Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Sejak Dini

Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah membiasakan sikat gigi 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride. Pastikan juga rutin ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.

Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-bebeclub


Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak yang penting adalah rutin sikat gigi 2 kali sehari menggunakan sikat dan pasta gigi sesuai usia, serta batasi makanan dan minuman manis. Rutin juga melakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan untuk membantu mendeteksi masalah kesehatan gigi sejak dini.

Kenapa Kesehatan Gigi Anak Penting Dijaga Sejak Dini?

Menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini penting untuk dukung tumbuh kembangnya secara menyeluruh. 

Gigi yang sehat bantu anak makan dengan nyaman, dukung perkembangan bicara, serta mengurangi risiko nyeri akibat infeksi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Perawatan gigi sejak kecil juga bantu meningkatkan rasa percaya diri anak saat tersenyum dan berinteraksi dengan orang lain. 

Meski nantinya akan tanggal, gigi susu tetap memiliki peran penting sebagai penuntun pertumbuhan gigi permanen agar tumbuh rapi dan menjaga perkembangan rahang si Kecil tetap normal.

Baca Juga: Tanda Gigi Anak Tumbuh dan Cara Mengatasinya agar Tidak Rewel

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak?

Kebiasaan merawat gigi yang baik harus diajarkan sejak dini. Berikut beberapa cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak yang perlu Ibu lakukan setiap hari:

1. Ajarkan Sikat Gigi 2 Kali Sehari

Menurut CDC, anak perlu dibiasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Waktu terbaik adalah setelah sarapan dan sebelum tidur malam.

Menyikat gigi setelah sarapan bantu membersihkan sisa makanan yang dapat menjadi sumber bakteri. Kebiasaan ini juga menjaga napas tetap segar sepanjang hari.

Sementara, menyikat gigi sebelum tidur sangat penting karena produksi air liur berkurang saat tidur. Jika gigi tidak dibersihkan, bakteri lebih mudah berkembang dan meningkatkan risiko gigi berlubang.

2. Gunakan Sikat dan Pasta Gigi Sesuai Usia

Pilih sikat gigi dengan kepala kecil dan bulu sikat yang lembut agar nyaman digunakan anak, Bu. Ukuran yang sesuai bantu membersihkan seluruh permukaan gigi dengan lebih efektif.

Selain itu, gunakan pasta gigi berfluoride sesuai rekomendasi usia anak. Fluoride berfungsi memperkuat lapisan gigi dan mengurangi risiko gigi berlubang.

Untuk anak di bawah usia 1-3 tahun gunakan pasta gigi berfluoride dengan ukuran sebutir beras dan ukuran sebesar biji kacang polong untuk anak usia 3-6 tahun.

3. Dampingi Anak Saat Menyikat Gigi

Anak biasanya belum mampu menyikat gigi secara efektif hingga usia sekitar 6-8 tahun. Karena itu, orang tua tetap perlu mendampingi dan membantu proses menyikat gigi.

Saat mendampingi, ajarkan gerakan menyikat yang benar secara perlahan. Posisikan si Kecil di depan cermin dengan Ibu atau Bapak di belakangnya.

Kemudian, sikat gigi bersama-sama agar semua area gigi terjangkau dan cara yang benar dapat diajarkan langsung.

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak agar Tetap Sehat

4. Batasi Makanan dan Minuman Manis

Bukan berarti anak tidak boleh menikmati makanan manis sama sekali. Kuncinya adalah batasi frekuensi konsumsi dan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak.

Makanan dan minuman tinggi gula dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Bakteri di dalam mulut akan mengubah gula menjadi asam yang dapat merusak lapisan gigi.

Untuk itu, batasi pemberian permen, cokelat, minuman manis, dan camilan asupan gula. Jika anak mengonsumsinya, biasakan berkumur atau minum air putih setelahnya.

5. Biasakan Minum Air Putih Setelah Makan

Biasakan anak minum air putih setelah makan atau mengonsumsi camilan. 

Air putih bantu membersihkan sisa makanan yang menempel di gigi dan rongga mulut. Kebiasaan ini dapat mengurangi penumpukan plak penyebab gigi berlubang.

Selain itu, air putih mampu menjaga kelembapan mulut. Produksi air liur yang baik berperan penting dalam melindungi gigi dari bakteri.

6. Jadikan Sikat Gigi Aktivitas yang Menyenangkan

Anak lebih mudah membangun kebiasaan jika aktivitas dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Ibu atau Bapak dapat memutar lagu favorit selama 2 menit saat waktu menyikat gigi.

Gunakan sikat gigi dengan karakter kesukaan anak atau buat permainan sederhana selama menyikat gigi. Memberikan stiker reward juga bisa menjadi motivasi tambahan.

Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak ini bantu meningkatkan minatnya untuk melakukan kebiasaan baik ini secara rutin.

Kapan Anak Mulai Belajar Menyikat Gigi?

Perawatan gigi sebenarnya sudah dimulai bahkan sebelum gigi pertama tumbuh.

  • Sebelum gigi tumbuh: Bersihkan gusi bayi dengan kain lembut atau kasa bersih yang dibasahi air hangat.
  • Saat gigi pertama muncul: Mulai gunakan sikat gigi bayi atau sikat silikon dengan bulu yang lembut.
  • Usia balita: Anak dapat mulai belajar menyikat gigi sendiri dengan dampingan dan bantuan orang tua.

Baca Juga: Penyakit Umum pada Balita dan Tanda Kapan Harus Waspada

Kebiasaan Apa yang Diam-Diam Bisa Merusak Gigi Anak?

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari berikut ternyata bisa berisiko merusak gigi anak:

  • Tidur sambil minum susu. Sisa susu dapat menempel di gigi dalam waktu lama dan meningkatkan risiko karies gigi dini.
  • Terlalu sering makan manis. Frekuensi konsumsi gula yang tinggi membuat bakteri lebih mudah menghasilkan asam perusak gigi.
  • Jarang minum air putih. Mulut menjadi lebih kering sehingga proses pembersihan alami oleh air liur berkurang.
  • Tidak menyikat gigi sebelum tidur. Plak dan sisa makanan akan menumpuk sepanjang malam dan meningkatkan risiko gigi berlubang.
  • Masih menggunakan botol terlalu lama. Penggunaan botol susu berkepanjangan dapat berisiko merusak gigi serta memengaruhi susunan gigi.

Selain memantau kesehatan si Kecil secara keseluruhan, penting juga memperhatikan kondisi pencernaannya. Gunakan AI Poop Tracker dari Bebeclub untuk membantu mengenali kondisi pup si Kecil. Cukup upload foto pup di atas popok atau toilet dan hasil analisisnya bisa Ibu dapatkan secara real time dalam 60 detik. Ibu juga dapat mengakses fitur ini melalui Aplikasi Bebeclub Mobile

Kapan Waktu yang Tepat Membawa Anak ke Dokter Gigi?

Pemeriksaan gigi rutin penting dilakukan meski anak belum mengeluh sakit gigi. Kontrol sejak dini bantu deteksi masalah lebih awal dan membuat anak terbiasa dengan lingkungan dokter gigi.

Idealnya, anak mulai diperiksakan ke dokter gigi saat gigi pertamanya tumbuh atau sebelum usia 1 tahun. Kunjungan pertama bertujuan memantau pertumbuhan gigi dan memberikan edukasi perawatan gigi yang tepat.

Setelah itu, anak dianjurkan melakukan kontrol rutin setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan berkala bantu mendeteksi gigi berlubang, masalah gusi, atau gangguan pertumbuhan gigi sejak tahap awal.

Ingat ya, Bu. Jangan tunggu sampai anak sakit gigi untuk membawanya ke dokter gigi. Sebab, banyak masalah gigi tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal sehingga sering terlambat disadari.

