mood anak senang

Ide Kegiatan Seru di Rumah yang Membuat Mood Anak Senang

detail-fb detail-wa detail-twitter

Anak-anak sejatinya berjiwa bebas. Mereka suka bermain, berlarian, melihat hal-hal baru, serta melakukan apa pun yang menarik baginya. Tak heran jika si Kecil akan merasa bosan ketika melakukan sesuatu yang sama dalam kurun waktu yang lama. Ia akan selalu mencari hal-hal baru yang lebih menarik hatinya. Bahkan bukan tak mungkin, mood si Kecil jadi jelek jika ia berdiam diri di rumah saja.

Ketika si Kecil merasa bosan dan mengalami mood jelek, ia mungkin akan kesulitan mengungkapkan perasaannya1. Itu sebabnya, si Kecil memerlukan interaksi dan kegiatan positif untuk dilakukan bersama Ibu dan keluarga, yang tak hanya menyenangkan hatinya tetapi juga membantunya belajar mengelola mood. Penelitian juga menunjukkan bahwa faktor emosi orang tua, baik itu secara positif atau tidak, berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan anak mengatur emosi mereka2.

Jadi, pastikan Ibu memilih kegiatan-kegiatan positif yang dapat membuat mood anak senang dan bersemangat. Berikut 6 ide kegiatan di rumah yang bisa Ibu coba bersama si Kecil.

Bikin Camilan Bersama

Pernahkah Ibu melarang si Kecil mengonsumsi sesuatu karena khawatir pada faktor keamanannya dan berpikir makanan tersebut kurang bergizi? Mungkin si Kecil pernah merengek ingin membeli jajanan di sekolah seperti teman-temannya, atau minta dibelikan snack tertentu di supermarket namun Ibu menolaknya.

Nah, sesekali Ibu bisa mengajak si Kecil membuat camilan bersama. Pilih makanan yang sudah lama diinginkannya, atau belum pernah ia coba namun populer di kalangan anak-anak sebayanya, misalnya egg & cheese crepes, bola cokelat, atau sate buah pelangi.

Les di Rumah

Salah satu hal yang membuat mood anak senang adalah jika ia bisa melakukan hal-hal yang disukainya. Misalnya si Kecil suka menari, menggambar, atau mengutak-atik barang. Nah, kenapa Ibu tidak memasukkannya ke dalam kursus? Jika saat ini kondisinya masih mengkhawatirkan untuk datang ke tempat kursus, Ibu bisa mendaftarkan si Kecil untuk mengikuti kursus online dari rumah.

Selain membantu menggali dan mengasah bakat si kecil, les di rumah ini juga bisa mengisi kekosongan waktu ketika Ibu atau Ayah tak bisa menemani si Kecil beraktivitas di rumah. Si Kecil tak akan sempat merasa bosan karena ada hal menyenangkan yang bisa dilakukannya.

Libatkan Anak untuk Membantu Ibu Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Ajak anak untuk membantu Ibu dalam menjaga kebersihan rumah. Tetapkan satu atau dua hari dalam seminggu untuk ia membantu merapikan rumah. Tapi, pilih aktivitas yang bisa dilakukan sesuai usia dan kemampuannya ya, Bu. Misalnya merapikan tempat tidur, membereskan ruang keluarga, menyapu lantai, atau menjemur pakaian.

Membantu pekerjaan rumah tangga bukan sekadar mengajarkan kemandirian pada si Kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang membantu Ibu melakukan pekerjaan rumah tangga cenderung merasa lebih nyaman dan tenang saat di rumah3. Penelitian serupa juga menunjukkan bahwa manfaat dari melibatkan anak-anak dalam pekerjaan rumah tangga adalah meningkatnya rasa tanggung jawab, harga diri yang lebih tinggi dan empati yang lebih besar4.

Itu artinya, secara tidak langsung, Ibu membantu menjaga mood anak senang selama di rumah, kan?

Piknik di Halaman Rumah

Kegiatan yang satu ini mungkin sangat jarang atau bahkan belum pernah dilakukan si Kecil. Jadi, tak ada salahnya Ibu benar-benar serius mempersiapkan kebutuhan piknik di halaman rumah ini. Mulai dari tikar, aneka makanan dan minuman, camilan, hingga permainan.

Lakukan saat akhir pekan agar semua anggota keluarga bisa ikut piknik bersama. Pilih waktu yang tepat saat sinar matahari bersahabat, misalnya pukul 10 pagi atau pukul 3 sore.

Setelah makan, jangan langsung beberes dan masuk ke rumah. Lakukan permainan-permainan seperti ludo, ular tangga, ataupun lempar tangkap bola. Beraktivitas di luar ruangan memungkinkan si kecil bebas bergerak dan berteriak. Ia juga akan mendapat manfaat dari paparan sinar matahari dan udara bersih, yang berkontribusi pada perkembangan fisik dan mentalnya5. Itu sebabnya kenapa beraktivitas di luar ruangan bisa membuat mood anak senang.

Berkemah di dalam Rumah

Punya tenda yang hanya digunakan untuk sesekali saat kemping? Kali ini, keluarkan tenda dan pasang di dalam rumah, misalnya di ruang keluarga atau di dalam kamar. Gelar matras dan letakkan bantal-bantal empuk di dalamnya. Tempelkan hiasan bintang glow in the dark di langit-langit tenda. Matikan lampu, dan nikmati sensasi berkemah meski dari dalam rumah.

Berkemah di dalam rumah bisa jadi penyemangat buat si Kecil, karena ia akan merasa seolah-olah sedang berlibur di tempat yang baru. Ini juga bisa jadi selingan yang menyenangkan ketika ia bosan dengan suasana kamarnya.

Belajar Berkebun

Kegiatan berkebun belakangan jadi tren yang banyak dilakukan orang. Kalau Ibu termasuk salah satunya coba sesekali ajak si Kecil ikut berkebun bersama. Selain tanaman hias, Ibu juga bisa menanam aneka sayuran yang cepat panen untuk kemudian dimasak dan disantap bersama.

Kegiatan berkebun menawarkan stimulus unik yang dapat menarik perhatian dan minat si Kecil. Ia mungkin penasaran pada bebatuan, bunga, tanah, ataupun rumput yang ditemuinya selama berkebun. Jika si Kecil sedang berada di usia di mana rasa ingin tahu dan dorongan untuk belajar begitu tinggi, kegiatan berkebun tak akan membosankan baginya5.

Ibu bisa berikan tanggung jawab untuk menjaga dan merawat satu tanaman sayur tertentu. Ingatkan ia untuk menyiramnya setiap hari, dan memastikan tanamannya mendapat sinar matahari yang cukup. Ketika tiba waktu panen, ajak ia untuk menikmati hasil panennya bersama-sama. Si Kecil pasti senang dan bangga bisa makan makanan bergizi dari hasil berkebunnya.

Bagaimana, apakah salah satunya ada yang sudah mulai Ibu lakukan di rumah? Pasti seru ya, Bu. Satu hal yang tak boleh terlupa, agar mood anak senang harus ditunjang dengan asupan bernutrisi dan berkualitas. Pasalnya, saluran pencernaan turut mempengaruhi otak dalam hal mengatur perilaku, emosi, dan logika. Sebaliknya, otak akan mempengaruhi saluran cerna dalam menyerap nutrisi yang dikonsumsi anak. Pola kerja ini yang membuat otak memproduksi hormon serotonin yang menciptakan perasaan senang dan nyaman pada si Kecil ketika saluran cernanya baik.

Selain asupan bergizi, Ibu juga bisa berikan susu Bebelac 3 yang diformulasikan khusus dengan kandungan FOS GOS rasio 1:9, minyak ikan, omega 3, omega 6, dan 13 vitamin 9 mineral. Dukung pencernaan yang baik (happy tummy), akal kreatif (happy brain), dan hati yang besar (happy heart), dukung anak tumbuh hebat.

Masih banyak kegiatan lain yang bisa membantu perkembangan anak. Ibu bisa dapatkan informasi lengkapnya di sini. Selamat bersenang-senang dengan buah hati tercinta, ya, Bu.


Sumber:

  1. Manuel Sprung, et al. 2015. Children’s emotion understanding: A meta-analysis of training studies. Retrieved from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4576850/.[Diakses 4 Januari 2021]
  2. Bariola, E., Gullone, E., & Hughes, E. K. 2011. Child and adolescent emotion regulation: The role of parental emotion regulation and expression. Clinical child and family psychology review, 14(2), 198.
  3. Nobue Nakahori, et al. 2016. The Relationship between Home Environment and Children's Dietary Behaviors, Lifestyle Factors, and Health: Super Food Education School Project by the Japanese Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technologyy. Retrieved from: https://www.researchsquare.com/article/rs-6740/v1.pdf [Diakses 3 Januaryi2021]
  4. Brown, P. 2014. The benefit of chores. Early Years Educator, 16(7), 21-23.
  5. Gabriela Bentoa and Gisela Dias. 2017. The importance of outdoor play for young children's healthy development. Retrieved from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6806863/ [Diakses 2 January 2021]