Pemeriksaan Kehamilan Pertama Dengan Dokter Kandungan

Pemeriksaan Kehamilan Pertama Dengan Dokter Kandungan

Bebelac Admin | 17/05/2019

Pertemuan Pertama dengan Dokter Kandungan

Pertemuan pertama dengan dokter kandungan pasti terasa mendebarkan. Terlebih jika ini kehamilan pertama bagi Ibu. Beberapa hal yang mungkin sebaiknya Ibu lakukan saat pertama bertemu dokter kandungan Ibu adalah:

  • Setelah tes kehamilan di rumah menunjukkan hasil positif, kini saatnya memastikan kembali kebenaran hasil tes tersebut dengan dokter kandungan.
  • Dokter kandungan akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk kembali memastikan bahwa Ibu memang hamil dan bagaimana kondisi kandungan Ibu pada tahap awal kehamilan.
  • Dokter kandungan akan memberikan prediksi usia kehamilan Ibu. Idealnya, Ibu sudah harus menemui dokter kandungan menjelang usia kehamilan 8 minggu.

Apa Saja yang Ingin diketahui Oleh Dokter Kandungan?

Sebagai bekal untuk memantau proses kehamilan Ibu selama 9 bulan dan membantu proses persalinan nanti, dokter kandungan akan membutuhkan beberapa informasi seputar kesehatan Ibu, sekaligus harapan Ibu saat persalinan nanti.

Kemungkinan dokter kandungan akan menanyakan beberapa hal seperti:

  • Histori medis dan pola hidup Ibu: Dokter akan meminta informasi seputar kesehatan Ibu dan pasangan. Seperti, apakah Ibu pernah hamil sebelumnya? Bagaimana kondisi kehamilan terdahulu? Adakah kondisi kesehatan keluarga yang perlu diwaspadai (misalnya: keturunan penderita diabetes, dsb)? Bagaimana pola makan Ibu? Apakah Ibu merokok dan minum alkohol? Apa Ibu sedang menjalani pengobatan untuk penyakit tertentu?
  • Tanggal: Kapan Ibu terakhir menstruasi? Pertanyaan ini berguna untuk kalkulasi perkiraan waktu kelahiran si kecil nanti. Jika Ibu merasa kurang yakin, dokter akan melakukan pemeriksaan scan untuk memperkirakan tanggal melahirkan Ibu.
  • Persalinan dan Kelahiran: Dokter akan memberikan informasi awal tentang pilihan jenis persalinan untuk pertimbangan Ibu selanjutnya. Tapi, tentunya pilihan persalinan ini harus menyesuaikan dengan kondisi Ibu dan bayi seiring perkembangan kehamilan nanti.
  • Menyusui: Dokter juga akan mengajak Ibu berdiskusi soal pemberian ASI, serta manfaatnya bagi Ibu dan bayi. Tujuannya agar Ibu dapat mulai mempersiapkan diri selama kehamilan nanti.

Apa Saja Tes dan Pemeriksaan yang Harus Ibu Jalani?

  • Tes darah & Urin: Dokter akan mengambil sampel darah dan urin Ibu untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum. Jangan khawatir, ini prosedur standar kok, Bu!
  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan memeriksa perut Ibu untuk mengetahui kondisi perkembangan bayi dalam kandungan. Termasuk mendengarkan detak jantung si kecil. Status berat badan dan tinggi badan Ibu juga akan dicatat.

Biasakan Bertanya Pada Dokter Kandungan

Saat Ibu memilih dokter kandungan pendamping kehamilan Ibu, maka jangan ragu untuk banyak bertanya padanya seputar kehamilan dan persalinan. Tak usah malu atau ragu, menjawab pertanyaan Ibu sudah menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawabnya. Tanyakan semua hal yang Ibu rasa kurang jelas, tak peduli seberapa simpel atau bodoh pertanyaan itu. Selama Ibu memang tak tahu jawabannya, ayo biasakan diri untuk banyak bertanya pada dokter kandungan.

Beberapa jenis pertanyaan yang sering menjadi perhatian para calon Ibu:

  • Apa saja pemeriksaan dan tes kesehatan yang harus Ibu jalani?
  • Apa saja pilihan persalinan yang tersedia?
  • Bagaimana cara mengikuti kelas antenatal?
  • Apa saja jenis makanan yang baik untuk kehamilan? Apa juga yang sebaiknya dihindari?
  • Apa olahraga yang aman saat hamil?
  • Apa fasilitas dan prosedur persalinan yang dimiliki oleh rumah sakit?

Seberapa sering saya harus bertemu dokter kandungan?

Selama kehamilan, mungkin Ibu harus bertemu dokter kandungan sekitar 10 hingga 12 kali. Tujuannya untuk memantau perkembangan bayi dan kondisi fisik Ibu. Biasanya, cukup sebulan sekali saat awal kehamilan, dan akan makin sering saat Ibu memasuki akhir masa kehamilan.

Penentuan jadwal pemeriksaan akan berbeda-beda, tergantung kondisi kehamilan Ibu dan pertimbangan dokter kandungan. Biasanya, dokter akan memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi 24 jam jika Ibu mengalami kondisi darurat selama kehamilan.