Kenapa Anak Perlu Dibiasakan Tolong Menolong Sejak Dini?
Tolong-menolong membantu membentuk empati, karakter mulia, dan keterampilan sosial anak, sekaligus menumbuhkan rasa bahagia, percaya diri, dan tanggung jawab sejak dini.
Manfaat tolong menolong penting untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan mengasah kemampuan sosial-emosional. Bagaimana cara memperkenalkan tolong menolong kepada anak?
Kenapa Sikap Tolong Menolong Penting Diajarkan Sejak Dini?
Lingkungan modern memengaruhi sikap individualisme pada anak. Terlebih, setiap anak lahir dengan naluri memprioritaskan diri sendiri.
Untuk itu, diperlukan sikap saling tolong untuk mengasah kemampuan sosial-emosional. Jika tidak, si Kecil akan kesulitan membangun hubungan sehat dengan orang lain.
Anak sudah memahami konsep berbagi makanan atau mainan sejak usia 8 bulan. Sementara itu, konsep tolong-menolong sudah bisa diperkenalkan sejak usia 12–18 bulan.
Manfaat Tolong Menolong bagi Perkembangan Emosi Anak
Konsep tolong-menolong akan mengasah kecerdasan emosi si Kecil. Berikut manfaat yang akan didapat:
1. Membuat Anak Lebih Bahagia dan Stabil Secara Emosional
Tolong-menolong memberikan dampak positif ke kedua belah pihak, baik yang diberi pertolongan maupun yang memberi pertolongan.
Ketika melihat orang yang ditolong merasa bahagia, secara otomatis, bagian otak yang menciptakan rasa penghargaan serta rasa nyaman akan aktif.
Sebuah studi bahkan disebutkan, anak-anak di bawah usia dua tahun lebih bahagia ketika memberikan hadiah kepada orang lain daripada menerima hadiah.
2. Menumbuhkan Rasa Empati dan Kepedulian
Hampir semua anak memiliki naluri berbuat baik dan berempati pada seseorang, tetapi terbatas pada orang-orang terdekatnya seperti Bapak, Ibu, kakak, atau adik.
Nah, manfaat tolong menolong orang lain ternyata mendorong sikap empati dan kebaikan kepada orang lain. Sikap empati memberikan anak wawasan dan kepedulian tentang apa yang dibutuhkan orang lain.
Contohnya, mengajak anak untuk membantu teman baru di sekolah yang kesulitan beradaptasi dengan melakukan mini tour dan membantunya berkenalan dengan teman lain.
Saat menolong temannya, ia bisa belajar melihat dunia melalui perspektif baru. Ia pun akan mencoba memahami perasaan dan membayangkan dirinya di posisi orang lain.
3. Membantu Anak Belajar Bersyukur
Manfaat tolong menolong membuat anak mensyukuri bahwa apa yang dimilikinya belum tentu bisa dirasakan orang lain.
Anak mungkin akan rewel bila makan roti tanpa keju. Bila Bapak Ibu mengajak berbagi makanan bersama anak-anak panti asuhan, ia akan paham bila tidak semua orang bisa rutin makan roti keju.
Hal ini akan membuat si Kecil menghargai kehidupan dan menyadari betapa beruntungnya ia. Kesadaran tersebut akan membuat si Kecil tumbuh menjadi sosok yang selalu bersyukur.
Baca juga: 8 Contoh Sikap Kasih Sayang dalam Kehidupan Sehari-hari
Manfaat Tolong Menolong bagi Keterampilan Sosial Anak
Tolong menolong melibatkan dua orang atau lebih. Kegiatan ini tentu akan membuat anak bersosialisasi. Berikut manfaat menolong sesama untuk merangsang keterampilan sosial.
1. Anak Lebih Mudah Berteman dan Diterima Lingkungan
Selain membuat hati bahagia, sikap tolong-menolong juga membuat si Kecil mudah menjalin hubungan pertemanan.
Sebuah studi terbitan Early Childhood Research Quarterly (2025) menunjukkan, anak yang sukarela memberikan manfaat bagi orang sekitar lebih mudah diterima dan dikenal oleh teman sebayanya.
2. Mengurangi Risiko Konflik dan Perundungan
Selain membantu berteman, manfaat tolong menolong berguna bagi kehidupan sosial si Kecil, salah satunya adalah menghindari terjadinya perundungan.
Anak yang aktif berbuat kebaikan, seperti berbagi, menolong, dan memberi rasa nyaman kepada satu sama lain cenderung lebih disukai oleh teman-teman sebayanya.
Hal ini ternyata bisa menurunkan risiko menjadi korban bullying atau kekerasan.
3. Membantu Anak Memahami Kerja Sama dan Batasan Diri
Ketika si Kecil menolong, ia akan terlibat dengan orang lain. Dengan begitu, ia terjun dalam kehidupan sosial yang terkandung unsur-unsur kebersamaan dan kerja sama.
Saat menolong, si Kecil akan berusaha mengutamakan kepentingan orang lain. Dengan begitu, ia mengetahui kapasitas dan batasan dirinya,
Manfaat Tolong Menolong bagi Kepercayaan Diri dan Kemandirian
Tidak hanya untuk kepentingan sosial, tolong menolong juga penting untuk kemampuan diri si Kecil, seperti kepercayaan diri dan kemandiriannya. Berikut penjelasannya.
1. Membuat Anak Merasa Dibutuhkan dan Berarti
Menolong teman dengan cara apa pun akan menimbulkan kesadaran bahwa anak mampu membuat seseorang merasa lebih baik.
Dengan begitu, ia akan merasa dibutuhkan dan berarti bagi orang-orang di sekitarnya.
2. Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak
Manfaat tolong menolong membuat anak merasa mampu melakukan suatu hal dengan baik. Dengan begitu, ia akan merasa memiliki hubungan yang lebih dekat dengan orang lain.
Tak hanya itu, poin sebelumnya juga membahas bahwa tolong menolong membuat anak merasa dibutuhkan. Dengan begitu, anak menjadi sosok yang lebih percaya diri.
3. Membantu Anak Belajar Keterampilan Baru
Saat menolong orang lain, terkadang si Kecil harus berusaha melakukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan.
Namun, karena temannya kesusahan kesulitan, ia menawarkan bantuan dan mencoba berbagai macam cara untuk membukanya.
Setelah melakukan percobaan yang kesekian kali, pada akhirnya si Kecil bisa melakukan sesuatu untuk menolong temannya.
Baca Juga: 5 Cara Kreatif Mengajarkan Anak Kerja Sama Sejak Dini
Contoh Sikap Tolong Menolong yang Bisa Dilatih Sehari-hari
Manfaat tolong menolong hanya bisa didapat dengan melakukannya. Nah, ada berbagai cara agar si Kecil bisa belajar menolong sesama. Cara tersebut bergantung pada lingkungannya.
1. Di Rumah
Di rumah, lakukanlah tolong menolong dengan cara sederhana, seperti:
- Menaruh pakaian kotor di tempat cucian.
- Mengembalikan mainan ke tempatnya.
- Merapikan rak buku.
- Memungut sampah dan membuangnya ke tong sampah.
- Membuka atau menutup pintu.
2. Di Sekolah
Sekolah merupakan lingkungan untuk kemampuan bersosialisasi dan kemandirian si Kecil. Mengingat, ia bertemu teman sebaya dan berpisah dengan orang tuanya untuk beberapa saat.
Di sekolah, manfaat tolong menolong bisa dilakukan anak dengan:
- Menjelaskan pelajaran yang membingungkan.
- Gotong royong membersihkan kelas.
- Meminjamkan alat tulis.
- Memperkenalkan murid baru kepada teman-teman sekelas.
- Berbagi kursi atau meja saat di kantin.
3. Di Lingkungan Sekitar
Lingkungan sekitar juga merupakan tempat yang penting untuk melatih sikap tolong menolong pada anak. Beberapa contoh kegiatan mengasah empati yang bisa dilakukan, seperti:
- Membuang sampah yang tidak masuk ke tong sampah.
- Menyingkirkan ranting atau batu di jalan.
- Memberi tahu jalan atau arah.
- Membantu mengangkat anak sebaya yang jatuh.
- Mendorong anak lain saat bermain ayunan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajarkan Anak Tolong Menolong
Manfaat tolong menolong memang penting untuk perkembangan sosial-emosional anak. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak menjadi bumerang bagi si Kecil.
1. Menolong Bukan Berarti Mengorbankan Diri Sendiri
Mama Papa tidak perlu memaksakan si Kecil untuk selalu tolong menolong. Ada kalanya, beberapa kondisi tidak sesuai kapasitasnya.
Dalam kasus ini, memaksa menolong hanya akan mengorbankan diri sendiri.
Hanya ajak tolong menolong bila si Kecil sedang bisa mengontrol jumlah waktu, energi, dan benda yang ia miliki.
2. Mengajarkan Batasan Agar Anak Tidak Dimanfaatkan
Pastikan bila anak yang ditolong benar-benar membutuhkan. Jika tidak, hal ini hanya membuat si Kecil seperti dimanfaatkan atau disuruh-suruh.
Untuk menghindari masalah seperti ini, ajarkan si Kecil untuk menawarkan pertolongan terlebih dahulu, seperti “Kamu butuh bantuan?”
Jika tidak ada jawaban atau gestur yang terbuka bagi anak atau temannya, sebaiknya tunda dulu pertolongan.
Bagaimana Jika Anak Menolak Menolong?
Ingat, anak perlu waktu untuk memahami dan melakukan tolong menolong. Pertama-tama, mungkin Bapak Ibu akan kesulitan saat mengajak anak menolong sesama.
Namun, ada beberapa cara agar si Kecil mau menolong, yaitu:
- Mencontohkan sikap saling menolong di rumah.
- Menunjukkan manfaat tolong menolong.
- Berkomunikasi secara terbuka untuk mengetahui alasan anak tidak mau menolong.
- Memberi kesempatan untuk bergiliran ditolong dan menolong.
- Membiarkan si Kecil memberi pertolongan sesuai caranya.
Manfaat tolong menolong penting untuk menstimulasi kemampuan sosial-emosional si Kecil. Dengan begitu, ia siap bersosialisasi dengan teman dan orang lain dengan lingkungan yang lebih luas.
Selain stimulasi, penuhi kebutuhan gizi si Kecil untuk mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan tubuhnya.
Bebelac 3 NutriGreat+ adalah Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya dengan 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa. Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
Daftar jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli. Dengan jadi member, Ibu juga bisa dapatkan akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac. Daftar gratis, sekarang!