Tanda Masalah Gigi pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Segera konsultasikan ke dokter gigi jika anak menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Gigi berlubang
  • Gusi bengkak
  • Nyeri saat makan atau mengunyah
  • Bercak putih atau cokelat pada gigi
  • Gigi sensitif terhadap makanan panas atau dingin
  • Bau mulut yang tidak kunjung hilang
  • Gusi mudah berdarah
  • Anak sulit mengunyah makanan
  • Gigi goyang sebelum waktunya
  • Pembengkakan pada area gusi atau wajah

Agar si Kecil tetap aktif beraktivitas setiap hari, dukung kesehatannya dengan informasi yang tepat dan terpercaya. Bergabunglah sebagai member Bebeclub untuk mendapatkan berbagai panduan kesehatan anak dari para ahli. Selain mendapatkan akses ke berbagai artikel dan panduan dari para ahli, Ibu juga dapat mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik sebagai member Bebeclub. 

Informasi yang Wajib Ibu Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu

  1. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. (2022). Kemkes.go.id. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/765/jaga-kesehatan-gigi-anak-sejak-dini
  2. NHS. (2022, January 18). Children’s teeth. Nhs.uk. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-teeth-and-gums/taking-care-of-childrens-teeth/
  3. CDC. (2024). Oral health tips for children. Oral Health. https://www.cdc.gov/oral-health/prevention/oral-health-tips-for-children.html
  4. Queensland Health Editorial Team. (2024, July 22). How to look after your baby or child’s teeth. Queensland Health. https://www.health.qld.gov.au/newsroom/features/how-to-look-after-brush-baby-child-teeth
  5. Braun, P. (2023, January 20). How to Prevent Tooth Decay in Your Baby. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/teething-tooth-care/Pages/How-to-Prevent-Tooth-Decay-in-Your-Baby.aspx
  6. ADA. (2022). Brushing Your Teeth. Mouthhealthy.org. https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/brushing-your-teeth
  7. Im, E. (2026, March 11). Im Pediatric Dentistry & Orthodontics. Powaykidsdentalcare.com. https://powaykidsdentalcare.com/brushing-before-bed-why-nighttime-cleaning-is-super-important/
  8. NSW Health. (2024, July 5). Advice for children 0-5 years - Healthy Mouths Healthy Living. Www.health.nsw.gov.au. https://www.health.nsw.gov.au/oralhealth/prevention/Pages/resources-children-0-5.aspx
  9. Thornton-Evans, G., Junger, M. L., Lin, M., Wei, L., Espinoza, L., & Beltran-Aguilar, E. (2019). Use of Toothpaste and Toothbrushing Patterns Among Children and Adolescents — United States, 2013–2016. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 68(4), 87–90. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm6804a3


Temukan Topik Lainnya

Artikel Terkait

Keuntungan Daftar Bebeclub

Keuntungan Daftar Bebeclub

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Desktop

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Desktop

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Desktop

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Icon Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu
 Mobile

Hadiah Hebat Untuk si Kecil & Ibu

Dapatkan beragam hadiah hebat untuk dukung si Kecil cerdas sosial, hanya di Bebeclub

Icon Cek Kesehatan Saluran Cerna
 Mobile

Cek Kesehatan Saluran Cerna

Pantau kesehatan pencernaan si Kecil dengan teknologi AI. Cek rutin untuk dapat ensiklopedia eksklusif!

Icon Bantuan untuk Ibu & si Kecil
 Mobile

Bantuan untuk Ibu & si Kecil

Punya pertanyaan? Tenang Bu, BebeCare siap bantu 24 jam, khusus untuk Ibu!

Gabung Bebeclub

Minimal 8 karakter, memiliki 1 angka (0-9), dan karakter spesial (@#$%^&)

Tidak
Ya

*Usia si Kecil Maksimal 12 Tahun