Kembali ke Ibu Perlu Tahu

Sulap Barang Bekas jadi Baru, Ini 4 Cara Membuat Mainan bersama Anak di Rumah

Tumpukan kardus, kaleng, atau botol yang tidak terpakai di rumah sebenarnya bisa dimanfaatkan agar tak menjadi tumpukan sampah. Salah sa...

4 min
22 Apr 2022
Membuat mainan bersama si kecil bisa jadi kegiatan bonding yang menyenangkan!

Artikel ini belum diulas

Tumpukan kardus, kaleng, atau botol yang tidak terpakai di rumah sebenarnya bisa dimanfaatkan agar tak menjadi tumpukan sampah. Salah satunya menjadi mainan anak-anak. Bagaimana cara membuat mainan anak dari barang-barang bekas yang ada di rumah? Yuk, simak tips di bawah ini, Bu!

Menyulap Barang Bekas Jadi Mainan

Mengajak anak bermain dalam suasana menyenangkan dan penuh kasih sayang bukan hanya berguna untuk meningkatkan kreativitas anak, melainkan juga bisa membantu mengembangkan kecerdasan multipel (multiple intelligences) anak.1

Biar aktivitas bermain tambah seru, Ibu bisa mengajak si kecil membuat mainan sendiri dari benda yang sudah tidak dipakai lagi di rumah. Selain menjaga lingkungan, mengajak anak membuat mainan sendiri dari barang bekas juga bisa menguatkan ikatan sosial dan emosional antara Ibu dan si kecil, lho.2

Jadi, bagaimana cara membuat mainan dari barang bekas yang ada di rumah? Apa saja yang bisa Ibu dan si Kecil buat, dan bagaimana persiapannya? Simak inspirasinya di bawah ini, Bu!

1. Mobil-mobilan dari kardus

Kardus besar bekas pembungkus barang elektronik ataupun kardus kecil bekas pembungkus belanjaan daring sama-sama berguna untuk membuat aneka jenis mainan. Salah satu contoh kreasi kardus adalah mobil-mobilan yang bisa digunakan anak untuk bermain pura-pura.

Mainan berbentuk alat transportasi menarik bagi si kecil yang menginjak usia 2 tahun.3 Dan supaya tambah menarik, Ibu bisa menghiasnya dengan aneka gambar warna-warni, ataupun elemen lainnya seperti klakson, setir-setiran, roda, dan sebagainya.

Alat dan bahan:

-          Kardus ukuran sedang/besar

-          Kertas berwarna

-          Gunting

-          Lem

-          Spidol

Cara membuat:

  1. Buka tutup kardus dan gunting tiga lembar penutupnya. Sisakan satu lembar penutup untuk menjadi kaca mobil.
  2. Buat 6 buah lingkaran dari sisa lembar penutup tadi atau gunakan tambahan kardus jika tidak cukup.
  3. Tempel 4 lingkaran pada sisi kanan dan kiri bawah kardus untuk menjadi ban mobil.
  4. Tempel 2 lingkaran di bagian depan kardus untuk menjadi lampu mobil.
  5. Hias roda mobil dan lampu mobil dengan kertas berwarna dan spidol.

2. Ulat bulu dari piring kertas

untuk dimainkan, ulat bulu warna-warni ini juga bisa menjadi hiasan yang lucu untuk kamar si kecil.

Punya sisa piring kertas dari acara pesta ulang tahun minggu lalu? Ibu bisa menyulapnya menjadi aneka binatang lucu seperti ulat bulu, kura-kura, kucing, harimau, dan masih banyak lagi lainnya dengan mengandalkan imajinasi. Si kecil yang berumur 1-2 pasti senang memainkan kebun binatang warna-warni ini. 3

Selain menjadi mainan yang menyenangkan, aneka binatang ini bisa jadi hiasan dinding yang cantik untuk di kamar si Kecil, atau ditempel di kulkas menggunakan magnet.

Alat dan bahan:

-          Piring kertas

-          Kertas berwarna

-          Gunting

-          Lem

-          Spidol

Cara membuat:

  1. Ambil 4 buah piring kertas, lalu lapisi dengan kertas berwarna.
  2. Susun piring berjajar membentuk tubuh ulat bulu, lalu rekatkan.
  3. Hias tubuh ulat bulu dengan menggunakan kertas warna-warni.
  4. Gunting kertas untuk membentuk mata, kaki, mulut, dan antena ulat bulu.
  5. Gunting kertas untuk membentuk aksesori lainnya, seperti kaos kaki, sepatu, dan topi.
  6. Lengkapi bentuk hiasan ulat bulu dengan spidol.

3. Pin bowling dari botol plastik

Kalau minum air mineral dari botol plastik, jangan dulu buang kemasannya, Bu. Jika sudah terkumpul minimal 6 buah, Ibu bisa mengajak si kecil mengubahnya menjadi pin bowling dan memainkannya bersama-sama. Permainan ini menyenangkan dimainkan bersama anak berusia 3-6 tahun yang memiliki daya tangkap dan kemampuan motorik kasar lebih baik.3

Alat dan bahan:

-          Botol plastik

-          Kertas krep atau cat aneka warna

-          Gunting

-          Lem

Cara membuat:

  1. Warnai botol plastik dengan cat sesuai warna pilihan. Atau bisa juga menggunakan kertas krep warna-warni yang direkatkan di seluruh permukaan botol.
  2. Hiasi botol yang sudah diwarnai dengan menggunakan kertas warna.
  3. Untuk menambah berat, bisa juga mengisi botol dengan sedikit pasir atau air.
  4. Lakukan dengan beberapa botol bekas lainnya, dan deretkan membentuk pin bowling.

4. Drum dari kaleng

Ajak si kecil menyanyikan lagu favoritnya dengan diiringi tabuhan drum buatan sendiri, Bu!

Kaleng bekas susu atau biskuit bisa disulap menjadi alat musik drum. Ajak anak memukul drum dengan stik buatan sendiri,  sendok, ataupun dengan tangannya mengikuti alunan lagu. Permainan yang melibatkan musik dan lagu seperti ini cocok dimainkan bersama anak berusia 1-2 tahun.3

Alat dan bahan:

-          Kaleng bekas

-          Balon ukuran besar

-          Lakban

-          Gunting

-          Kertas warna

-          Pensil warna/krayon

Cara membuat:

  1. Buka penutup kaleng.
  2. Regangkan balon hingga menutupi seluruh bagian atas kaleng.
  3. Rekatkan balon dengan lakban.
  4. Agar lebih kuat, Ibu bisa menambah lapisan balon kedua di atas lapisan balon pertama.
  5. Tempelkan kertas warna pada permukaan kaleng, dan hias agar tampilan drum bertambah keren.

5. Celengan dari botol selai

Ibu punya botol bekas selai dari kaca atau plastik yang sudah kosong? Cuci bersih dan sulap menjadi celengan untuk menyimpan uang logam, ataupun tempat alat tulis milik si kecil yang sudah menginjak usia sekolah.3

Alat dan bahan:

-          Botol selai

-          Cat aneka warna

-          Kertas berwarna

-          Manik-manik

-          Lem

Cara membuat:

  1. Pada permukaan botol, buat hiasan dengan motif yang lucu seperti bintang, hati, matahari, bendera, dan lain-lain dengan menggunakan cat atau kertas berwarna.
  2. Tambahkan hiasan dengan menempelkan manik-manik membentuk nama si kecil atau kata lain, seperti “tabungan kakak”, “bank”, dan sebagainya.

Nah, itu dia lima cara membuat mainan anak dari barang bekas yang bisa coba Ibu praktikkan bersama si Kecil. Ingat, Bu, kreativitas anak tak ada batasnya. Begitu pula ketika bermain. Jadi, jangan lupa libatkan si Kecil ketika membuat mainan agar mereka merasakan keseruan dalam prosesnya, ya.

Sementara itu, untuk mendukung kecerdasan si Kecil yang dapat meningkatkan kreativitasnya, Ibu pastikan juga untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, ya. Selain makanan bernutrisi, berikan juga ia segelas Bebelac 3 yang mengandung minyak ikan sebagai sumber omega 3 dan omega 6. Bebelac 3 juga mengandung serat FOS dan GOS dengan perbandingan 1:9, serta 14 vitamin dan 9 mineral, termasuk zat besi, zinc, iodium, vitamin A, dan kalsium.

Selamat bersenang-senang dengan si Kecil dan mempraktikkan cara membuat mainan di atas, ya!


Referensi:

  1. Soedjatmiko (2015). Pentingnya Stimulasi Bermain untuk Merangsang Kecerdasan Multipel. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-stimulasi-bermain-untuk-merangsang-kecerdasan-multipel. 
  1. Correlates of early stimulation activities among mothers of children under age two in Siaya County, Kenya: Maternal mental health and other maternal, child, and household factors. Diambil dari: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34517203/.
  2. Medise, BE (2014). Pemilihan Mainan Anak Sesuai Fase Perkembangan. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/cerdas-memilih-mainan-anak. 


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait