Kembali

Pertanyaan Ayah Dan Ibu

Kami menemukan "Category: Tumbuh Kembang Anak Hebat" Sebanyak 21 hasil.

Tumbuh Kembang Anak Hebat

Tumbuh Kembang Anak Hebat

Hai Ibu, berdasarkan kurva tumbuh kembang WHO berat badan ideal si Kecil usia 11 bulan sekitar 9,5kg, sehingga berat badan si Kecil saat ini perlu ditingkatkan kembali. Pada umumnya berat badan si Kecil dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti asupan nutrisi yang diterima, faktor istirahat, faktor aktivitas, dll.Sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga kesehatan terkait pemenuhan nutrisi untuk tumbuh kembang si Kecil

 

Kami mengerti apa yang Ibu rasakan. Tentunya sedikit khawatir ya Bu jika si Kecil melakukan gerakan tutup mulut. Pemberian makanan pada si Kecil dapat menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu. Hal ini dikarenakan adaptasi yang dialami oleh si Kecil, mulai dari kebiasaan makan serta variasi makanan sehingga sebagian besar si Kecil akan melakukan gerakan tutup mulut.

 

Kami sangat mengapresiasi usaha Ibu agar si Kecil mau makan ya Bu. Dengan memberikan variasi menu kepada si Kecil setiap harinya, bisa mengatasi si Kecil yang sulit makan .Salah satu tips yang diperhatikan saat memilih makanan adalah pilihlah menu yang si Kecil suka. Jangan paksa si Kecil untuk mengonsumsi jenis makanan yang tidak disukainya. Carilah pilihan bahan makanan dengan nutrisi yang kurang lebih sama, namun tetap disukainya ya Bu.Ibu bisa melihat berbagai resep masakan di website Bebeclub https://bebeclub.co.id/resep/senin/menu-sehat-cepat-saji

Hai Ibu,  pertumbuhan dan perkembangan individu itu sangat unik karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Stimulasi yang bisa Ibu berikan agar si Kecil bisa meningkatkan perkembangan bahasa dan kosa katanya adalah dengan mengajak si Kecil berbicara atau mengucapkan kata secara berulang.  Seringlah mengajak si Kecil berbicara, membacakan dongeng serta pastikan dia melihat gerakan mulut Ibu saat bicara. Ajak si Kecil mengulang kata sederhana seperti apa papa atau mama akan mempermudah mereka untuk belajar bicara, selalu semangat sahuti mereka saat babbling atau mengoceh ya Bu.

Tumbuh kembang si kecil tentunya berbeda-beda ya Bu. Kosakata yang dipahami si Kecil akan berkembang pesat pada rentang usia 3-5 tahun. Umumnya, si Kecil juga sudah mulai memahami kata perintah yang lebih panjang seperti: Ayo, cuci kaki dan sikat gigi atau Buka sepatunya, lalu ganti baju.

Peran aktif orangtua sangat berpengaruh terhadap perkembangan bicara si Kecil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merangsang kemampuan berbicara, yaitu:

  1. Mengajak si Kecil berbicara
  2. Menyanyikan lagu
  3. Membacakan buku cerita
  4. Menanggapi setiap ucapan si Kecil
  5. Ajarkan si Kecil kalimat yang positif

 

Berikut beberapa tips untuk meningkatkan berat badan si Kecil

 

  1. Berikan makanan yang bergizi, terdiri dari karbohidrat atau biasa dikenal sebagai makanan pokok (nasi, kentang, roti, dll), protein hewani (ikan, daging, telur, dll), protein nabati (tempe, tahu, dll) lemak, vitamin dan mineral seperti sayuran dan buah, serta air.
  2. Berikan si Kecil makanan 3 kali makanan utama dan 2 kali camilan. Tidak lupa optimalkan juga pemberian Bebelac 3 HiQ-EQ+ sesuai dengan saran penyajian yang tertera pada kemasan yaitu 3 gelas perhari dengan takaran 200ml air hangat ditambah 3 sendok takar.

 

Jika si Kecil termasuk anak yang aktif, Ibu bisa memberikan makanan selingan tinggi kalori serta protein seperti jus buah, keju, roti isi daging, makaroni panggang dll.

 

Pantau terus perkembangan berat badan si Kecil setiap bulannya dengan membawa si Kecil ke Posyandu atau dapat berkonsultasi langsung dengan dokter anak atau bidan ya. 

 

Hai Ibu, senang sekali Ibu sudah membuat menu makanan yang berbeda-beda agar si Kecil mau makan, ini menjadi alternatif mengatasi si Kecil yang tidak mau makan. Ibu juga bisa dengan membuat makanan kesukaan si Kecil, makanan dibentuk dengan karakter kesukaanya dll.

 

Gigi yang geripis memang membuat si Kecil menjadi sedikit kesulitan saat mengunyah ya Bu. Ibu bisa menyajikan makanan dalam potongan yang lebih kecil sehingga lebih mudah menggigit dan mengunyah makanannya. Apabila cara ini si Kecil masih mengalami sulit makan ada baiknya ibu berkonsultasi dengan dokter gigi untuk memastikan kondisi kesehatan giginya.

 

Hai Ibu, tumbuh kembang setiap anak memang tidak selalu sama. Pada usia 5 bulan umumnya si Kecil sudah mulai dapat tengkurap, namun beberapa baru mulai tengkurap di usia 6-7 bulan. Jika si Kecil belum bisa tengkurap sendiri maka Ibu bisa melatihnya secara perlahan, seperti melakukan tummy time atau sesi bermain dengan si Kecil dalam posisi tengkurap kurang lebih 5 menit.

Tetap semangat dukung si Kecil tumbuh menjadi anak hebat.

Hai Ibu, setiap anak memiliki tahap tumbuh kembang yang berbeda-beda ya. Di usia 14 bulan namun si Kecil belum bisa berjalan, sebaiknya Ibu tidak perlu khawatir. Untuk saat ini bisa terus memberikan stimulasi dengan mentitah si Kecil agar kakinya semakin kuat dan berikan mainan yang didorong-dorong. Jika usianya nanti sudah memasuki 18 bulan si Kecil belum bisa berjalan, Ibu dapat konsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

Hai Ibu, di usia 3 bulan si Kecil perlu mendapatkan vaksin DPT/HB/Hib-2, Polio-2 ya. Kami sarankan Ibu dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter atau bidan mengenai informasi pemberian vaksin sesuai usia si Kecil.

Hai Ibu, kemampuan bicara si Kecil muncul secara bertahap. Biasanya di sekitar usia 18 bulan si Kecil mengalami 'ledakan bahasa', tiba-tiba banyak kata baru yang bisa ia ucapkan, yang tadinya belum pernah ia ucapkan. Lebih sering mengajak si Kecil berbicara, berbicara dan bernyanyi akan memotivasinya untuk juga berbicara. Jika di usia 18 bulan sama sekali belum ada kata yang muncul, maka Ibu perlu segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di Klinik Tumbuh Kembang.

Hai Ibu, tumbuh gigi geraham pada si kecil umumnya memang menimbulkan rasa sakit dan membuat si Kecil merasa tidak nyaman saat gusinya bersentuhan dengan makanan. Untuk mengurangi rasa sakit Ibu bisa meminta anak menggigit atau menghisap makanan yang dingin serta mengalihkan perhatian si Kecil dengan memberikan perhatian lebih. Berikan makanan dengan tekstur lebih lunak atau sup agar si Kecil lebih mudah mengonsumsinya.

 

Bila rasa sakitnya tidak kunjung berkurang sebaiknya Ibu berkonsultasi kembali dengan dokter ya.

 

Hai Ibu, benar sekali sering membacakan buku merupakan stimulasi yang bagus sementara merobek kertas adalah kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Di usia 2 tahun si Kecil sudah mulai bisa diajak berkomunikasi, Ibu bisa mengenalkan buku terlebih dahulu, aturan dalam mengeksplor buku bacaan dan menyiapkan buku bekas khusus untuk si Kecil merobek-robek. Ibu juga bisa memberikan buku dengan kualitas kertas yang lebih tebal atau boardbook.

 

Terus semangat mendampingi si Kecil dengan stimulasi tepat agar si Kecil tumbuh dengan Happy Brain ya Bu :)

 

Hai Ibu, hipotiroid dapat mempengaruhi berat badan si Kecil. Tiroid adalah hormon yang sangat berperan penting dalam metabolisme tubuh dan penyerapan zat gizi.

 

Sebaiknya Ibu terus berkonsultasi dengan dokter untuk proses penyembuhan dan asupan nutrisi yang sesuai kebutuhannya saat ini ya.

 

Semoga si Kecil bisa segera sembuh dan tumbuh menjadi anak hebat ya Bu.

 

Hai Ibu, umumnya faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yaitu pola asuh orangtua, lingkungan sekitar, asupan nutrisi yang diberikan, stimulasi dan kegiatan sehari-hari dalam mengeksplorasi dunianya. Faktor keturunan atau riwayat bisa memberikan pengaruh namun tidak banyak dan bisa dirubah dengan asupan dan stimulasi yang tepat.

Hai Ibu, anak yang cenderung aktif tentu akan lebih banyak mengeluarkan energi sehingga akan mempengaruhi berat badannya. Untuk mendukung berat badannya agar tetap optimal, sebaiknya Ibu cukupi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan makanan utama 3 kali sehari yang dilengkapi sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Selain itu lengkapi kebutuhan nutrisinya dengan camilan dan susu pertumbuhan sebanyak 3 kali sehari. Jangan lupa, selalu pantau kenaikan berat badan si Kecil setiap bulannya ya Bu. Semoga si Kecil selalu tumbuh menjadi anak yang hebat :)

Hai Ibu, setiap anak memiliki usia yang berbeda dalam kemampuan berjalan. Proses belajar berjalan si Kecil adalah momen luar biasa, baik bagi si Kecil maupun Ibu. Ibu dapat ajarkan si Kecil secara perlahan-lahan atau selangkah demi selangkah yang dimulai dengan bantu si Kecil berdiri tegak dan menjejakkan kedua telapak kakinya dengan mantap tanpa bantuan selama setengah menit.

Berikan mainan yang dapat didorong dan berikan mainan favoritnya yang berwarna menarik di depannya agar ia semangat untuk bergerak, cara ini dapat membantu menguatkan otot-otot kaki dan tungkai si Kecil ya. Selain memberikan stimulasi, Ibu juga dapat berikan makanan yang tinggi akan kalsium seperti di brokoli, keju, atau sup ceker yang dapat membantu untuk pertumbuhan dan menguatkan tulang si Kecil ya Bu.

Apabila Ibu khawatir dengan kondisi si Kecil, silakan konsultasi dengan dokter.

Hai Ibu, speech delay atau keterlambatan berbicara dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya gangguan pendengaran, kurangnya stimulasi, gangguan struktur mulut, masalah sistem syaraf atau autisme. Apabila si Kecil mengalami gejala speech delay, ada baiknya Ibu berkonsultasi langsung dengan dokter agar bisa diketahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat ya.

 

Bermain gadget dapat membuat si Kecil kecanduan yang nantinya akan berdampak kurang baik termasuk speech delay karena kurangnya stimulasi pada si kecil. Mulai hari ini Ibu bisa latih si Kecil mengurangi bermain gadget dengan memberikan atau melakukan permainan yang menyenangkan seperti bernyanyi bersama, memberikan mainan pukul bunyi misalkan menggunakan piring melamin dan sendok yang dibenturkan sehingga mengeluarkan bunyi, bermain puzzle, membacakan dongeng dan buku cerita yang bergambar menarik.

 

Hai Ibu, berdasarkan kurva tumbuh kembang WHO untuk berat badan si Kecil berusia 6 tahun yaitu sekitar 18-22kg sehingga berat badan si Kecil tergolong ideal ya Bu.

 

Secara umum, berat badan si Kecil dipengaruhi oleh banyak faktor seperti asupan makanan yang dikonsumsi oleh si Kecil, aktivitas fisik, keturunan/genetik dan lain-lain. Untuk mendukung happy tummy, happy brain dan happy heart, Ibu sebaiknya memberikan nutrisi dan zat gizi yang baik dalam jumlah yang sesuai kebutuhan serta menyediakan lingkungan yang baik untuk stimulasi agar si Kecil bertumbuh dan berkembang secara optimal.

 

Hai Ibu, pada umumnya cara meningkatkan percaya diri pada anak sama. Percaya diri adalah bagian penting dari perkembangan anak yang sehat, tentu Ibu dapat membantu si Kecil dalam proses membangun dan meningkatkan rasa percaya diri.

 

Jadilah panutan yang baik karena si Kecil selalu memperhatikan bagaimana orang tua menjalani hidup mereka, dorong untuk mempelajari hal-hal baru ini akan membantu membangun kepercayaan dirinya, hindari membandingkan anak dengan orang lain, karena ini akan meningkatkan tingkat stres si Kecil. Puji usaha mereka jika ada kemajuan dan sikap yang ia lakukan. Dengan memberi si Kecil tanggung jawab yang sesuai dengan usianya akan membantu dalam membangun kepercayaan dan ketahanan. Lalu Perhatikan apa yang disukai si Kecil dan pastikan ia mampu melakukannya.

 

Terus semangat dukung si Kecil tumbuh menjadi Anak Hebat ya Bu :)

Hai Ibu, senangnya sekarang si Kecil sudah memasuki usia 4 bulan. Suasana di rumah pasti lebih meriah ya Bu, karena di usia 4 bulan umumnya si Kecil mulai bersuara dengan membentuk kosakata seperti ""ma-ma' atau ""da-da"". Lebih sering merespon suara yang dihasilkan si Kecil akan memotivasi dirinya untuk menghasilkan lebih banyak suara, Ibu juga bisa menggunakan mainan yang menghasilkan bunyi seperti playmate dengan musik.

 

Dorong si Kecil untuk bereksplorasi dengan beragam benda, berikan benda atau mainan ringan dan berwarna mencolok untuk melatih indra penglihatan dan perabanya. Ibu juga mulai bisa mengajak bermain sambil tummy time (posisi si Kecil ditengkurapkan) dalam waktu 10-15 menit tergantung kesiapan si Kecil.

 

Terus dukung si Kecil tumbuh menjadi anak yang hebat ya Bu :)

Hai Ibu, kami mengerti kekhawatiran Ibu saat ini. Perkembangan kemampuan menggambar dan mewarnai memang bertahap, tentu saja tahapan antara satu anak dengan yang lainnya bisa berbeda ya. Diusia 4 tahun umumnya si Kecil mulai menggambar bentuk sederhana seperti lingkaran atau segitiga, sementara mewarnainya sudah mulai di dalam garis walau masih sering keluar garis.

 

Untuk melatih agar si Kecil lebih rapih dalam mewarnai maka Ibu bisa memberikan kesempatan si Kecil untuk mengeksplor dan mewarnai gambar-gambar yang menarik perhatiannya. Sebagian anak memang tidak terlalu suka kegiatan monoton sambil duduk manis. Bila si Kecil termasuk anak yang aktif maka ibu bisa mengatur jadwal aktivitas hariannya, lalu komunikasikan kepada si Kecil. Ibu bisa memberikan reward sederhana bila si Kecil dapat melakukan jadwal aktivitas hariannya dengan disiplin.

 

Terus semangat dampingi si Kecil tumbuh dengan stimulasi dan nutrisi tepat sehingga ia tumbuh dengan Happy Tummy, Happy Brain dan Happy Heart ya Bu :)

Hai Ibu, senang sekali sudah masuk usia 2 tahun si Kecil saat ini ya. Di usia 2 tahun si Kecil sudah mulai menunjukkan kemandirian dan belajar menyelesaikan masalahnya sendiri. Ibu bisa menstimulasi si Kecil dengan mengajaknya bermain seperti mengelompokkan mainan sesuai jenis dan warnanya, bermain peran atau memasangkan gambar yang sama. Berikan kepercayaan untuk si Kecil menyelesaikan permainnya sendiri terlebih dahulu, bila dirasa si Kecil memerlukan Ibu bisa memberikan panduan lalu membantu secara perlahan.

Terus dampingi si Kecil dengan stimulasi tepat agar tumbuh menjadi Anak Hebat dengan Happy Brain ya :)