Menu Ramadan Sehat2

Menu Ramadan Sehat Untuk Lengkapi Nutrisi Anak Selama Puasa

Wah kita mulai memasuki bulan Ramadan nih Bu, itu artinya umat Muslim akan mulai berpuasa bersama keluarga. Ternyata di tahun ini ada yang berbeda: si Kecil yang juga ingin belajar puasa bersama Ibu dan Ayah. Melihat si Kecil semangat, timbul pertanyaan: bolehkah anak ikut puasa? Bagaimana melengkapi nutrisinya selama belajar puasa?

Anak-anak masih tidak diwajibkan ikut berpuasa seperti orang dewasa, namun Ibu boleh saja mengizinkan si Kecil ikut belajar puasa. Biarkan mereka ikut larut dalam keriaan menyiapkan menu buka puasa dan menu sahur bersama keluarga. Nah, berikut ini tips yang perlu Ibu perhatikan untuk lengkapi gizi anak selama belajar puasa:

Durasi puasa

Anak-anak usia sekolah sedang dalam masa pertumbuhan sehingga mereka perlu banyak nutrisi yang diperoleh dari makanan dan minuman. Daya tahan tubuh mereka pun tidak seperti orang dewasa yang sanggup berpuasa seharian. Jadi, kalau si Kecil belajar puasa, batasi durasinya sekitar 4-6 jam saja atau berbuka puasa di siang hari[1]. Beri apresiasi berupa pujian atau memasakkan makanan favoritnya jika anak berhasil puasa setengah hari dengan sukses.

Minum air putih

Selama puasa, penting untuk memastikan tubuh tidak kekurangan cairan. Minum air putih saat sahur dan berbuka membantu tubuh terhidrasi dengan baik[2]. Ingat, menurut Departemen Kesehatan Indonesia, kebutuhan air harian anak usia 4-6 tahun adalah 1.500 ml atau 1,5 liter, anak usia 7-9 tahun butuh 1,9 liter, dan anak 10-12 tahun butuh 1,8 liter[3]. Pastikan si Kecil cukup minum air ya Bu!

Menu Ramadan sehat

Bagaimana dengan menu sahur atau menu buka puasa yang sehat untuk anak? Agar si Kecil mendapatkan nutrisi secara optimal, pastikan Ibu menyiapkan menu Ramadan sehat. Kalau biasanya menu buka puasa atau menu sahur seringkali berupa makanan yang digoreng atau berminyak, ini waktunya menyiapkan menu buka puasa dan menu sahur yang lebih sehat.

Untuk menu sahur[4], dianjurkan mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa membuat kenyang lebih lama seperti nasi merah, ubi, kacang hijau, oatmeal, roti gandum, apel, pisang, dan susu. Idealnya, menu sahur sehat mengandung protein, lemak esensial seperti Omega 3 & 6 dan tinggi serat agar anak kenyang lebih lama

Untuk menu buka puasa, dianjurkan berbuka dengan makanan dan minuman untuk menaikkan gula darah yang menurun selama berpuasa, agar si Kecil tidak lagi lemas. Contohnya adalah manisan buah, semangka, donat, kentang, nasi, roti. Eits, tapi berikan makanan manis ini secukupnya saja Bu! Yang penting, sediakan makanan dan minuman yang mengandung nutrisi lengkap seimbang: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Minum susu pertumbuhan

Selain dari makanan bergizi, berikan si Kecil segelas susu saat berbuka dan sahur untuk bantu lengkapi nutrisinya saat Ia berpuasa. Berikan si kecil nutrisi tepat sesuai dengan kebutuhannya, misalnya Bebelac 4 yang dianjurkan untuk dikonsumsi anak usia pra-sekolah dan Bebelac 5 yang dianjurkan untuk dikonsumsi anak di usia Sekolah Dasar, mengandung minyak ikan, asam lemak esensial Omega 3 & 6, FOS:GOS atau inulin, dan Vitamin A, C & E. Lengkapi menu si kecil dengan Bebelac saat berbuka dan sahur agar si Kecil mendapat nutrisi lengkap yang penting untuk tumbuh kembangnya.