Kembali ke Ibu Perlu Tahu

Cara Meminta Maaf Kepada Teman dan Manfaatnya Bagi Anak

Melontarkan permintaan maaf memang tak mudah. Kadang, sepotong kata 'maaf' saja belum tentu cukup. Itu sebabnya, penting bagi Ibu untuk ...

4 min
28 Oct 2022
Pastikan si Kecil tahu cara meminta maaf kepada teman saat ia berbuat salah.

Artikel ini belum diulas

Melontarkan permintaan maaf memang tak mudah. Kadang, sepotong kata 'maaf' saja belum tentu cukup. Itu sebabnya, penting bagi Ibu untuk mengajarkan kepada si Kecil soft skill cara meminta maaf sejak dini, terutama kepada teman.

Ada kalanya, si Kecil bertengkar dan berselisih paham dengan temannya. Meski anak-anak bisa dengan cepat melupakan perselisihan di antara mereka, meminta maaf tak boleh dilupakan, ya, Bu. 

Manfaat Meminta Maaf

Kenapa penting bagi si Kecil untuk belajar meminta maaf? Jika si Kecil tak pernah terbiasa meminta maaf, maka sampai ia dewasa nanti, ia bisa kesulitan untuk meminta maaf saat melakukan kesalahan. Ibu tentu tak ingin ia tumbuh menjadi pribadi yang tak mampu meminta maaf, kan?

Bahkan, meminta maaf tetap penting dilakukan meski kita bukan pihak yang salah, lho, Bu. Hal ini akan mengajarkan pada anak mengenai konsekuensi dari apa yang dilakukannya, yang pada akhirnya akan menanamkan ego yang baik pada si Kecil. Yuk, simak apa saja manfaat meminta maaf yang akan didapat si Kecil jika Ibu membiasakannya sejak dini. 

1. Mengembangkan kemampuan menjaga pertemanan

Manfaat meminta maaf salah satunya adalah mengembangkan kemampuan menjaga pertemanan.

Masa kanak-kanak merupakan masa yang paling penting bagi si Kecil untuk mengembangan atribut positif, seperti kompetensi sosial dan harga diri. Hal ini akan memengaruhi kemampuan anak dalam memelihara hubungan baik dengan teman sebaya dan kemampuan dalam menyelesaikan konflik di masa mendatang.1 

Pada akhirnya, kemampuan meminta maaf sangat penting untuk perkembangan anak-anak, sebagai bekal baginya menjadi orang dewasa yang kompeten.1

2. Kesempatan belajar tentang empati

Meminta maaf adalah salah satu cara untuk menyelesaikan konflik. Saat mengajarkan si Kecil meminta maaf, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi Ibu untuk mengajarkan keterampilan sosial berupa empati kepada si Kecil.2 Misalnya dengan mengatakan, "Aduh, pasti temanmu sedih banget karena mainannya rusak saat kamu pinjam. Kita minta maaf, yuk, supaya ia tak sedih lagi!"

3. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental

Perasaan bersalah bisa memunculkan emosi negatif. Nah, dengan meminta maaf, emosi negatif tersebut bisa dihilangkan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa meminta maaf maupun memaafkan sangat terkait dengan kesehatan fisik dan mental. Setelah meminta maaf, emosi negatif akan berkurang, dan si Kecil akan merasa lebih lega, riang, dan bahagia.3 

Cara Meminta Maaf Kepada Teman

Nah, setelah mengetahui apa saja manfaat dari meminta maaf, saatnya Ibu mengajari si Kecil cara melakukannya kepada teman. Lakukan langkah-langkah berikut ini, Bu!4

  1. Bantu si Kecil menyadari kesalahannya, misal dengan mengatakan, “Aduh, mainannya jadi rusak, deh, gara-gara dilempar.”
  2. Ajak si Kecil meminta maaf secara verbal kepada teman, misal dengan mengatakan, “Yuk, kita bilang, ‘Maaf ya, Adi!’”.
  3. Minta si Kecil berjanji bahwa ia tak akan mengulangi kesalahan yang sama di lain waktu.
  4. Tawarkan sesuatu sebagai kompensasi dari kesalahan, misalnya membantu memperbaiki mainan yang rusak.

Tentu saja, dengan melakukan langkah-langkah di atas, belum menjamin si Kecil akan mendapatkan maaf dari temannya. Tapi setidaknya, kini si Kecil sudah memiliki kemampuan untuk meminta maaf saat ia berbuat salah. Inilah bekal penting yang perlu Ibu siapkan untuknya.

Bekal lain yang tak kalah penting adalah asupan nutrisi tepat untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Selain memberinya makanan bergizi seimbang, jangan lupa lengkapi juga dengan Bebelac 3 yang memiliki keunggulan berupa triple A dengan Asam Dokosaheksaenoat (DHA) lebih tinggi dibandingkan produk sejenis, juga dilengkapi dengan Asam Alfa Linolenat (ALA) dan Asam Linoleat (LA). 

Selain itu, Bebelac 3 juga memiliki kombinasi serat yang tepat dari FOS dan GOS sebanyak 1:9, untuk mendukung saluran cernanya (happy tummy), yang membuat mood si Kecil jadi baik (happy heart) dan mendukung akal kreatifnya (happy brain).  

Selain mengajarkan si Kecil cara meminta maaf kepada teman seperti yang telah dijelaskan di atas, Ibu juga jangan lupa untuk mengajarkannya agar tumbuh menjadi pribadi yang pemaaf, ya.


References:

  1. Emma Kemp, et al. 2021. The Children's Forgiveness Card Set: Development of a Brief Pictorial Card-Sorting Measure of Children's Emotional Forgiveness. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8039374/ [Diakses pada 19 Agustus 2022]
  2. Craig E. Smith, et al. 2017. When and Why Parents Prompt Their Children to Apologize: The Roles of Transgression Type and Parenting Style. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5386507/ [Diakses pada 19 Agustus 2022]
  3. Stephanie Lichtenfeld, et al. 2019. The Influence of Decisional and Emotional Forgiveness on Attributions. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6603330/ [Diakses pada 19 Agustus 2022]
  4. Daniel E. Forster, et al. 2021. Experimental evidence that apologies promote forgiveness by communicating relationship value. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8222305/ [Diakses pada 19 Agustus 2022]


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait