Kembali ke Tumbuh Kembang

12 Aktivitas Stimulasi Otak yang Seru untuk Anak 2 Tahun

Tumbuh kembang anak selalu menjadi hal yang menarik diikuti, ya, Bu? Bahkan di usianya yang ke-2 ini, ia masih akan terus membuat Ibu da...

4 min
14 Oct 2022
Anak 2 tahun bermain balok

Artikel ini belum diulas

Tumbuh kembang anak selalu menjadi hal yang menarik diikuti, ya, Bu? Bahkan di usianya yang ke-2 ini, ia masih akan terus membuat Ibu dan Ayah terkagum-kagum dengan segala kebolehannya. Nah agar anak bisa terus tumbuh hebat dan ceria, yuk berikan stimulasi yang tepat tak terkecuali pada usia 2 tahun (toddler). 

Agar tumbuh kembangnya berjalan maksimal, Ibu perlu memberikan stimulasi yang tepat. Lalu, apa saja stimulasi otak anak 2 tahun? Yuk, simak penjelasannya ini, Bu.

Anak 2 Tahun Sudah Bisa Apa Saja?

Sebelum mengetahui seperti apa stimulasi anak di usia 2 tahun, Ibu perlu tahu beragam perkembangan bayi pada usia ini. Dengan demikian, Ibu tidak akan keliru memberikan stimulasi berdasarkan usianya.

Dari segi keterampilan fisik dan motorik, anak 2 tahun sekarang sudah bisa: 

  • Bisa berdiri dengan berjinjit.

  • Bisa berlari.

  • Bisa naik dan turun tangga tanpa bantuan.

  • Melempar dan atau menendang bola.

  • Membawa mainan besar atau beberapa mainan sambil berjalan.

  • Memegang pensil, krayon, atau spidol.

  • Mencoret-coret tembok atau kertas sesuka hatinya.

  • Membalikkan wadah dan mengisi wadah tersebut.

  • Menyusun permainan balok.

Sementara secara kognitif, anak-anak yang berusia 2 tahun umumnya sudah mampu:

  • Bisa menunjuk dan menyebut nama benda bila diminta.

  • Bisa menyebut nama benda dan bagian tubuh.

  • Tahu siapa nama orang tua, kakak, dan orang-orang terdekatnya.

  • Mengucapkan 2-4 kata.

  • Bisa mengikuti instruksi sederhana.

  • Meniru perkataan atau tindakan yang dilakukan oleh orang tua atau orang-orang terdekatnya.

  • Senang bila bermain dengan teman-teman sebayanya.

  • Bisa melengkapi kalimat atau lirik dari lagu yang sudah dikenalnya.

Baca Juga: Perkembangan Anak Usia 4 Tahun dan Stimulasi yang Bisa Dilakukan

Tips Stimulasi Anak 2 Tahun yang Bisa Ibu Lakukan

Setelah menginjak usia yang ke-2 tahun, anak tentu akan mengalami perubahan besar dalam hal intelektual, fisik, hingga sosial dan emosionalnya yang akan membantunya memahami dunia.

Menurut Robert Myers PhD, seorang psikolog anak dan remaja, pendiri Child Development Institute, dan asisten profesor klinis Psikiatri dan Perilaku Manusia di Universitas California, Ibu disarankan untuk melakukan aktivitas yang mengasah bahasa, literasi, hingga melakukan permainan imajinatif agar tumbuh kembang anak berjalan maksimal.

Sebab, perkembangan anak tercermin dalam hubungan mereka dengan orang tua. Jadi, Bu, berikanlah si Kecil stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya. 

Salah satu cara stimulasi untuk anak umur 2 tahun adalah lewat bermain sambil belajar. Seperti apa maksudnya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini! 

1. Menggambar Bebas

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada usia 2 tahun, anak Ibu sudah bisa memegang pensil, krayon, atau spidol, walaupun mungkin menurut Ibu cara ia memegangnya masih terlihat aneh.

Tapi, paling tidak ia sudah cukup bagus membuat garis dan lingkaran dalam sebuah kertas kosong. Nah, Ibu bisa memberikan stimulasi padanya dengan cara mengajaknya menggambar bebas. 

Beri si Kecil beberapa krayon dan kertas, lalu biarkan si Kecil mengeluarkan imajinasinya. Ini akan memungkinkan anak melepaskan kreativitasnya dan menikmati permainan kreatif yang mandiri.

Setelah selesai, tanyakan kepada si Kecil tentang berbagai warna dan bentuk yang digunakan dan digambar.

Selain itu, Ibu bisa juga meminta si Kecil menggambar atau membuat garis di sekeliling benda yang Ibu taruh di selembar kertas putih. Langkah ini dapat meningkatkan kemampuan motorik halus dan pengendalian diri. 

2. Ajak Menemukan Barang yang Hilang

Cara stimulasi anak usia 2 tahun berikutnya adalah dengan bermain menemukan objek yang hilang. Pertama-tama, ambil benda atau mainan. Lalu, sembunyikan di beberapa area furniture atau perabot rumah. Kemudian, minta ia untuk mencari dan menemukannya. 

Ibu bisa, kok, memberikan instruksi kepada si Kecil agar dapat menemukan benda yang disembunyikan. Misalnya, bendanya bersuhu dingin atau panas, berbentuk panjang, besar, kecil, atau lainnya. 

Bentuk stimulasi ini dapat melatih kemampuan motorik halus dan meningkatkan rasa ingin tahu anak, terutama saat memasuki umur 2 tahun. 

3. Bermain Mobil Kardus

Stimulasi anak 2 tahun berikutnya adalah membuat mobil kardus. Ibu bisa memanfaatkan kotak atau kardus kosong yang tidak terpakai, kemudian taruh beberapa selimut dan tempat si Kecil di dalamnya agar tetap aman dan nyaman. 

Lalu, tarik atau dorong kotak kardus sambil membuat suara mobil, seperti “ngeeeng ngeeeng! Atau lainnya. Ibu bisa menghentikan kotak kardus seolah-olah mobil sedang berhenti di pom bensin, atau restoran. 

Si Kecil pasti akan bersenang-senang berjalan-jalan di rumah dengan mobil kardusnya, deh, Bu.

Lewat roleplay seperti ini, Ibu juga bisa ikut melatih akal kreatif anak dan imajinasinya. Misalnya ketika bermain mobil-mobilan kardus, Ibu dan si Kecil bisa berandai-andai menjadi sopir dan penumpang angkutan umum atau merasakan menjadi pembalap profesional selayaknya film kartun Cars.

4. Bermain Balok Susun

Selain seru dan menyenangkan, menyusun mainan balok, seperti Lego, ternyata bisa menjadi mainan anak 2 tahun yang menstimulasi otak. Ibu bisa menyediakan mainan balok di lantai, kemudian biarkan si Kecil menyusunnya menjadi hal yang diinginkan.

Akan lebih menyenangkan, bila balok tersebut dilengkapi dengan alfabet atau huruf. Lalu, minta si Kecil menyusun atau mengurutkan balok sesuai dengan abjad atau huruf yang sudah ia ketahui. 

Bentuk aktivitas bermain seperti ini berguna untuk meningkatkan ketangkasan dan kemampuan motorik halusnya, lho, Bu. 

5. Bermain flash card

Bermain dengan bantuan flash card bisa jadi cara stimulasi yang bagus untuk Ibu mengajak anak usia 2 tahun belajar mengenal huruf, angka, dan bahkan nama-nama binatang atau yang ada di sekitarnya. 

Misalnya begini, Bu, setelah Ibu menunjukkan gambar hiu pada flash card dan menyebutkan namanya, tanya kembali pada si Kecil apa yang ia lihat dari kartu tersebut dan bisakah ia menebak di mana hiu tinggal. 

Gambar-gambar yang ada di flash card dapat membantu stimulasi otak anak untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan memperkuat daya ingatnya. Dengan belajar lewat flash card, anak pun akan memiliki keinginan yang lebih besar untuk mengeksplor dunianya lebih dalam.

Butuh inspirasi tema flash card lainnya, Bu? Bebeclub punya koleksi flash card eksklusif untuk menemani si Kecil belajar sambil bermain di rumah yang bisa Ibu cek selengkapnya di sini.

Koleksi flash card ini berisi berbagai aktivitas menarik yang sesuai dengan usia anak untuk melatih si Kecil tumbuh hebat!

6. Belajar Menghitung Benda

Di usia 2 tahun, si Kecil umumnya sudah bisa mengenal dan menyebutkan angka sederhana, seperti 1, 2, dan 3. Agar semakin mahir, Ibu bisa menstimulasi buah hati dengan menaruh beberapa benda yang ada di rumah secara berjajar, kemudian minta ia menghitungnya. 

Jika si Kecil belum lancar berbicara, Ibu bisa menyebut angka terlebih dahulu, lalu minta ia mengikuti kata-kata Ibu. 

7. Bermain Puzzle

Jangan salah, permainan puzzle ternyata tidak hanya menyenangkan bagi orang dewasa, Bu, melainkan juga bagi si Kecil. 

Stimulasi mainan untuk anak 2 tahun ini diyakini bisa membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata anak, serta meningkatkan kesabaran. 

Agar lebih menarik, pilihlah puzzle yang memiliki gambar warna-warni untuk merangsang penglihatan anak. 

Ibu bisa membuat puzzle sendiri dari kertas berwarna, atau buat papan dengan gambar sesuai dengan bentuk. Lalu, minta si Kecil untuk mencocokkannya.

8. Bermain Filter Warna

Permainan stimulasi anak 2 tahun ini juga tak kalah menyenangkan, Bu. Caranya, ambil selembar kertas, lalu Ibu bisa menggambar beberapa bentuk, seperti lingkaran, segitiga, atau kotak, dan beri warna tertentu. 

