10 Tips agar Cepat Melahirkan dengan Mudah

detail-fb detail-wa detail-twitter

Melahirkan adalah tahap akhir dari kehamilan yang selalu dinanti-nantikan oleh para orang tua. Pasalnya, setelah kurang lebih 9 bulan mengandung, maka kita akan kedatangan bayi. Nah, sebelum hari ini tiba, baiknya jika untuk menyiapkan segalanya.

Tanda-tanda Ibu Akan Melahirkan

Salah satu yang paling penting adalah mengetahui tanda-tanda melahirkan. Sebab proses melahirkan setiap wanita akan berbeda. Secara normal, ada beberapa tanda-tanda fisik yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

1. Munculnya Kontraksi Palsu (Braxton-Hicks)

Keadaan pertama yang akan dirasakan oleh seorang ibu hamil ketika melahirkan adalah munculnya kontraksi palsu yang disebut Braxton Hicks. Hal ini merupakan keadaan dimana perut mengalami pengencangan yang rasanya akan datang dan pergi.

Ibu tidak usah panik sebab kontraksi palsu ini tidak akan sekuat ketika kontraksi asli terjadi. Durasinya biasa akan berlangsung 30 hingga 120 detik. Cara mengatasinya adalah Ibu cukup mengubah posisi agar menjadi lebih rileks.

Bukan hanya itu, perbedaan kontraksi asli dan palsu lainnya adalah kontraksi palsu hanya akan terasa di sekitar area perut atau panggul, sedangkan kontraksi asli akan terjadi di sekitar bawah punggung dan akan berpindah ke bagian depan perut.

2. Pecahnya Air Ketuban

Salah satu tanda akan melahirkan yang paling umum diketahui adalah pecahnya air ketuban. Tidak sedikit Ibu hamil yang akan merasakan kontraksi terlebih dahulu sebelum air ketuban pecah. Selain itu, ada juga Ibu yang mengawalinya dengan pecah ketuban lal berkontraksi.

3. Timbulnya Rasa Nyeri

Tanda-tanda Ibu akan melahirkan adalah timbulnya rasa nyeri pada punggung, sakit perut, hingga kram seperti saat sedang mengalami masa pramenstruasi.

4. Mengalami Kesulitan Tidur

Ketika seorang ibu di usia akhir kehamilannya mengalami kesulitan tidur di malam hari, maka bisa jadi ini merupakan gejala akan melahirkan. Maka dari itu, Ibu sebaiknya memperbanyak istirahat atau tidur di siang hari agar tenaga untuk bersalin tetap terjaga.

5. Meningkatnya Frekuensi Buang Air Kecil

Dengan meningkatnya frekuensi buang kecil, maka hal ini menandakan bahwa Ibu tidak lama lagi akan melahirkan. Pasalnya, beberapa pekan atau jam sebelum persalinan, sang buah hati akan turun ke rongga panggul. Maka secara otomatis, hal ini akan membuat rahim menekan kandung kemih.

Tips agar Cepat Melahirkan dengan Mudah

Ketika tanda-tanda di atas telah muncul, Ibu tidak boleh panik. Sebab hal ini akan memperlambat proses bersalin. Bagaimana agar bayi cepat lahir? Ada beberapa hal yang bisa Ibu lakukan. Yuk, simak cara mempercepat kelahiran bayi secara normal berikut ini:

1. Memperbanyak Jalan Kaki

Salah satu cara mempercepat kelahiran bayi secara normal adalah dengan berjalan kaki. Berjalan kaki santai dipercaya efektif merangsang posisi bayi untuk segera masuk ke jalan lahir. Saat melakukannya, pastikan melakukannya dengan santai dan minta orang terdekat untuk menemani Ibu. Sebaiknya jangan jalan terlalu jauh, siapa tahu tiba-tiba Ibu mengalami kontraksi yang dinanti-nanti itu.

2. Melatih Relaksasi

Jika Ibu mengikuti kelas prenatal, mungkin Ibu sering berlatih duduk dan relaksasi di atas bola karet besar yang elastis namun stabil menyangga tubuh. Beberapa teori menyatakan bahwa duduk dan mengayun perlahan di atas Birthing Balls ini dapat membantu bayi untuk bergerak ke posisi jalan lahir secara alami. Tapi, jangan terlalu bersemangat. Usahakan saat melakukannya Ibu juga ditemani oleh instruktur kelas prenatal agar lebih aman.

Baca Juga: Cara Mengatasi Bayi Telat Lahir

3. Menstimulasi Produksi Hormon

Nah, selain dua hal tersebut di atas, stimulasi produksi hormon juga bisa dilakukan agar cepat melahirkan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Melakukan Hubungan Intim Dengan Santai

    Tips agar bayi cepat lahir salah satunya adalah dengan berhubungan suami istri. Hubungan intim telah lama diketahui sebagai salah satu cara mempercepat proses menuju kelahiran. Namun, hubungan intim saat menjelang waktu kelahiran harus dilakukan dengan relaks dan tenang. Hubungan intim juga tidak boleh dilakukan bila air ketuban Ibu sudah pecah atau dokter menyarankan untuk tidak melakukannya demi keamanan kandungan.

