Kembali ke Ibu Perlu Tahu

Dapat Membuat Anak Lebih Disiplin, Ini 5 Kewajiban Sebagai Anak di Rumah yang Bisa Melatih Tanggung Jawab

Sikap bertanggung jawab adalah salah satu skill yang perlu dimiliki si Kecil sejak dini. Namun, mengajari si Kecil untuk belajar bert...

4 min
15 Feb 2022
Menyayangi kakak atau adik juga merupakan kewajiban sebagai anak di rumah

2 ibu tandai artikel ini bermanfaat

Sikap bertanggung jawab adalah salah satu skill yang perlu dimiliki si Kecil sejak dini. Namun, mengajari si Kecil untuk belajar bertanggung jawab memang tidak mudah, ya, Bu. Itu sebabnya, penting bagi Ibu untuk memperkenalkan kewajiban sebagai anak di rumah sedini mungkin. Tujuannya, agar dapat melatih si Kecil untuk bertanggung jawab pada apa yang menjadi tugasnya di rumah.

Yuk, Bu, cari tahu apa saja kewajiban sebagai anak di rumah yang harus mulai Ibu ajarkan pada si Kecil.

Kewajiban Sebagai Anak di Rumah yang dapat Melatih Tanggung Jawab

Menyayangi kakak atau adik juga merupakan kewajiban sebagai anak di rumah

Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus atau wajib dilaksanakan. Dalam lingkup keluarga, jika seluruh anggota keluarga melaksanakan kewajibannya dengan baik, maka keharmonisan akan tercipta. Dan bagi si Kecil, ini akan membentuknya menjadi pribadi yang bertanggung jawab.1

Lalu, apa saja kewajiban sebagai anak di rumah? Ini dia jawabannya, Bu.

1. Menghormati orangtua

Kewajiban sebagai anak di rumah yang pertama adalah menghormati kedua orangtua, karena orangtua merupakan pilar utama dari kehidupan anak-anaknya dan keluarga. Cara yang bisa Ibu ajarkan kepada si Kecil untuk menjalankan kewajibannya ini adalah dengan bertutur kata dengan sopan dan baik kepada orangtua, serta menghormati setiap peraturan yang telah dibuat oleh orangtua di rumah.

2. Membantu melakukan pekerjaan rumah

Kewajiban sebagai anak di rumah yang berikutnya adalah membantu melakukan pekerjaan rumah. Tanamkan pada si Kecil bahwa semua pekerjaan rumah merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.2 Jangan sampai anak menganggap bahwa pekerjaan rumah hanyalah tugas Ibu semata, ya. 

Ketika anak-anak berkontribusi pada pekerjaan rumah tangga, itu akan membantu mereka merasa kompeten dan bertanggung jawab. Itu sebabnya, penting bagi Ayah dan Ibu untuk melatih semua anggota keluarga untuk bertanggung jawab pada sejumlah pekerjaan rumah tangga. Ibu bisa memberi tanggung jawab kepada anak sesuai dengan usia dan kemampuannya.2 Misal, meletakkan pakaiannya sendiri ke dalam lemari, membereskan meja, dan lain sebagainya.

3. Menyayangi anggota keluarga

Kewajiban sebagai anak di rumah yang selanjutnya adalah menyayangi semua anggota keluarga. Tanamkan kepada anak bahwa semua anggota keluarga merupakan orang-orang terdekat yang akan selalu ada untuknya, sehingga harus saling menyayangi.1

Jika anak suka bertengkar dengan adik atau kakak, misalnya, dorong si Kecil untuk saling bermaafan dan berpelukan setelahnya. Dengan begitu, si Kecil akan menyadari, bahwa apapun yang terjadi, dan semarah apapun kita, semua akan selalu menyayangi.

4. Belajar dengan giat

Kewajiban sebagai anak di rumah yang berikutnya adalah belajar dengan giat. Sebagai orangtua, tentu Ibu ingin si Kecil tumbuh menjadi anak yang pintar dan sukses di masa depan, kan? Namun, Ibu juga perlu tanamkan pada si Kecil bahwa belajar merupakan cara agar ia mampu beradaptasi dengan dunia di luar kelak. Belajar adalah untuk dirinya sendiri, dan bukan untuk orangtua.3

Jika perlu, temani anak saat belajar dan penuhi kebutuhan belajarnya dengan layak, Bu. Misalnya, beri anak meja belajar dengan karakter kartun yang digemarinya, atau ajari ia materi pelajaran yang tak dipahaminya.3

5. Jujur

Kewajiban sebagai anak di rumah yang tak kalah penting adalah berkata jujur. Jujur atau mengatakan hal yang sebenarnya adalah perilaku baik yang harus diterapkan sejak kecil.4 Tanamkan pada anak bahwa kejujuran akan memberikan hasil terbaik daripada berbohong. 

Ibu bisa mengajarkan kepada anak untuk belajar mengakui kesalahannya, misal, saat tak sengaja ia merusak mainannya, atau menghilangkan alat tulisnya. Dan tentu saja, dalam hal ini, anak akan selalu berkaca kepada orangtuanya. Jika Ibu selalu berkata jujur kepada anak, dan tidak memarahi anak saat berkata jujur, maka anak pun akan dengan berani berkata jujur di setiap situasi.

Tips Melatih Anak Agar Bertanggung Jawab

Nah, Ibu, apakah sudah siap melatih si Kecil agar mengenal dan melakukan kewajiban sebagai anak di rumah? Coba simak beberapa cara berikut yang akan mempermudah Ibu agar anak bertanggung jawab dalam melakukan kewajibannya. 

1. Ajari anak untuk memecahkan masalah

Berikan anak beberapa 'masalah' kecil yang harus ia putuskan.5 Misalnya, saat anak mau bermain, tanyakan padanya, "Kamu mau bermain menyusun balok, atau menggambar? Tapi kalau mau menggambar, kita kehabisan beberapa pensil warna. Bagaimana menurutmu?"

Cara ini merangsang anak untuk membuat beberapa pilihan, memikirkan apa risiko yang akan dihadapi dari setiap pilihan, dan akhirnya bisa mengambil pilihan yang paling tepat.5

2. Kenalkan anak dengan berbagai peraturan

Saat Ibu atau Ayah sedang santai, luangkan waktu untuk memberi penjelasan mengenai berbagai peraturan. Entah itu peraturan yang ada di rumah, di sekolah, atau di tempat umum. Jika aturan tersebut itu dilanggar, maka jelaskan juga konsekuensi yang akan didapatkan. Dengan begitu, anak akan mengikuti aturan sebaik mungkin dan lebih berhati-hati dalam berbicara atau bertindak.5

3. Beri anak konsekuensi

Konsekuensi adalah buah dari perilaku yang kita lakukan. Tapi, konsekuensi tidak selalu berarti negatif, Bu. Jadi, Ibu bisa membantu anak memahami apa dampak dari perilakunya.5 Misal, jika sedang musim hujan namun anak malas membawa payung saat keluar rumah padahal sudah diingatkan, anak akan memahami bahwa kebasahan merupakan konsekuensi yang akan didapat karena malas membawa payung.

4. Jadilah teladan

Bu, anak adalah peniru ulung. Jadi, pastikan apa yang Ibu ajarkan padanya, sejalan dengan apa yang Ibu lakukan ya. Jadi, jika Ibu meminta anak untuk berbicara sopan, berkata jujur, dan menghormati orang yang lebih tua, pastikan sikap tersebut juga tercermin dari perilaku ibu setiap harinya.5

Dan untuk mendukung keberhasilan si Kecil melakukan kewajiban sebagai anak di rumah, Ibu juga bisa dukung kebutuhan nutrisinya dengan segelas Bebelac 5 yang mendukung anak belajar untuk bertanggung jawab. Dengan FOS GOS 1:9, Bebelac juga dilengkapi dengan nutrisi penting lainnya seperti minyak ikan, omega-3, omega-6, serta vitamin dan mineral penting lainnya. Nutrisi yang baik akan mendukung pencernaan yang baik (happy tummy), sehingga si Kecil memiliki mood yang baik (happy heart) dan tumbuh menjadi anak yang cerdas (happy brain). 

Yuk, Bu, mulailah perkenalkan dan lakukan pembiasaan kewajiban sebagai anak di rumah yang bermanfaat untuk masa depan si Kecil!


Referensi :

  1. UIN Sunan Kalijaga. 2019. Tinjauan Hukum Hak dan Kewajiban Anak. Diambil dari: https://digilib.uin-suka.ac.id  [Diakses 10 February 2022]

  2. Janes Sinaga, et al. 2021. Peran Orangtua Dalam Mendidik Anak-Anak Melalui Pekerjaan Rumah Tangga. Diambil dari: https://ejournal.sttkb.ac.id [Diakses 10 February 2022]

  3. Munirwan Umar. 2015. Peranan Orangtua dalam Peningkatan Prestasi Belajar Anak. Diambil dari: https://jurnal.ar-raniry.ac.id [Diakses 10 February 2022]

  4. Andika Novriyansah, et al. 2017. Studi Tentang Perkembangan Karakter Jujur Pada Anak Usia Dini. Diambil dari: https://media.neliti.com [Diakses 10 February 2022]

  5. Rohyati. 2015. Peningkatan Sikao Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Proyek di TK Tunas Ibu Kalasan. Diambil dari: https://core.ac.uk/download/pdf/33527456.pdf  [Diakses 10 February 2022]



Artikel Terkait