Kembali ke Ibu Perlu Tahu

4 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Online Agar Sama Serunya dengan Belajar Tatap Muka

Tidak terasa pandemi sudah berlangsung 2 tahun ya Bu! Selama itu pula, seluruh orang tua belajar pengalaman baru, menjadi “guru” di ruma...

4 min
28 Apr 2022
Suasana belajar yang nyaman akan membuat si Kecil semangat mengikuti sekolah online

Artikel ini belum diulas

Tidak terasa pandemi sudah berlangsung 2 tahun ya Bu! Selama itu pula, seluruh orang tua belajar pengalaman baru, menjadi “guru” di rumah karena anak-anak harus menjalani pendidikan secara online. Wah, tantangannya bukan main ya Bu! Ternyata mendampingi si Kecil sekolah online tidak mudah. Pasti ada drama, emosi, dan putus asa, apalagi saat si Kecil mulai bosan, dan mogok sekolah! Tetapi ibu tidak boleh menyerah. Yuk, lakukan cara berikut untuk meningkatkan motivasi belajar online agar sama serunya dengan belajar tatap muka!


Tantangan Sekolah Online

Setelah dua tahun menemani si Kecil sekolah online, kita baru menyadari bahwa tak mudah untuk menjalani peran sebagai orangtua sekaligus guru di waktu yang bersamaan. Kita sebagai orangtua akhirnya menyadari bahwa selama ini kita sangat bergantung pada sekolah, bukan sekadar sebagai tempat untuk belajar membaca dan berhitung.

Sekolah adalah awal bagi si Kecil bersosialisasi. Lamanya masa isolasi yang harus dialami banyak anak sejak pandemi, sudah tentu sangat berdampak terhadap kemampuan mereka untuk bersosialisasi.1 Padahal, harus diakui bahwa selama ini, sosialisasi dengan teman sebaya merupakan salah satu pemacu semangat si Kecil berangkat ke sekolah. 

Lalu, adakah cara meningkatkan motivasi anak belajar online yang bisa Ibu terapkan di masa pandemi ini? Simak tips di bawah ini, Bu!

4 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Online

Apa sih yang paling menantang mendampingi anak sekolah online? Pertama, mengajak si kecil disiplin waktu sepertinya, ya, Bu. Meskipun sekolah online juga memiliki jadwal yang sama dengan sekolah tatap muka. Namun, karena anak tidak harus berangkat ke sekolah, pastinya akan ada challenge tersendiri untuk disiplin dengan waktu. 

Mungkin ibu merasa si Kecil susah sekali bangun pagi, mandi, sarapan, dan kemudian duduk manis di depan layar. Belum lagi ketika di tengah pelajaran si Kecil bosan dan meninggalkan mejanya dan hanya mau bermain-main.

Tenang Bu, ibu bisa menyiasati dan membuat trik agar si Kecil betah mengikuti pelajaran secara online sampai selesai. 

1. Bebaskan anak memilih tempat belajar yang nyaman 

Belajar online lewat layar tanpa bertemu muka dengan teman-temannya membuat si Kecil merasa jenuh. Ia juga mungkin akan merasa tidak nyaman karena harus menatap layar dalam waktu lama. Untuk itu, penting bagi Ibu untuk membuat si Kecil merasa nyaman selama proses belajarnya.

 Ibu bisa juga mendampingi si Kecil agar ia tetap mendapatkan energi saat sekolah online.

Salah satu caranya adalah dengan menciptakan tempat belajar yang nyaman untuk si Kecil. Ciptakan satu pojok khusus di mana Ibu bisa menempatkan meja belajar khusus belajar online. Bisa di kamar si Kecil, di ruang keluarga, atau di dapur. Bahkan, lokasinya bisa berganti-ganti tergantung mood dan keinginan si Kecil. Kenyamanan bisa menjadi tambahan motivasi belajar online buat si Kecil, Bu.

2. Masuk kelas online lebih awal agar bisa berinteraksi dengan teman-temannya

Sama halnya seperti belajar di dalam kelas, di mana si Kecil harus memerhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran, begitu pula saat belajar online lewat zoom. Alhasil, interaksi si Kecil dengan teman-temannya menjadi terbatas saat sekolah online. 

Nah, agar si Kecil bisa tetap bersosialisasi dengan teman-temannya, coba diskusikan dengan guru atau orangtua murid lainnya, agar membuka zoom lebih awal supaya anak-anak bisa berinteraksi dan mengobrol dengan teman-temannya sebelum jam belajar dimulai. 

Bercanda atau sekadar menyapa dengan teman bisa meningkatkan motivasi si Kecil belajar online di pagi hari, lho. Siapa tahu, si kecil yang awalnya malas-malasan, menjadi bersemangat setelah melihat bahwa ia tidak sendiri, ada teman-temannya yang juga siap belajar bersama-sama. 

Rasa kesepian dan interaksi sosial yang hilang merupakan sumber stres utama bagi anak-anak, dan pertemanan adalah satu hal yang harus tetap dipertahankan untuk menciptakan keterikatan, keintiman, dan dukungan sosial.

3. Siapkan bekal yang menarik

Sama seperti sekolah offline, ada waktu istirahat di antara mata pelajaran saat si Kecil belajar online. Beberapa sekolah mempunyai aturan yang berbeda-beda. Ada yang mengharuskan siswanya tetap terhubung di zoom, atau ada pula yang memperbolehkan mereka keluar dulu dari zoom. 

Nah, agar si Kecil merasa seperti sekolah yang sesungguhnya, di waktu istirahat itu, ajak ia untuk memakan bekal makanan yang Ibu siapkan di dalam kotak bekal. Sediakan menu bekal yang sama seperti yang dulu biasa Ibu bawakan ketika ia masih sekolah offline. 

4. Manfaatkan fitur di gadget yang menarik 

Nah, ini juga bisa jadi salah satu sumber motivasi anak saat belajar online, Bu. Penelitian menunjukkan banyak manfaat yang akan didapat dari penggunaan teknologi sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di luar sekolah. Misalnya saja, penggunaan foto dan video untuk mengirim tugas.

Ibu bisa ajarkan fitur-fitur yang menarik di gadget si Kecil saat ia mengerjakan tugasnya, misalnya cara menggabungkan dua foto atau lebih, menggunakan animasi untuk foto atau video, dan masih banyak lagi yang bisa Ibu cari inspirasinya di internet. Si Kecil pun jadi semakin bersemangat membuat tugas sekolahnya!

Jika si Kecil sehat dan terus mendapatkan dukungan, ia akan menjadi anak pintar dan kreatif

Saat si Kecil sudah mulai termotivasi dan menikmati sekolah online-nya, jangan lupa hadiahi si Kecil dengan segelas susu kesukaannya, Bebelac 5. 

Bebelac 5 mengandung omega-3, omega-6, dan serat pangan inulin. Dukung terus si Kecil agar bisa berkonsentrasi dan siap menerima pelajaran. Berikan ia nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk mendukung daya pikir dan juga mendukung pencernaannya. Berikan satu gelas Bebelac 5 saat jeda istirahat untuk dukung si Kecil siap kembali bersekolah online dan bergembira bersama teman-temannya. Si Kecil pun siap menjadi anak yang sehat, berakal kreatif dan memiliki kemampuan bersosialisasi dengan baik. 


Referensi:

  1. Jacob Hoffman. (Update Oktober 2021). The Effect of COVID-19 on Education. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8445757/.  Diakses pada 12 Maret 2022.

  2. Laena Maunula dkk. (Update Desember 2021). “It’s Very Stressful for Children”: Elementary School-Aged Children’s Psychological Wellbeing during COVID-19 in Canada. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8700526/. Diakses pada 12 Maret 2022.

  3. Jane Spiteri. Januari 2021. Quality early childhood education for all and the Covid-19 crisis: A viewpoint. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7783493/ . Diakses pada 12 Mareti 2022



 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait