4 Mitos Pantangan Makanan untuk Ibu Menyusui, Benarkah Makanan Pedas Bikin Bayi Diare?

"Jangan makan pedas ya, nanti bayinya diare" begitulah nasehat yang mungkin sering Ibu dengar saat masih menyusui si Kecil. Tapi, apa iy...

Ditulis oleh : Tim Penulis

Ditinjau oleh : Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

4 min
11 Aug 2022
Profile Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH
Cari tahu daftar pantangan makanan untuk ibu menyusui.


"Jangan makan pedas ya, nanti bayinya diare" begitulah nasehat yang mungkin sering Ibu dengar saat masih menyusui si Kecil. Tapi, apa iya benar begitu? Apakah rasa pedas cabai bisa terserap ke dalam ASI, dan kemudian tertelan oleh si Kecil? Bagaimana dengan makanan lainnya? Yuk, cari tahu serba-serbi seputar pantangan makanan untuk ibu menyusui!

Mitos Pantangan Makanan untuk Ibu Menyusui

Sama seperti ketika hamil, saat menyusui, Ibu juga perlu memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pasalnya, apa yang Ibu makan dan minum selama menyusui dapat berpengaruh terhadap kualitas ASI, lho. 

Tapi sayangnya, ada banyak mitos seputar pantangan makanan untuk ibu menyusui yang pada akhirnya membuat Ibu jadi bingung. 

Nah, daripada Ibu bingung terus-terusan, yuk, cari tahu apa saja pantangan makanan untuk ibu menyusui yang ternyata cuma mitos. Setelah itu, jangan bingung lagi, ya!

Baca Juga: Mitos Ibu Menyusui: Benar atau Salah?

1. Makanan pedas

Bolehkah ibu menyusui makan pedas? Pertanyaan ini sering banget ditanyakan ibu menyusui, karena masih banyak yang beranggapan bahwa makanan pedas dapat memengaruhi ASI dan dapat membuat bayi diare.

Faktanya, apa yang dimakan oleh ibu menyusui, memang akan berpengaruh terhadap kandungan ASI. Meskipun begitu, rasa pedas yang tersirat pada ASI tidak akan membahayakan si Kecil, kok, Bu.1 

Makanan pedas dianggap sebagai pantangan makanan untuk ibu menyusui.

Hal ini karena si Kecil sesungguhnya sudah terpapar berbagai jenis rasa melalui cairan ketuban sebelum ia lahir. Jadi, Ibu pun tak perlu khawatir lagi jika mau makan makanan pedas. 

2. Makanan yang berbau tajam seperti bawang

Tak sedikit ibu menyusui yang menghindari makanan berbau tajam seperti bawang karena dikhawatirkan akan mengubah aroma ASI dan membuat si Kecil jadi tak mau menyusu. Tapi faktanya tidak seperti itu, lho, Bu. Justru, hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi dari ibu yang makan ekstrak bawang putih cenderung menyusu lebih lama dan tampaknya lebih menyukai rasa ASI-nya.1

3. Kafein

Beberapa makanan dan minuman yang mengandung kafein sering kali disalahkan sebagai penyebab si Kecil tak bisa tidur di malam hari. Padahal faktanya, meskipun kafein bisa ditransfer ke dalam ASI, jumlahnya umumnya kurang dari 1% dari jumlah yang dikonsumsi oleh ibu.1

Dan kadar kafein yang sedikit tidak berdampak negatif pada si Kecil, kok. Jadi, selama tidak berlebihan, Ibu tidak perlu khawatir makan cokelat ataupun minum kopi, ya.

4. Makanan yang mengandung gas

Makanan yang mengandung gas, seperti kol, brokoli, dan kubis sering kali dihindari oleh ibu menyusui lantaran dikhawatirkan dapat membuat bayi jadi kembung. Faktanya, gas dari saluran usus ibu tidak dapat masuk ke dalam saluran pencernaan si Kecil, Bu. Jadi, aman-aman saja mengonsumsi makanan bergas saat Ibu tengah menyusui.1

Jenis-jenis Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Jika daftar makanan pantangan di atas adalah mitos belaka, maka berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya benar-benar dihindari oleh ibu menyusui karena dapat membahayakan dirinya dan si Kecil. Apa saja?

1. Alkohol

Makanan ataupun minuman yang mengandung alkohol sebaiknya dihindari selama masa menyusui, ya, Bu. Alkohol yang dikonsumsi akan masuk ke dalam aliran darah, kemudian masuk ke ASI. Bahkan kadar alkohol yang rendah di dalam ASI sudah cukup berbahaya bagi si Kecil, lho.2

Alkohol umumnya baru bisa dikeluarkan seluruhnya dari dalam tubuh setelah beberapa jam, tergantung berat badan ibu dan jumlah alkohol yang dikonsumsi. Jika Ibu minum satu gelas, kadar alkohol dapat terkandung di dalam ASI selama 2-3 jam.2

2. Ikan bermerkuri tinggi

Ikan memang merupakan salah satu sumber protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk mendukung perkembangan otak si Kecil. Akan tetapi, beberapa ikan yang mengandung merkuri tinggi sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui. Kadar merkuri yang terakumulasi di dalam ASI, dapat memengaruhi sistem saraf dan perkembangan otak si Kecil, Bu.3

Jika Ibu ingin makan ikan saat sedang menyusui, pilih ikan yang berukuran lebih kecil dan bukan merupakan jenis ikan predator, ya, Bu. Ikan jenis ini kadar merkurinya relatif sangat rendah. Dan hindari beberapa jenis ikan bermerkuri tinggi seperti makarel, tuna, dan tenggiri.

3. Makanan mentah

Pantangan makanan lainnya untuk ibu menyusui adalah makanan mentah, misalnya sashimi, kerang, ataupun susu yang tidak dipasteurisasi. Makanan mentah bisa jadi sumber infeksi yang tak hanya berbahaya bagi Ibu tapi juga bagi si Kecil.

Ibu menyusui harus menghindari makanan mentah.

Makanan mentah berpotensi membuat Ibu mengalami keracunan akibat infeksi bakteri. Nah, bakteri ini kemudian dapat diserap ASI dan memengaruhi si Kecil, Bu.

Nah, itulah daftar pantangan makanan untuk ibu menyusui. Catat baik-baik mana yang mitos dan mana yang fakta, ya, Bu. 

 

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Ibu


Temukan Topik Lainnya

1. Goun Jeong, et al. 2017. Maternal food restrictions during breastfeeding. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5383635/ [Diakses 16 Juli 2022]

2. CDC. 2021. Alcohol. Diambil dari: https://www.cdc.gov/breastfeeding/breastfeeding-special-circumstances/vaccinations-medications-drugs/alcohol.html [Diakses 16 Juli 2022]

3. Karolina Karz, et al. 2020. Foods to Avoid While Breastfeeding? Experiences and Opinions of Polish Mothers and Healthcare Providers. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7352950/ [Diakses 16 Juli 2022]



Artikel Terkait