    Mengapa hubungan intim dapat mempercepat kelahiran? Karena kegiatan ini memicu produksi hormon Oxytocin yang dapat menimbulkan kontraksi pada rahim Ibu. Selain itu, bila pasangan Ibu mengalami orgasme maka akan keluar cairan semen yang mengandung hormon prostaglandin yang akan membuat rahim Ibu melunak.

  • Melakukan Pijatan Lembut Di Puting Payudara

    Pijatan lembut pada payudara, khususnya puting, juga dapat merangsang produksi hormon oxytocin yang akan menimbulkan kontraksi rahim. Cobalah pijat lembut areola (area kehitaman di sekitar puting) dengan pangkal telapak tangan. Lakukan selama 15-20 menit secara rutin setiap jam. Hormon yang dihasilkan dipercaya dapat mempengaruhi bayi Ibu yang terlambat lahir.

  • Makan Makanan Gurih

    Sebenarnya belum ada teori medis yang membenarkan hubungan antara makan makanan pedas dengan mempercepat proses kelahiran. Namun, sejumlah pihak menyampaikan teori bahwa rahim dan sistem pencernaan terhubung dengan sistem syaraf yang sama. Sehingga jika Ibu merangsang sistem pencernaan dengan makanan pedas, maka diharapkan secara tidak langsung akan membantu merangsang kontraksi rahim. Tapi, jangan terlalu berlebihan ya, Bu. Jangan sampai Ibu malah menderita diare gara-gara mengkonsumsi makanan pedas terlalu banyak!

  • Minum Teh Raspberry

    Sekali lagi, masih terdapat pro dan kontra tentang manfaat teh raspberry untuk mempercepat kelahiran. Sebenarnya konsumsi teh raspberry sebaiknya dilakukan pada trimester terakhir kehamilan untuk memperkuat rahim menjelang proses melahirkan. Konsultasi dengan dokter kandungan juga sangat disarankan sebelum mengkonsumsi jenis minuman herbal ini. Terutama bagi Ibu yang telah diprediksi harus menjalani persalinan secara caesar, memiliki catatan kelahiran bayi prematur, atau memiliki luka bekas operasi caesar pada kehamilan sebelumnya.

4. Mandi Air Hangat

Cara merangsang kontraksi agar cepat melahirkan adalah dengan mandi air hangat. Hal ini akan membuat Ibu lebih rileks. Ibu juga bisa berendam sembari memasang musik atau alunan favorit.

5. Gunakan Aromaterapi

Jenis wewangian dapat merangsang kontraksi Ibu hamil. Aroma bunga lavender, chamomile, dapat mengurangi rasa sakit, cemas, dan juga mual pada Ibu hamil.

6. Konsumsi Makanan Pedas dalam Jumlah Wajar

Cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan selanjutnya adalah dengan konsumsi makanan pedas. Tips agar cepat melahirkan ini tentunya bisa dilakukan dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan, ya, Bumil.

7. Gunakan Minyak Jarak

Minyak jarak dapat menjadi tips agar cepat melahirkan berikutnya. Minyak ini dikenal hangat dan mampu membuat Ibu hamil lebih rileks.

8. Konsumsi Kurma

Cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan dengan mudah adalah dengan mengonsumsi kurma. Kurma bisa meningkatkan pematangan serviks dan membantu memudahkan jalan lahir.

9. Olahraga dengan Birth Ball

Bola persalinan atau birth ball adalah salah satu tips mudah agar cepat melahirkan. Cobalah Ibu duduk di atas bola persalinan dan ikuti gerakan instruktur olahraga.

10. Pematangan Serviks secara Medis

Ada tips agar cepat melahirkan lainnya, yaitu dengan pematangan serviks secara medis. Dokter kandungan umumnya memberikan obat saat tahap ini. Obat tersebut membantu melembutkan dan menipiskan serviks sehingga akan terbuka selama persalinan.

Jika ibu pernah mendapatkan saran untuk menggunakan obat pencuci perut, jangan pernah melakukannya! Hal ini sangat berbahaya bagi bayi dalam kandungan. Selain beberapa tips di atas, Ibu juga bisa mencari tahu lebih lanjut tentang posisi tidur agar bayi cepat lahir.

Meskipun menanti detik-detik kelahiran yang terlambat bukan sebuah hal mudah, cobalah untuk tetap bersabar. Simpan energi dan yakinlah bahwa si kecil akan segera lahir bila saatnya tiba.