Kemudian, gunting lingkaran, segitiga, atau kotak. Siapkan wadah atau gelas dari plastik. Lalu, ajak si Kecil bermain dengan memintanya memasukkan gambar-gambar tersebut ke wadah atau gelas yang telah disediakan. 

9. Mewarnai

Mewarnai juga bisa menjadi cara stimulasi otak anak di umur 2 tahun dalam meningkatkan kemampuan mengenal warna dan menggambar sejak dini. Tidak percaya?

Stimulasi ini dapat meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan, serta konsentrasi si Kecil.

Ibu bisa menyediakan sejumlah buku mewarnai serta krayon atau pensil gambar. Minta ia mewarnai gambar-gambar tersebut agar tidak sampai keluar garis. 

10. Bermain Masak-Masakan

Bila Ibu memiliki anak perempuan, bermain masak-masakan tentu bisa menjadi opsi stimulasi anak 2 tahun yang menyenangkan. 

Apalagi sekarang mainan satu set dapur dan isinya sudah banyak ditemukan di berbagai toko mainan, Bu. 

Selain menarik dan menyenangkan, permainan ini bisa memberikan manfaat untuk tumbuh kembang dan kemampuan kreativitasnya. Anak juga dapat sekaligus mengenal nama-nama makanan, perkakas dapur, dan lainnya. 

Akan lebih seru dan menyenangkan bila Ibu juga menemaninya si Kecil bermain.

11. Bacakan Cerita dari Buku Pop-Up

Ibu rutin membacakan buku cerita dongeng untuk si Kecil? Tetap lanjutkan kegiatan ini, ya, Bu. Sebab, jenis stimulasi anak ini dapat memperkaya kosakata, kemampuan berbahasa, dan meningkatkan imajinasinya. 

Perlu Ibu ketahui, perkembangan anak 2 tahun antara satu dan yang lainnya tentu tidaklah sama. Ibu mungkin perlu melakukan berbagai stimulasi agar tumbuh kembang anak 2 tahun bisa berjalan optimal. 

12. Memberikan Susu Pertumbuhan

Stimulasi sebetulnya tidak hanya dari aktivitas bermain, lho, Bu! Yang tidak kalah penting adalah, Ibu selalu membentengi tumbuh kembang anak di masa keemasannya dengan asupan nutrisi dari makanan dan minuman sehari-harinya.

Ibu pasti sudah paham betul, kan, nutrisi penting apa saja yang dibutuhkan anak untuk mendukung tumbuh kembangnya? Ya! Selain makronutrien seperti karbohidrat, protein, serat, dan lemak baik, si Kecil juga perlu mikronutrien yang terdiri dari berbagai vitamin dan mineral seperti asam folat, zat besi, kolin, dan yodium, serta asam lemak esensial omega-3 dan omega-6.

Nah agar anak grow great, bantu lengkapi kebutuhan nutrisinya Bebelac 3 GroGreat+ yang kini mengandung DHA dan LA + ALA (minyak ikan) 23% lebih tinggi untuk mendukung perkembangan otak anak (happy brain).

Selain 3 asam lemak esensial tersebut, nutrisi lain dalam Bebelac 3 GroGreat+ yang juga tak kalah penting adalah kombinasi unik FOS:GOS dengan rasio 1:9 untuk menjaga kesehatan pencernaan anak.

Psstt.. Tahukah Ibu bahwa kesehatan saluran cerna juga berperan penting dalam proses belajar si Kecil? Hal ini karena ternyata, saluran cerna memiliki jalur komunikasi yang terhubung langsung secara dua arah dengan pusat emosi dan kognitif otak, lho.

Itu kenapa secara tidak langsung, pemenuhan nutrisi melalui saluran cerna yang sehat juga mendukung perkembangan otak anak agar optimal sehingga usus sering juga disebut sebagai “otak kedua” anak. 

Karena saat pencernaan sehat (happy tummy), si Kecil bisa belajar sambil bermain dengan nyaman (happy brain) dan ia pun akan tumbuh menjadi anak hebat yang ceria (happy heart).

Jadi, pastikan si Kecil mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan dukung dengan susu Bebelac 3 GroGreat+ sebanyak 3 gelas setiap hari untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi di tiga tahun pertamanya, ya, Bu!


Referensi:

  1. Web MD. https://www.webmd.com/parenting/guide/child-at-2-milestones. Diakses pada 24 Agustus 2022.
  2. Parents. https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/activities/indoor/11-fun-activities-for-2-year-olds/. Diakses pada 24 Agustus 2022.
  3. Raising Children. https://raisingchildren.net.au/toddlers/development/development-tracker-1-3-years/2-3-years. Diakses pada 24 Agustus 2022.
  4. Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/2-year-old-developmental-milestones-2631964#toc-how-to-help-your-2-year-old-learn-and-grow. Diakses pada 24 Agustus 2022.
  5. Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/fun-learning-activities-for-2-year-olds_00728475/. Diakses pada 24 Agustus 2022.
  6. Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/24-months2-years-old-baby-growth-and-development/#2_Years_Baby_Development. Diakses pada 24 Agustus 2022.


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait