Mengenali Perilaku dan Perkembangan Anak Usia 22 Bulan

“Dek udah jamnya tidur nih. Yuk cuci kaki dan tangan, terus bobok,” ajak Mama kepada Alice (22 bulan). Lalu tampak si Alice dengan kuat ...

Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH


“Dek udah jamnya tidur nih. Yuk cuci kaki dan tangan, terus bobok,” ajak Mama kepada Alice (22 bulan). Lalu tampak si Alice dengan kuat menggelengkan kepalanya dan melanjutkan aktivitas bermainnya. Kemudian sang Mama pun menggendongnya dan Alice pun mulai menangis.

Banyakkah Ibu yang punya pengalaman sama menghadapi perilaku anak? Si Kecil ini rasanya harus dituruti semua kemauannya. Kalau tidak, menangis bahkan mengamuk. Apakah normal?

Di rentang usia 19-24 bulan si Kecil biasanya akan mulai mengembangkan kemampuannya membantah. Hampir semua keinginannya harus dituruti. Apa yang sudah ditetapkan, akan ia lawan. Tak jarang ia akan bilang “tidak” sebelum Ibu menyebut perintahnya.

Perilaku anak ini memang sesuai dengan perkembangan sikap psikologisnya Bu. Banyak anak yang kerap menolak ketika diminta makan, mandi, tidur atau lainnya. Saat si Kecil mulai menemukan cara pandang atau kepentingan yang berbeda dengan orangtuanya, mulailah ia ingin berkata “tidak”. Ini merupakan fase yang pasti dilewati anak.

Lalu apa yang bisa Ibu lakukan jika si Kecil berada di fase ini? Untuk lebih memahaminya tidak ada salahnya jika ibu mengenali perilaku dan perkembangan anak usia 22 bulan di bawah ini.

  1. Jelaskan alasannya
    Ketika Ibu memintanya melakukan sesuatu atau melarang si Kecil, berikan penjelasan kenapa ia harus menurutinya. Misal “Adek kan sudah main seharian, sekarang sudah malam. Jadi adek harus tidur dan istirahat biar besok bisa main lagi dan enggak capek.”
     
  2. Alihkan perhatiannya
    Saat ia merasa tak nyaman ketika keinginannya tidak bisa terpenuhi, hibur dengan memeluknya atau tunjukkan kegiatan lain yang bisa menarik perhatiannya.
     
  3. Empati
    Tak ada gunanya memarahi si Kecil saat ia mengamuk. Coba pahami dan mengerti perasaannya saat itu.
     
  4. Pakai bahasa non verbal
    Misal dengan memberikan pelukan, meletakkan tangan di bahu anak, memeluk, menatap mata anak dan memberikan senyuman. Hal ini ampuh untuk meredakan amarahnya. Selan itu juga menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga amarahnya mereda.
     
  5. Buat anak bangga
    Agar si Kecil selalu tergerak melakukan sesuatu dengan tulus apa yang Ibu inginkan, buat ia bangga terhadap dirinya karena dianggap penting. Jangan lupa ucapkan terima kasih atau kata yang meyenangkannya ketika ia mau memenuhi keinginan Ibu.
     
  6. Buat kesepakatan dengan si Kecil. Misalnya kapan ia harus tidur. Jika ia melanggar, maka keesokan harinya ia harus tidur lebih awal.

Selain itu, jadilah selalu model terbaik baginya. Anak adalah peniru yang paling baik sehingga orangtua harus menjadikan dirinya contoh.

Baca Juga: Perilaku dan Perkembangan Anak Usia 22 Bulan

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu



Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun