nutrisi-anak-agar-tumbuh-optimal

5 Nutrisi untuk Anak yang Perlu Ibu Berikan Agar Ia Tumbuh Optimal

detail-fb detail-wa detail-twitter

Siapa yang tak senang melihat si Kecil tumbuh optimal? Maka, sangatlah penting untuk memerhatikan nutrisi anak setiap harinya. Ibu pasti sudah tahu soal ini. Tak heran jika Ibu selalu memutar otak untuk menyusun menu harian si Kecil, mulai dari menu sarapan, makan siang, makan malam, dan selingannya. Keinginannya tentu supaya buah hati kesayangan selalu mendapatkan asupan nutrisi yang tepat, sesuai kebutuhannya. Apa saja nutrisi anak yang tepat? Ada banyak, Bu.  Selain omega-3 dan omega-6 yang sudah diketahui sangat baik untuk perkembangan otak anak, berikut 5 mikronutrisi untuk anak, yang tak kalah penting untuk si Kecil. Meskipun diperlukan dalam jumlah sedikit, 5  mikronutrisi ini wajib dipenuhi dalam menu makanan sehari-hari. Mari kita pelajari, Bu!

5 Nutrisi Anak agar Tumbuh Optimal

1.Kalsium

Kalsium merupakan mineral penting yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil, khususnya untuk pertumbuhan tulang dan gigi, serta mendukung sistem peredaran darah, fungsi otot, dan jaringan lainnya1. Untuk anak usia 1-3 tahun, kebutuhan kalsium hariannya adalah sebanyak 700 mg per hari.

Kekurangan kalsium dapat mengakibatkan terjadinya rakitis yang ditandai dengan nyeri dan lemahnya otot, serta tekstur tulang yang rapuh. Tapi Ibu jangan kuatir. Sumber makanan tinggi kalsium untuk si Kecil sangat  mudah didapat, antara lain dari susu, yoghurt, keju, biji-bijian, sayuran hijau seperti brokoli, kacang-kacangan seperti kacang kedelai, daging, unggas, ikan dan telur.

2. Zat Besi

Zat besi membantu sel darah merah menyuplai oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak membutuhkan sekitar 7-10 mg zat besi setiap hari. Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan anemia, mempengaruhi sistem imunitas tubuh anak dan perkembangan otaknya. Penuhi kebutuhan harian zat besi anak dengan menyajikan dan kacang-kacangan buncis, kacang polong dan kedelai yang tinggi akan zat besi.2

3. Zinc

Mineral lain yang penting bagi anak-anak adalah zinc (seng) yang baik untuk mencegah diare, pneumonia, mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka3.  Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG), berikut adalah kebutuhan zinc harian si Kecil4:

  • Usia 0-5 bulan: 1.1 mg
  • Usia 6-11 bulan: 3 mg
  • Usia 1-3 tahun: 3 mg

Lalu, makanan apa yang bisa dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan harian zinc bagi si Kecil? Ternyata sumber  zinc juga mudah didapat, Bu, yaitu dari daging merah, kacang-kacangan, ikan, ayam. e Mineral zinc ini disebut sebagai mineral terpenting setelah zat besi. Kekurangan zinc dapat menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan, kematangan seksual, fungsi pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, hingga gangguan nafsu makan dan penyembuhan luka yang melambat3.

4. Iodium 

Siapa yang mau buah hatinya memiliki tinggi badan yang baik dan IQ cemerlang? Wah, semua Ibu pasti mau, ya. Ternyata iodium sangat berperan penting untuk pertumbuhan tinggi badan dan kecerdasan otak anak, Bu. Bahkan data dari IDAI menyatakan balita yang mengalami kekurangan iodium memiliki IQ lebih rendah sebanyak 13.5 poin dibanding balita yang cukup iodium3.

Ikan kod, tuna, rumput laut, telur, udang, daging ayam dan daging sapi merupakan sumber iodium yang tinggi dan baik untuk anak. Pastikan kebutuhan iodium si Kecil tercukupi ya, Bu.

5. Vitamin A untuk Nutrisi Anak

Vitamin A terlibat dalam pembentukan, produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi, juga integritas sel epitel pelapis tubuh. Vitamin A juga bisa mencegah rabun senja, xeroftalmia (mata kering), serta kerusakan kornea. Kekurangan vitamin A pada anak dapat mengakibatkannya jadi rentan terserang penyakit infeksi, seperti infeksi saluran pernafasan atas, campak, dan diare5.

6. Vitamin C

Vitamin jenis ini dapat mencegah flu, meningkatkan imunitas anak, dan membantu proses penyembuhan luka. Ibu bisa memberikan anak makanan mengandung vitamin C, seperti buah jeruk, stroberi, dan melon, atau sayuran lainnya.

7. Makanan Mengandung Kalsium

Fungsi kalsium pada anak sangat beragam, terutama untuk memperkuat tulang. Tak hanya itu, kalsium juga dapat membantu pertumbuhan gigi. Makanan mengandung kalsium yang bisa dikonsumsi anak di antaranya adalah yogurt, es krim, dan keju.

Selain itu, dalam menu harian si Kecil, Ibu juga bisa menambahkan Bebelac 3: 1-3 tahun yang juga mengandung minyak ikan yang kaya omega-3, omega-6, 13 vitamin, dan 6 mineral, serta tinggi serat prebiotik FOS-GOS untuk mendukung kesehatan pencernaannya. Sajikan 3 gelas sehari untuk melengkapi nutrisinya. Nutrisi untuk anak terpenuhi, si Kecil pun siap tumbuh menjadi anak hebat!


 

  1. Ross AC, Taylor CL, Yaktine AL, et al., editors. (2011). Dietary Reference Intakes for Calcium and Vitamin D. Diambil dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK56060/ [Diakses 31 Mei 2021]
  2. Franziska Spritzler. (2020). 12 Healthy Foods That Are High in Iron. Diambil dari https://www.healthline.com/nutrition/healthy-iron-rich-foods [Diakses 07 Juni 2021]
  3. Angga Wirahmadi, Sp.A. (2017). Perlukah suplementasi vitamin dan mineral pada bayi dan anak? Diambil dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplementasi-vitamin-dan-mineral-pada-bayi-dan-anak [Diakses 03 Juni 2021]
  4. Kementerian Kesehatan. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia. Diambil dari: http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf [Diakses 7 Juni 2021]
  5. Kementerian Kesehatan. (2020). Manfaat Pemberian Vitamin A untuk Anak. Diambil dari https://promkes.kemkes.go.id/manfaat-pemberian-vitamin-a-untuk-anak  [Diakses 3 Juni 2021]