7 Ide Kerajinan Tangan dari Kardus dan Cara Membuatnya
Bikin kerajinan tangan dari kardus melatih kreativitas, kemampuan motorik halus, dan pemecahan masalah anak. Ajak si Kecil buat topeng, rumah boneka, dan akuarium dari kardus, yuk!
Bikin kerajinan tangan dari kardus bisa jadi kegiatan seru dan bermanfaat untuk perkembangan anak, lho. Yuk, ajak si Kecil memanfaatkan kardus-kardus bekas yang menumpuk di rumah!
Kenapa Kerajinan dari Kardus Baik untuk Anak?
Kardus adalah salah satu bahan yang paling mudah didapat. Ibu dan Bapak pasti sudah punya stoknya di rumah. Tak perlu yang bagus dan polos, kardus bekas apa pun bisa dimanfaatkan.
Pasalnya, kardus terbuat dari material organik seperti bubur kayu atau kertas daur ulang yang mudah dibentuk jadi apa saja dan bahan dasar ini aman untuk anak usia 1 tahun ke atas.
Di samping itu, membuat kerajinan tangan dari kardus juga dapat melatih kreativitas, kemampuan motorik, serta pemecahan masalah si Kecil.
Manfaat Kerajinan Kardus untuk Tumbuh Kembang Anak
Kegiatan kerajinan tangan memupuk rasa bangga dan percaya diri dalam diri anak karena hasil karyanya. Nah, ada lima aspek penting perkembangan anak yang bisa dilatih lewat aktivitas ini.
1. Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi Anak
Kerajinan tangan dari kardus bisa jadi alat sederhana untuk melatih kreativitas dan imajinasi anak.
Kardus bisa diubah jadi berbagai permainan dan bentuk seperti rumah, mobil, dan warung kecil, tak ada batasnya.
Anak bebas berkreasi dan berpikir out of the box, misalnya bikin rumah-rumahan dengan sayap yang bisa terbang. Ia pun akan aktif mencari cara supaya imajinasinya bisa terwujud.
2. Melatih Keterampilan Motorik Halus
Kekuatan otot serta keterampilan motorik halus anak akan berkembang lewat aktivitas sederhana seperti kerajinan tangan dari kardus.
Sebab, aktivitas ini akan dilakukan dengan menggunakan otot-otot kecil di tangan dan jari-jari seperti memegang kuas, menggunting, menempel dan menggambar.
Saat membuat kerajinan tangan, anak bebas untuk berkarya dan berkreasi sesuka hatinya sehingga gerakan tangan dan jemarinya pun lebih leluasa.
Baca Juga: Permainan Anak yang Mendidik, Seru, dan Melatih Ketangkasan
3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Pemecahan Masalah
Kerajinan tangan dari kardus bantu anak belajar bernalar (sebab-akibat) dan pemecahan masalah. Sebab, ia akan menjumpai konsep matematika dasar seperti bentuk, ukuran, dan berhitung.
Misalnya saat membuat mobil, anak belajar bentuk lingkaran dari roda dan menghitung berapa jumlahnya. Kalau ternyata rodanya belum pas, berarti lingkarannya belum cukup besar.
Contoh lainnya yaitu mewarnai dengan krayon. Si Kecil mungkin menekan keras krayonnya ke kardus (sebab) sehingga warna yang keluar jadi lebih pekat (akibat). Aktivitas ini bantu anak mengembangkan kemampuan pemecahan masalah.
4. Melatih Kesabaran dan Fokus Anak
Membuat kerajinan tangan dari kardus mengajarkan anak mengikuti setiap proses seperti menggunting, melipat, dan mengelem. Dari sini, anak belajar sabar, teliti, fokus, dan tidak mudah menyerah.
Keterampilan ini penting saat anak mulai sekolah. Anak jadi lebih siap dan punya nilai lebih dibanding yang belum terbiasa.
Ibu juga bisa dukung keterampilan anak dengan memberikan susu pertumbuhan seperti Bebelac 1 NutriGreat+, Nutrisi Terbaik dari Bebelac yang diperkaya 3 serat penting FOS:GOS dan Inulin, DHA 2x lebih tinggi, dan 0gr sukrosa.
Bantu dukung tumbuh kembang optimalnya agar si Kecil tumbuh bersinar dari dalam.
5. Mengasah Kemampuan Komunikasi dan Bahasa
Membuat kerajinan tangan dari kardus membantu anak belajar menyampaikan ide dan berkomunikasi.
Dukung dengan mendengarkan dan memberi pertanyaan terbuka agar anak terus berbicara.
Perbaiki pelafalan anak dengan mencontohkan kata yang benar dalam kalimat, tanpa menyalahkan. Misalnya anak bilang, “Mau pincil.” Jawablah, “Oke, Ibu ambilkan pensil, ya.”
Ide Kerajinan Tangan dari Kardus yang Mudah dan Seru
Ternyata ada banyak manfaat membuat kerajinan tangan dari kardus ya, Ma. Nah, ini berbagai ide kreasi yang bisa dibuat bersama si Kecil di rumah!
1. Topeng Hewan
Yuk, bikin topeng sesuai dengan hewan kesukaan si Kecil!
Bahan yang dibutuhkan:
- Kardus bekas
- Pensil
- Spidol
- Cat atau krayon
- Kuas
- Gunting
- Pita
- Lem kertas
- Pembolong kertas
Cara membuat topeng hewan:
- Coba ajak ngobrol si Kecil, mau membuat topeng dari hewan apa? Misalnya si Kecil ingin membuat topeng bebek.
- Cari gambar muka bebek dari internet (atau gambar sendiri) dan print untuk ditempel di atas kardus dan digunting.
- Ajak anak untuk menempel gambar muka bebek di atas kardus menggunakan lem kertas. Lem bagian pinggir garis gambarnya saja agar nanti mudah dilepas.
- Selanjutnya, ajak anak untuk menggunting mengikuti garis luar gambar.
- Bantu si Kecil membuat lubang mata topeng. Ibu dapat mengawali luibang dengan menusukkan gunting ditengah-tengah gambar lingkaran mata dan mengguntingnya sedikit.
- Jika sudah selesai menggunting, lepas gambar secara perlahan.
- Ajak si Kecil mewarnai topengnya menggunakan cat atau krayon. Biarkan ia berkreasi sesuka hati. Bebek tidak harus warna kuning.
- Kalau sudah, beri lubang di area sisi kanan dan kiri topeng menggunakan pembolong kertas.
- Pasang pita sebagai pengait topeng di kedua lubang.
- Topeng hewan siap untuk dipakai bermain peran!
Jika anak sudah cukup besar dan bisa menggambar sendiri, Ibu bisa ajak si Kecil menggambar sketsa topeng alih-alih menggunting mengikuti gambar yang dicetak.
2. Rumah Boneka
Bahan yang dibutuhkan:
- 2 kardus bekas mi instan atau kardus lain dengan ukuran serupa
- Selotip kertas
- Lem kertas
- Lem tembak
- Cutter atau gunting
- Penggaris
- Cat
- Kuas
- Pensil
- Kertas kado motif kotak-kotak atau kayu untuk lantai
Cara membuat rumah boneka dari kardus:
- Pertama, potong salah satu sisi samping kardus yang lebih kecil. Potong dengan bentuk kotak. Jadi, kotak kardus memiliki satu sisi samping terbuka.
- Kemudian, potong tutup samping kardus (tutup kardus yang kecil).
- Ajak anak untuk menentukan posisi jendela dan pintu rumah. Bebas pilih sisi kardus manapun, sesuaikan dengan kreativitas si Kecil. Kemudian, Ibu yang akan membantu si Kecil menggambar sketsa jendela dan memotong menggunakan cutter. Pastikan untuk memotong di atas cutter mat agar tidak merusak lantai atau meja.
- Saat memotong jendela dan pintu, sisakan satu sisi untuk engsel. Jadi, pintu dan jendela bisa dibuka dan ditutup.
- Setelah membuat pintu dan jendela, Ibu dapat menyatukan tutup kardus yang panjang untuk menjadi atap rumah. Satukan dengan selotip kertas.
- Tutup bagian belakang dan depan atap yang masih berlubang dengan memotong kardus berbentuk segitiga. Bantu si Kecil menempel dengan lem tembak.
- Jika sudah, ajak si Kecil untuk mengecat dinding dan atap rumah kardus dengan warna yang ia inginkan.
- Tunggu hingga cat kering ya, Bu. Setelah itu ajak si Kecil untuk menempel kertas kado sebagai lantai rumah kardus. Ukur luas lantai terlebih dahulu ya, Bu.
- Sekarang, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk memberikan sentuhan akhir sesuai dengan kreativitas.
- Jika ada, tata miniatur kursi, meja dan lainnya di dalam rumah-rumahan,
- Sekarang rumah boneka kerajinan tangan dari kardus siap dimainkan!
3. Kotak Tisu dari Kardus
Bahan yang diperlukan:
- Kotak kardus bekas
- Kertas lipat warna-warni
- Cat
- Gunting
- Cutter
- Lem kertas
- Double tape
- Pensil
- Penggaris
- Tisu
Cara membuat kotak tisu dari kardus:
- Ukur ukuran tisu yang akan Ibu masukkan ke dalam kerajinan tangan satu ini.
- Buat pola kotak tisu menggunakan pensil dan penggaris. Apabila kesulitan, Ibu dapat mencari pola di internet dan mencetaknya.
- Jika sudah, ajak si Kecil menggunting pola yang telah Ibu gambar. Bantu si Kecil membuat lubang untuk mengambil tisu dengan cutter ya, Bu.
- Setelah pola selesai dibuat, ajak si Kecil untuk menempelkan tiap sisi kotak tisu menggunakan double tape.
- Setelah setiap sisinya merekat kuat, Ibu dapat mengajak si kecil untuk mewarnai setiap permukaan kotak tisu dan menghiasnya menggunakan kertas warna-warni.
- Kotak tisu siap digunakan!
Agar si Kecil merasa bangga dan percaya diri atas kerajinan tangan dari kardus yang dibuatnya, Ibu bisa meletakkan kotak tisu di tempat yang sejajar dengan pandangan mata si Kecil seperti di meja ruang tamu atau meja makan.
4. Mobil-mobilan Kardus
Bahan yang diperlukan:
- 2 kardus bekas mi instan (pastikan si Kecil muat duduk di dalamnya)
- Selotip kertas
- Lakban
- Gunting
- Cutter
- Kaleng bekas
- Mangkuk kertas bekas
- Cat
Cara membuat mobil-mobilan kardus:
- Rekatkan bagian bawah kardus dengan lakban. Lapisi 2 sampai 3 kali untuk memastikan bagian bawah kardus merekat kuat.
- Selanjutnya, tekuk salah satu sisi tutup kardus yang pendek ke arah dalam dan biarkan salah satu sisi tutup kardus yang pendek menjulur ke arah luar.
- Jika sudah, rekatkan kedua tutup kardus panjang bagian atas dengan selotip kertas.
- Setelah bagian atas kardus tertutup sempurna, bagi menjadi 3 bagian sama besar menggunakan pensil dan penggaris. Nantinya bagian tengah akan menjadi tempat si Kecil masuk ke dalam mobil.
- Potong bagian atas kardus yang terletak di bawah satu sisi tutup kardus pendek yang menjulur ke arah luar.
- Jika sudah, potong pinggiran bagian atas kardus bagian tengah. Berhenti memotong begitu mencapai garis bagian atas kardus terakhir.
- Kemudian, tekuk kardus bagian tengah ke arah atas. Nantinya, bagian ini akan menjadi kaca mobil bagian depan. Dan bagian kardus terakhir menjadi cap mobilnya.
- Pada badan kardus, buat pintu mobil di masing-masing sisinya dengan cara membuat sebuah persegi panjang. Potong dengan menyisakan satu sisi pendek sebagai engsel pintu. Jadi, pintu mobil bisa dibuka dan ditutup.
- Sekarang, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk membuat 4 buah lingkaran dari kardus. Gunakan kaleng bekas sebagai cetakannya.
- Tempel keempat roda tersebut di badan kardus.
- Setelah itu, tempel dua mangkuk kertas sebagai lampu mobil.
- Jika sudah selesai, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk mengecat mobilnya dengan warna favorit.
- Jangan lupa beri gambar kaca dan wiper.
- Bruum, bruuum, si Kecil siap melaju dengan mobil-mobilan kerajinan tangan dari kardus!
Baca Juga: Manfaat Finger Painting untuk Anak dan Cara Aman Bermainnya
5. Kotak Pensil Kardus
Bahan yang dibutuhkan:
- Kardus bekas
- Kertas HVS
- Gunting
- Cutter
- Lem kertas
- Pensil
- Penggaris
- Cat
- Manik-manik
- Kertas lipat
Cara membuat kotak pensil kardus:
- Siapkan kardus dengan ukuran panjang dan lebar 18 x 15 cm.
- Setelah itu, potong kepingan-kepingan kardus sesuai dengan ukuran di bawah ini:
- 2 lembar ukuran 15 x 10 cm (bagian dalam)
- 6 lembar ukuran 10 x 10 cm (bagian dalam)
- 2 lembar ukuran 15 x 2 cm (bagian dalam)
- 4 lembar ukuran 8 x 7,5 cm (bentuk huruf U)
- 4 lembar ukuran 12,5 x 8 cm (bagian luar)
- 1 lembar ukuran 15 x 12,5 cm (bagian dalam)
- 4 lembar ukuran 10 x 8 cm (bentuk huruf U)
Kepingan kardus berbentuk huruf U merupakan bagian yang nantinya dapat ditarik ke luar.
- Setelah itu, potong kertas HVS sesuai ukuran masing-masing keping kardus dengan lebar 4 cm. Tempelkan di setiap sisi keping kardus.
- Kertas HVS ini merupakan media untuk melekatkan setiap keping kardus.
- Sekarang saatnya Ibu mengajak si Kecil untuk membangun kotak pensil dengan menempel setiap keping kardus.
- Jika sudah, pasang kardus berbentuk U yang nantinya dapat Ibu tarik keluar.
- Hias kerajinan tangan dari kardus ini dengan cat dan manik-manik.
6. Bingkai Foto
Bahan yang diperlukan:
- Kardus
- Foto, ukuran bebas
- Pulpen
- Penggaris
- Gunting atau cutter
- Lem tembak atau double tape
- Cat, manik-manik, atau glitter untuk anak menghias
Cara membuat bingkai foto dari kardus:
- Letakkan foto di atas kardus, lalu gambar mengikuti bentuknya. Buat garis kedua sedikit lebih besar di luar garis pertama. Potong bagian tengah dengan cutter, lalu potong bagian luar dengan gunting hingga jadi bingkai.
- Tempelkan foto di bagian belakang bingkai menggunakan lem tembak atau double tape.
- Hias dengan cat, manik-manik, atau glitter sesuai selera. Agar glitter tidak berjatuhan, campurkan dengan lem saat digunakan atau lapisi lagi dengan lem cair.
7. Akuarium Ikan Laut
Bahan yang diperlukan:
- Dus bekas susu bubuk atau sereal
- Gunting dan cutter
- Pasir kinetik
- Benang
- Selotip
- Batu-batuan atau kerang
- Lem biasa dan lem tembak
- Cat poster atau cat akrilik
Cara membuat akuarium dari kardus:
- Gambar pola lubang persegi panjang di bagian depan dus susu/sereal. Tandai dengan spidol, lalu Ibu bisa bantu si Kecil melubangi dan memotong bagian tengahnya dengan cutter.
- Cat bagian dalam kardus (seluruh sisi) dengan warna biru seperti air laut.
- Cat bagian luar kardus, boleh dengan warna perak atau abu-abu agar terlihat seperti akuarium atau warna apa pun yang anak sukai.
- Hias bagian dalam akuarium sesuai kreasi si kecil. Tambahkan pasir kinetik di bagian bawah, tempelkan kerang dengan lem tembak, dan beri batu-batuan agar akuarium bisa berdiri stabil.
- Print atau gambar pola ikan, lalu jiplak ke kertas warna (misalnya oranye, kuning, merah) dan gunting. Ibu dan si Kecil juga bisa menggambar ikan dan hewan laut sendiri lalu warnai agar lebih hidup.
- Tempelkan sehelai benang di bagian belakang ikan dengan selotip.
- Tempelkan ujung benang ke bagian atas kardus, sehingga ikan terlihat seperti menggantung.
- Akuarium selesai! Anak bisa mengganti-ganti ikan atau hiasan di akuarium jika sudah bosan.
Baca Juga: Panduan Lengkap Belajar Sambil Bermain, Manfaat, dan Aktivitas Seru untuk Anak
Tips Aman Membuat Kerajinan dari Kardus Bersama Anak
Agar anak bisa mengkreasikan kerajinan tangan dari kardus dengan aman dan nyaman, Ibu harus perhatikan hal-hal berikut ini:
- Pastikan kardus sudah bersih dari debu, jamur, atau kotoran sebelum dipakai.
- Gunakan gunting yang aman untuk anak-anak.
- Hindari penggunaan cutter oleh anak, biar Ibu saja yang memotongkan.
- Pilih pewarna (krayon, spidol, cat) atau perekat (lem) yang non-toxic.
- Awasi seluruh prosesnya, anak jangan ditinggal tanpa pengawasan.
Cara agar Anak Lebih Antusias Saat Membuat Kerajinan
Agar si Kecil bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari proses berkreasinya sekaligus untuk menanamkan semangat membuat prakarya dari kardus, sebaiknya Ibu:
- Jangan terlalu mengatur karena bukannya menikmati proses, anak malah menganggapnya sebagai sebuah tugas, pekerjaan, atau tuntutan.
- Biarkan anak eksplor sendiri segala material, bentuk, warna, atau gambar yang ia mau. Tidak ada salah dan benar dalam bekreasi, tapi pastikan ia tetap aman.
- Fokus pada proses, bukan hasilnya.
- Berikan pertanyaan terbuka biar anak jadi lebih kritis sekaligus memaknai pengalaman berkreasinya, misalnya, “Pintu rumahnya mau dicat warna apa?” bukan pertanyaan tertutup seperti, “Pintu rumahnya kita cat warna merah, ya?”
Itu dia serba-serbi membuat kerajinan tangan dari kardus yang bisa Ibu coba bersama si Kecil. Masih punya pertanyaan lain seputar tumbuh kembang dan aktivitas anak?
Daftar gratis jadi member Bebeclub untuk baca ratusan artikel parenting dan pemenuhan gizi anak terlengkap dan terverifikasi ahli.
Dengan jadi member, Ibu bisa dapat akses eksklusif ke berbagai fitur monitor kesehatan pencernaan anak, hingga kesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk Bebelac.
_GUM_KATALOG (2).png)
_GUM_AI POOP TRACKER.png)
_GUM_CARELINE.png)
