3 4

Tips Melatih Motorik Si Kecil

detail-fb detail-wa detail-twitter

Tidak terasa sekarang Si Kecil sudah hampir berumur 3 bulan ya, Bu. Di usia ini, Ibu mungkin sudah mulai bisa tidur malam selama beberapa jam setelah sebelumnya selalu begadang demi menemani buah hati melewati fase adaptasinya di dunia.

Saat bayi berusia 2-3 bulan, siap-siap dibuat takjub ketika Si Kecil memperlihatkan beberapa gerakan pertamanya. Ibu mungkin sudah mulai menyadari bahwa ia tidak lagi menangis saat dimandikan, atau saat matanya mampu mengikuti mainan berwarna-warni yang Ibu letakkan di hadapannya.

Menuju usia 3 bulan, akan ada banyak perubahan yang terjadi pada Si Kecil. Misalnya, refleks Moro, atau gerakan merentangkan tangan karena terkejut saat mendengar suara keras, akan perlahan menghilang dan digantikan oleh gerak motorik yang mulai lebih terkoordinasi dengan baik.

Beberapa perkembangan motorik yang mungkin Ibu temui saat anak berusia 2-3 bulan ialah :

  • Mengangkat kepala dan dada serta mampu menopang tubuhnya saat tengkurap
  • Menendang-nendang ketika tengkurap
  • Tangan tidak lagi mengepal, namun sudah bisa membuka dan menutup
  • Menggapai benda yang ada di depannya
  • Menggenggam mainan dan menggoyang-goyangkannya sebentar

Nah, untuk memaksimalkan potensi gerak motorik yang mulai ditunjukkannya tersebut, Ibu dan Ayah bisa memberikan beberapa stimulasi. Berikut beberapa tips untuk melatih gerak motorik Si Kecil yang bisa dipertimbangkan.

Mengajaknya mengobrol dalam jarak dekat

Di usianya saat ini, Si Kecil sedang senang berusaha menggapai berbagai objek yang berada di depan matanya. Yuk, ajak dia mengobrol dan biarkan jemari kecilnya berusaha menyentuh mata, hidung mulut, dan bagian wajah Ibu yang lain. Selain melatih kekuatan tangannya, aktivitas ini juga dapat mempererat bonding, lho.

Beri dia rattle

Melatih motorik bayi juga bisa dilakukan dengan memberinya rattle atau mainan kecil berwarna cerah yang dapat mengeluarkan bermacam suara. Biarkan Si Kecil mencoba memegangnya. Ada juga jenis rattle yang bisa dipasang di lengan dan kaki. Si Kecil pasti senang menggerakkan tangan dan menendang-nendang saat menyadari gelangnya dapat mengeluarkan suara lucu. Selain rattle, Ibu juga dapat menidurkan bayi dalam baby gym mat sehingga bayi terstimulasi dengan mainan gantung dan warna-warni cerahnya.

Memberinya baby massage

Baby massage atau pijat yang khusus diperuntukkan untuk bayi telah lama terbukti memiliki banyak manfaat. Selain dapat meningkatkan kualitas tidurnya, rutin memberinya baby massage terbukti dalam sebuah penelitian dapat meningkatkan perkembangan kognitif, bahasa, hingga kemampuan motorik Si Kecil.

Nah, Ibu bisa mempelajari teknik memijat bayi yang aman dari para ahli, misalnya bidan dan terapis pijat bayi ya, Bu. Pijat Si Kecil setelah mandi dengan baby oil yang cepat meresap dan nyaman di kulit. Gunakan tekanan yang lembut pada permukaan kulitnya dan ajaklah dia mengobrol selama dipijat.

Tummy time

Tummy time adalah membiarkan Si Kecil berada dalam posisi tengkurap untuk beberapa saat. Posisi ini bertujuan melatih kekuatan otot leher dan bahu bayi. Selain itu, tummy time juga berguna untuk mencegah ‘kepala peyang’ pada bayi.

Untuk durasi tummy time yang disarankan sesuai usianya, Ibu bisa melihat tabel di bawah ini:

Usia Bayi Menit/Hari
1 minggu 5 menit/hari
4 minggu 10 menit/hari
8 minggu 20 menit/hari
12 minggu 45 menit/hari
16 minggu 80 menit/hari

Jangan pernah meninggalkan Si Kecil tanpa pengawasan ketika sedang melakukan tummy time ya, Bu. Selain itu, pastikan juga Si Kecil tidak sedang mengantuk atau tidak enak badan sebelum Ibu membantunya untuk melakukan posisi ini.

Ingatlah Ibu, perkembangan motorik setiap anak bisa berbeda-beda. Terus stimulasi dan berkonsultasilah dengan dokter anak jika Ibu memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang, ya.

Tag