Kembali ke Ibu Perlu Tahu

5 Manfaat Tolong Menolong dan Berbuat Baik bagi si Kecil

Sejak zaman dahulu, orang tua kita pastilah sudah mengajarkan pentingnya tolong menolong antar manusia. Hal ini karena manusia adalah ma...

4 min
28 Oct 2022
Jadikan menolong sesama menjadi kebiasaan si Kecil sejak dini.

1 ibu tandai artikel ini informatif

Sejak zaman dahulu, orang tua kita pastilah sudah mengajarkan pentingnya tolong menolong antar manusia. Hal ini karena manusia adalah makhluk sosial yang saling bergantung satu sama lain. Untuk itu, penting bagi Ibu untuk mengenalkan dan mengajarkan sikap tolong menolong dalam kehidupan sehari-hari pada si Kecil. Manfaat tolong menolong ini akan sangat terasa saat si Kecil mulai bersosialisasi dengan orang lain.

Dalam tolong menolong, penting bagi Ibu untuk mengajarkan pada si Kecil agar tidak memandang perbedaan yang ada. Tolong menolong bersifat universal, sehingga pastikan si Kecil melakukannya pada siapa pun tanpa pandang bulu, ya, Bu!

Manfaat Tolong Menolong bagi Tumbuh Kembang Anak

Tolong menolong adalah aktivitas yang memiliki dampak positif. Manfaat tolong menolong tidak hanya dirasakan oleh orang lain yang kita tolong, tetapi juga oleh kita yang memberi pertolongan lho, Bu. 

Dan tahukah Ibu, mengajarkan si Kecil tentang pentingnya tolong menolong sudah bisa dilakukan sejak si Kecil berusia 2 tahun, lho. Menurut studi, di usia inilah anak-anak mulai bergairah dalam memberikan bantuan kepada orang lain. Dan mereka menolong tidak untuk mendapatkan pujian, lho, Bu, melainkan karena kepedulian yang tulus terhadap orang lain.1

Bagaimana, Bu, sudah siap membiasakan si Kecil menolong orang lain? Ini, lho, beberapa manfaat yang akan ia dapatkan: 

1. Membuat suasana hati anak menjadi baik

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, manfaat tolong menolong tak hanya dirasakan oleh orang yang kita tolong, tetapi juga oleh kita yang menolong. Ketika melihat orang yang kita tolong merasa bahagia karena telah dibantu atau diringankan masalahnya, secara otomatis, bagian otak yang menciptakan rasa penghargaan serta rasa nyaman pada diri sendiri pun akan menjadi aktif.2

Dan hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, lho, Bu, tetapi juga pada anak-anak. Dalam sebuah studi bahkan disebutkan bahwa anak-anak di bawah usia dua tahun mengalami kebahagiaan yang lebih besar ketika ia memberikan hadiah kepada orang lain daripada menerima hadiah.2 Wah, luar biasa banget, ya, manfaat melakukan perbuatan baik seperti tolong menolong untuk si Kecil!  

2. Anak lebih mudah menjalin pertemanan

Manfaat tolong menolong berikutnya adalah membuat si Kecil punya lebih banyak teman. Dalam sebuah studi ditemukan bahwa anak yang kerap melakukan kebaikan (menolong orang lain), mengalami peningkatan penerimaan dari teman sebaya. Mereka juga menjadi lebih populer di antara teman sebayanya, lho.3

Punya banyak teman sangat berguna untuk kehidupan sosial si Kecil kelak, Bu. Salah satunya mencegah kemungkinan terjadinya perundungan.3   

3. Anak jadi lebih bersyukur

Menolong orang lain akan mengajarkan pada si Kecil untuk menghargai apa yang dimilikinya. Menolong teman, dengan cara apa pun, akan menimbulkan kesadaran pada si Kecil bahwa dirinya memiliki ‘kekuatan’ untuk membuat seseorang merasa lebih baik. Hal ini akan membuat si Kecil menghargai kehidupan mereka, dan sadar betapa beruntungnya mereka. Hal ini pun akan membuatnya tumbuh menjadi anak yang selalu bersyukur.4

Si Kecil yang terbiasa bersyukur atas apa yang dimilikinya, akan merasa cukup dengan apa yang ia miliki, sehingga tak akan pernah ragu untuk berbagi apa pun yang dimilikinya dengan orang lain.

4. Membuat anak jadi lebih sabar

Ada kalanya, saat si Kecil menolong teman, sebagian dari kepentingannya akan dikorbankan, misalnya menunda waktunya untuk bermain, atau terpaksa merelakan barang kepunyaannya untuk diberikan kepada teman yang membutuhkan. Itu sebabnya, kebiasaan baik menolong juga akan sekaligus melatih si Kecil untuk bersabar, Bu.5

Melatih kesabaran ini sangat penting untuk Ibu ajarkan pada si Kecil sejak dini, karena berkaitan dengan pengelolaan emosi. Dengan terbiasa bersabar, si Kecil jadi belajar melatih kontrol dirinya dengan lebih baik.

5. Menumbuhkan empati

Menolong juga bisa mengasah kemampuan empati si Kecil.

aat menolong orang lain, Si Kecil juga sekaligus belajar untuk menempatkan diri di posisi orang lain. Bagaimana kalau kesusahan ini si Kecil yang mengalami? Atau, bagaimana perasaan si Kecil kalau hal ini terjadi padanya? Pertanyaan-pertanyaan ini bisa berkembang menjadi kemampuan berempati, yang membuat si Kecil mampu mengenali dan memahami perasaan orang lain, menghargai perbedaan, serta mengamati peristiwa dari sudut pandang orang lain.6 

Pakar tumbuh kembang anak menyatakan, rasa empati merupakan bagian penting dari perkembangan sosial emosional anak yang bisa dilatih sejak dini, salah satunya lewat kegiatan menolong orang lain.6

Ibu, dalam proses menanamkan nilai-nilai kebaikan pada si Kecil ini, jangan lupa mendukungnya lewat nutrisi tepat yang ada di Bebelac 3, yang memiliki keunggulan berupa triple A dengan Asam Dokosaheksaenoat (DHA) lebih tinggi dibandingkan produk sejenis, juga dilengkapi dengan Asam Alfa Linolenat (ALA) dan Asam Linoleat (LA). Bebelac 3 juga memiliki kombinasi serat yang tepat dari FOS dan GOS sebanyak 1:9 untuk mendukung saluran cerna si Kecil, serta kandungan vitamin dan mineral yang tepat, yang membantu dukung perkembangan fisiknya. 

Nutrisi tepat pada Bebelac 3 akan mendukung si Kecil memiliki akal kreatif (happy brain) dan pencernaan yang sehat (happy tummy), sehingga ia tumbuh menjadi anak dengan hati yang baik (happy heart) dan suka menolong teman.  

Yuk, Bu, dorong si Kecil selalu semangat berbuat baik agar manfaat tolong menolong di atas bisa ia dapatkan.


References:

  1. Robert Hepach, et al. 2012. Young children are intrinsically motivated to see others helped. Diambil dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22851443/ [Diakses 18 Agustus 2022]
  2. Lara B. Aknin, et al. 2012. Giving Leads to Happiness in Young Children. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC3375233/ [Diakses 18 Agustus 2022]
  3. Kristin Layous, et al. 2012. Kindness Counts: Prompting Prosocial Behavior in Preadolescents Boosts Peer Acceptance and Well-Being. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC3530573/ [Diakses 18 Agustus 2022]
  4. Mega Permata Sari dan Delfi Eliza. 2021. Pelaksanaan Penanaman Sharing Behaviour Terhadap Karakter Peduli Sosial Anak. Diambil dari: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php /tunascendekia/article/download/1984 /1480 [Diakses 18 Agustus 2022]
  5. Fitria Khairunnisa dan Fidesrinur. 2021. Peran Orangtua dalam Mengembangkan Perilaku Berbagi dan Menolong pada Anak Usia Dini. Diambil dari: https://www.researchgate.net/publication /354216464_PERAN_ORANG_TUA_DALAM _MENGEMBANGKAN_PERILAKU_BERBAGI _DAN _MENOLONG_PADA_ANAK_USIA _DINI [Diakses 18 Agustus 2022]
  6. Kucirkova N (2019). How Could Children’s Storybooks Promote Empathy? A Conceptual Framework Based on Developmental Psychology and Literary Theory. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles /PMC6370723/. [Diakses 18 Agustus 2022]


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait