Tips Mengatasi Si Kecil Rewel Saat Tumbuh Gigi

Tips Mengatasi Si Kecil Rewel Saat Tumbuh Gigi

detail-fb detail-wa detail-twitter

Memasuki usia 6-7 bulan, gigi pertamanya biasanya sudah mulai muncul. Tumbuhnya gigi Si Kecil biasanya akan membuat senyumnya jadi tambah menggemaskan ya, Bu. Namun, terkadang munculnya gigi tersebut juga dibarengi dengan beberapa gejala lain, misalnya Si kecil tiba-tiba menjadi mudah rewel dan mogok makan. Bagaimana mengatasinya?

Gejala Tumbuhnya Gigi Pertama Pada Bayi

Nah, tahukah Ibu, gigi pertama atau gigi susu Si Kecil sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Dengan tumbuhnya gigi susu, dia bisa belajar bicara dengan lebih jelas, dan juga mengunyah makanan dengan lebih lancar dan halus. Gigi susu, juga membantu membentuk jalur pertumbuhan gigi permanen nantinya.

Namun, pada beberapa bayi, pertumbuhan si gigi pertama bisa jadi penuh drama ya, Bu. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Pediatrics pada 2016, tumbuhnya gigi pertama atau teething biasanya ditandai dengan iritasi gusi, rewel, dan ngeces atau naiknya volume air liur Si Kecil. Selain itu, dia juga biasanya akan sering mencoba menggigit dan menghisap sesuatu, susah tidur, menggosok-gosokkan telinga, mengalami ruam wajah, hingga kehilangan nafsu makan

Perlu Ibu ketahui penelitian tersebut juga menemukan bahwa susah tidur, tekstur pup yang cair atau diare, batuk dan demam hingga di atas 39 derajat Celcius tidak ada hubungannya dengan tumbuh gigi. Jadi, jika Si Kecil mengalami gejala-gejala tersebut, segera bawa ke dokter, ya.

Tips Mengatasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi

Saat mengalami tumbuh gigi, tentu dia menjadi tidak nyaman ya, Bu. Si Kecil yang biasanya periang bisa tiba-tiba menjadi rewel, susah makan, dan sebagainya. Ini tentu harus dimaklumi, karena gusi mereka biasanya terasa nyeri akibat munculnya si gigi baru. Yuk, buat dia nyaman dengan melakukan beberapa tips di bawah ini:

  • Cuddle therapy, atau terapi pelukan. Ibu disarankan untuk memeluk Si Kecil sesering mungkin di fase ini. Pelukan Ibu akan menenangkan dan membuatnya nyaman. Selain itu, alihkan juga perhatiannya dari rasa tidak nyaman dengan mengajaknya bermain, bernyanyi, dan sebagainya.

  • Pijat atau tekan-tekan secara lembut gusi Si Kecil dengan jari bersih atau sapu tangan kecil yang telah dibasuh air dingin bersih. Ini akan mengurangi rasa sakit pada gusinya

  • Beri dia teether yang sudah didinginkan. Teether, adalah mainan bayi yang bisa digigit dan biasanya digunakan untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi. Sebelumnya, bersihkan teether dan simpan di dalam kulkas bagian bawah untuk mendinginkannya ya, Bu. Rasa dingin biasanya dapat menghilangkan rasa nyeri pada gusi untuk sementara.

  • Jika Si Kecil sudah makan makanan padat, Ibu bisa memberinya buah potong dingin. Misalnya, pisang, apel, semangka maupun banana. Jangan lupa sesuaikan potongan buah dengan kemampuan dan usianya, dan awasi saat makan ya. Selain buah potong, Ibu juga bisa menyiapkan puding maupun popsicle buatan rumah, lho.

Selain beberapa tips di atas, menurut Australian Dental Association, Ibu sebaiknya menghindari penggunaan teether yang dikalungkan karena bisa menimbulkan risiko tercekik. Penggunaan kalung dan gelang dari batu Amber juga tidak disarankan dengan alasan yang serupa. Obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit juga sebaiknya dihindari, kecuali Ibu telah berkonsultasi dengan dokter.

Si Kecil yang tengah tumbuh gigi mungkin saja membuat Ibu kewalahan. Tenangkan dia dan ingatlah selalu bahwa ini adalah salah satu tahapan tumbuh kembang yang harus dilaluinya. Nah, semoga giginya tumbuh dengan baik dan sehat ya, Bu.