Mempelajari Perilaku Anak Usia 4 Tahun

Mempelajari Perilaku Anak Usia 4 Tahun

detail-fb detail-wa detail-twitter

Saat diajak berkunjung ke rumah saudara, si Fian (4 tahun) mulai berulah. Mulai tak mau memberi salam, juga tak jarang ia mengacak-acak isi rumah dan berteriak-teriak. Hal ini pun menjadikan orangtuanya malu. Sebenarnya bagaimana sih cara mengajarkan perilaku anak tentang sopan santun? 

Rata-rata anak sudah bisa diajarkan sopan santun sejak usia dini. Namun pada masa bayi anak belum mengenal perilaku moral. Mana yang sesuai dan mana yang tidak sesuai dengan kebiasaan orang di sekitarnya. Namun semakin bertambah usianya, pengetahuan tentang perilaku yang sesuai pun mulai ia mengerti. 

Sikap Sopan Santun Pada Anak Usia 4 Tahun

Apa sih efek jika perilaku anak tak menunjukkan sikap sopan santun dan rasa hormat? Berdasar penelitian, anak akan cenderung bersikap kasar, tidak bertanggung jawab dan kurang disiplin. Nah agar si buah hati tetap berperilaku positif, yuk kita pelajari perilaku anak usia 4 tahun dan terus dorong ia untuk selalu menumbuhkan sikap sopan santun dengan cara di bawah ini.

Tips menanamkan sopan santun pada anak: 

  • Hargai mereka. Agar ia bisa bersikap hormat pada orang lain, hargai anak agar ia juga merasa dihormati. Hindari memberi komentar negatif padanya.
  • Biasakan dalam keseharian. Mengarahkan di setiap kesempatan. Misal dengan makan malam bersama dengan teratur, berkunjung atau menginap di tempat saudara. Tunjukkan pada anak bagaimana tata kramanya.
  • Contohkan pada anak. Jangan anggap anak sudah tahu semua hal tentang sopan santun ya Bu. Setiap kali ada kesempatan, sisihkan waktu mengajarkan dan mencontohkan sikap hormat padanya. 
  • Awasi tontonannya. Perhatikan baik-baik apa yang jadi konsumsi medianya seperti tv, filmgame hingga akses internet. Pastikan kesemuanya sesuai untuk usia mereka. 
  • Bersikap tegas. Ketika ia bersikap tak sopan, tegur dengan lembut dan sopan, bukan dengan volume suara tinggi. Beri juga konsekuensi. Misal ia tak boleh bermain dengan temannya jika berlaku tak sopan. 
  • Lingkungan. Pastikan orang-orang di sekelilingnya memberi contoh sikap hormat dan baik agar ia bisa tahu mana perilaku yang harus tiru. 
  • Ajukan pertanyaan. Setiap kali ia berlaku tak sopan tanyakan padanya “Apakah ia mau jika orang lain memperlakukannya demikian?”. Ini akan membantunya berpikir tentang apa yang ia lakukan dan konsekuensinya terhadap perasaan orang lain. 
  • Dorong sikap hormat. Saat Ibu mendengar atau melihatnya bersikap sopan, tunjukan bahwa Ibu menyukainya. Misal, “Terima kasih ya dek. Adek udah mau sopan mendengarkan Ibu bicara,”