Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Nyeri Saat Menyusui

Payudara nyeri saat menyusui kerap dialami oleh para ibu, terutama di minggu pertama setelah melahirkan. Tak hanya membuat Ibu tak nyama...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

4 min
11 May 2022
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH


Payudara nyeri saat menyusui kerap dialami oleh para ibu, terutama di minggu pertama setelah melahirkan. Tak hanya membuat Ibu tak nyaman, kondisi ini juga bisa mengganggu kelancaran proses menyusui.1 

Yuk, cari tahu apa saja yang membuat payudara nyeri saat menyusui, dan apa yang bisa Ibu lakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Penyebab Payudara Nyeri Saat Menyusui

Menyusui adalah momen yang paling berharga dan berkesan bagi para ibu. Bahkan, proses menyusui disebut sebagai cara menguatkan bonding terbaik antara Ibu dan si Kecil.2 Jadi, tentunya Ibu tak ingin masalah payudara nyeri saat menyusui mengganggu proses pembentukan bonding tersebut, kan? 

Meski menyusui merupakan proses alami, tetapi ini merupakan sebuah keterampilan yang perlu Ibu pelajari, bahkan bisa dimulai sejak hamil. Ibu bisa mempelajarinya dari petugas kesehatan atau konselor laktasi di fasilitas kesehatan tempat Ibu memeriksakan kehamilan.1 

Nah, untuk mengatasi masalah payudara nyeri saat menyusui ini, Ibu perlu mencari tahu dulu penyebab di balik kondisi ini. Apa saja, sih?

1. Pelekatan menyusui yang salah

Pelekatan menyusui yang benar berperan penting dalam kelancaran proses menyusui. Pelekatan menyusui yang salah bisa menyebabkan payudara Ibu, terutama bagian puting, mengalami luka dan terasa sakit sakit menyusui.1,3

Pelekatan menyusui yang benar bisa dilakukan dengan memposisikan wajah si Kecil ke dekat payudara, dengan posisi perut atau dada menempel pada perut atau dada Ibu. Setelah mendapatkan posisi yang tepat, gunakan tangan Ibu untuk memegang payudara. Letakkan ibu jari Ibu di bagian atas puting, dan jari-jari lainnya di bagian bawah puting.1 Ketika mulut si Kecil terbuka lebar, arahkan payudara ke dalam mulutnya. Usahakan agar puting masuk cukup jauh ke dalam mulut si Kecil hingga bibirnya menutupi area areola Ibu.1

Baca Juga: Cara Mengatasi Payudara Bengkak

2. Payudara bengkak

Payudara bengkak juga bisa menyebabkan nyeri saat menyusui. Salah satu penyebab umum payudara bengkak adalah produksi ASI yang terlalu banyak sementara si Kecil belum pintar menyusu, sehingga ASI menumpuk di dalam payudara.4 

Penyebab lain payudara bengkak adalah mastitis, kondisi peradangan pada jaringan payudara akibat saluran ASI tersumbat ataupun infeksi bakteri. Mastitis menyebabkan payudara Ibu bengkak, kemerahan, dan sakit saat menyusui.5 

3. Si Kecil mengalami tongue tie

Tongue tie adalah suatu kelainan bawaan pada mulut yang menyebabkan bayi tidak leluasa menggerakkan lidahnya. Kondisi ini bisa membuat si Kecil tidak dapat mengisap payudara dengan baik. Akibatnya, Ibu akan merasakan nyeri pada payudara saat menyusui.1,6

Cara Mengatasi Payudara Nyeri Saat Menyusui

Seperti telah disebutkan sebelumnya, payudara nyeri saat menyusui bisa membuat Ibu tak nyaman, yang pada akhirnya berdampak pada kelancaran proses menyusui.1 Agar tak berlarut-larut sehingga dapat mengganggu asupan nutrisi si Kecil, Ibu perlu segera mencari cara untuk mengatasinya.Berikut adalah beberapa cara yang bisa Ibu lakukan:

1. Pastikan pelekatan menyusui sudah benar

Pertama-tama, Ibu harus pastikan pelekatan saat menyusui sudah benar. Cek apakah dagu si Kecil menempel ke payudara Ibu, mulutnya terbuka lebar, dan sebagian besar areola masuk ke dalam mulut si Kecil.1

Selain itu, saat menyusu, pipi si Kecil juga tidak boleh kempot, tidak boleh terdengar bunyi decak, dan Ibu tidak merasa kesakitan.1

2. Susui Si Kecil tepat waktu

Untuk mencegah penumpukan ASI yang bisa membuat payudara bengkak dan nyeri, pastikan Ibu menyusui si Kecil dengan rutin namun tanpa jadwal. Artinya, susui si Kecil sesukanya, kapan pun ia minta.4  

3. Memerah ASI

Memerah ASI, baik menggunakan tangan ataupun pompa ASI, dapat membantu mengatasi payudara bengkak dan nyeri akibat berlebihnya produksi ASI. Memerah ASI juga bisa jadi solusi ketika puting Ibu mengalami luka dan lecet yang cukup parah. Saat Ibu mengalami kondisi itu, memberi si Kecil ASI perah bisa jadi pilihan, sambil menunggu kondisi puting Ibu kembali membaik.7

Baca Juga: Masalah Menyusui yang Umum Terjadi pada Ibu

4. Kenakan bra yang nyaman

Meski bukan penyebab langsung payudara nyeri saat menyusui, mengenakan bra yang nyaman dapat membantu menyangga payudara dengan baik, bahkan saat payudara sedang bengkak dan nyeri sekalipun.3,7 

Payudara yang terlalu ketat dapat membuat payudara menjadi sakit dan mudah lecet. Begitu pula dengan bra yang terlalu longgar, hal ini juga dapat membuat payudara jadi tidak nyaman. Oleh karena itu, pilihlah bra yang sesuai dengan ukuran payudara Ibu, ya. 

Nah, itulah penyebab dan cara mengatasi payudara nyeri saat menyusui yang perlu Ibu ketahui. Jika nyeri payudara tidak kunjung hilang, jangan ragu untuk bertanya dan memeriksakan diri ke dokter, ya, Bu.

 

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu


Temukan Topik Lainnya

  1. Eveline P.N. 2017. Nyeri Saat Menyusui: Bagaimana Mengatasinya. Diambil dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nyeri-saat-menyusui-bagaimana-mengatasinya [Diakses 30 November 2021]
  2. Jennie Dianita S. 2014. Menyusui: Kunci Mother-Infant Bonding. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/menyusui-kunci-mother-infant-bonding [Diakses 30 November 2021]
  3. IDAI. 2013. Puting Susu Nyeri / Lecet. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/puting-susu-nyeri-lecet [Diakses 30 November 2021]
  4. IDAI. 2013. Payudara Bengkak. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/payudara-bengkak [Diakses 30 November 2021]
  5. Ema Alasiry. 2013. Mastitis: Pencegahan dan Penanganan. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/mastitis-pencegahan-dan-penanganan [Diakses 30 November 2021]
  6. IDAI. 2017. Diagnosis dan Tata Laksana Ankyloglossia (Tongue-Tie). Diambil dari: https://spesialis1.ika.fk.unair.ac.id/wp-content/uploads/2017/03/Panduan-Praktik-Klinis-Tongue-tie.pdf [Diakses 30 November 2021]
  7. Satgas ASI. 2013. Memerah ASI. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/memerah-asi [Diakses 30 November 2021]


Artikel Terkait