dengan bayi dan anak.

 

Tag