perhatian orangtua, pengaruh mood anak

4 Alasan Pentingnya Perhatian Orangtua untuk Menjaga Mood Anak

detail-fb detail-wa detail-twitter

Apakah si Kecil sering moody, sebentar senang dan bergembira, lalu beberapa saat kemudian ngambek dan menangis? Anak moody bisa disebabkan karena ia kurang perhatian orang tua. Ketika Ibu mendapati suasana hati si Kecil kerap berubah-ubah seperti ini, coba introspeksi diri ya, Bu, siapa tahu ia sedang membutuhkan perhatian orang tua.

Bentuk perhatian dari orang tua bisa berupa kegiatan sederhana seperti bermain. Bermain sangat penting untuk perkembangan sosial, emosional, kognitif, dan fisik anak-anak sejak usia dini. Ini adalah alat alami bagi anak-anak untuk mengembangkan ketahanan saat mereka belajar bekerja sama, mengatasi tantangan, dan bernegosiasi dengan orang lain. Ini memberikan waktu bagi orang tua untuk terlibat penuh dengan anak-anak mereka, untuk terikat dengan anak-anak mereka, dan untuk melihat dunia dari sudut pandang anak mereka1.

Perhatian yang dibutuhkan bukan hanya dalam bentuk materi. Si Kecil juga butuh diajak ngobrol, bermain, ditemani, dan diperhatikan. Ini 5 alasan kenapa perhatian orang tua sangat penting dan memberi pengaruh mood anak.

Membuat Rasa Bahagia

Anak yang bahagia akan tumbuh menjadi anak dengan kepribadian yang baik2. Kebahagiaan anak salah satunya bersumber dari perhatian orang tua, baik saat ia sedang sedih ataupun bergembira.

Dan tahukah Ibu, rasa bahagia akan ikut memberi pengaruh mood anak. Si Kecil mungkin akan marah, ngambek, atau menangis ketika ia mengalami hal-hal yang tak menyenangkan hatinya. Tapi jika ia berada di lingkungan yang membuatnya bahagia, mood jelek itu tak akan berlangsung lama. Begitu penyebab sedih dan kecewanya hilang atau teratasi, ia akan kembali ceria.

Orang Tua akan Lebih Memahami Anak

Mungkin Ibu masih kerap bingung kenapa si Kecil tiba-tiba marah, menangis, atau tantrum. Anak-anak memang belum mampu mengomunikasikan perasaannya dengan baik sehingga seringkali Ibu pun hanya bisa menduga-duga penyebab emosinya tersebut. Padahal penelitian menunjukkan bahwa metode sosialisasi emosi orang tua sehari-hari berdampak pada perkembangan ekspresi emosi anak mereka, yang pada gilirannya berimplikasi pada munculnya gejala4, seperti menangis, gelisah, maupun tantrum.

Di sinilah manfaat perhatian orang tua dalam memahami perilaku anak. Interaksi Ibu dan si Kecil, baik fisik maupun emosional, dapat membantu Ibu mengetahui persis apa yang sedang dirasakan dan dibutuhkannya, hanya dengan melihat perilakunya5. Ketika ia menunjukkan tanda-tanda perubahan mood, Ibu bisa segera membantu mengatasi kesedihan atau kekecewaannya.

Saat si Kecil tiba-tiba mengurung diri di kamar dan menolak bermain dengan teman-temannya, Ibu yang terbiasa berinteraksi intens dengan anaknya akan segera tahu kalau si Kecil mungkin sedang bertengkar dengan temannya. Tanpa membiarkan hal ini berlarut-larut, Ibu bisa segera membujuk, mengajaknya berbaikan dengan temannya, dan membuat ia mau kembali bermain bersama.

Mendorong Perilaku Positif

Menjadi orang tua yang penuh perhatian akan membuat Ibu dan Ayah menjadi teladan yang baik bagi si kecil5. Ibu ingat, kan, kalau anak adalah peniru ulung? Apa pun perilaku baik yang dilakukan oleh orang tua, akan ditiru. Beri contoh agar si kecil lebih mudah mengucapkan “maaf” setelah ia marah dan ngambek, atau, saat sedih, tidak perlu mengamuk dan merusak barang, cukup alihkan kesedihan dengan bermain bersama hewan atau boneka kesayangan.  Ibu pasti bisa kan, jadi role model terbaik untuk buah hati kesayangan?

Membangun Keterampilan dalam Mengambil Keputusan

Perhatian orang tua dalam bentuk dukungan, keterlibatan emosional, dan interaksi yang hangat dengan si Kecil dapat memengaruhi keterampilannya dalam mengambil keputusan (decision making) dan berpikir kritis5. Salah satu cara yang bisa dicoba adalah dengan menyelipkan pesan-pesan moril yang positif melalui ritual pillow talk. Si Kecil akan merekam cerita-cerita yang Ibu sampaikan dan akan menjadikannya sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan saat ia menghadapi sebuah masalah yang mungkin mengganggu mood-nya.

Nah, itulah 5 alasan mengapa perhatian orang tua sangat dibutuhkan dan memberi pengaruh mood anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya. Kemampuan menjaga mood dan mengelola emosi menjadi salah satu keterampilan yang paling penting untuk dikuasai anak-anak, karena hal ini akan memengaruhi pilihan-pilihan yang akan mereka ambil ketika menghadapi masalah kehidupan.

Jadi, pastikan Ibu mencurahkan perhatian sepenuhnya untuk mendukung keterampilan si Kecil dalam menjaga mood yang baik, ya. Jangan lupa juga untuk selalu memenuhi kebutuhan gizinya, termasuk memberikan Bebelac 3 yang diperkaya dengan DHA, omega 3 dan omega 6. Susu ini juga mengandung prebiotik FOS GOS dengan rasio 1:9 serta 13 vitamin dan 5 mineral. Seperti yang Ibu ketahui, nutrisi tepat mampu menunjang saluran pencernaan yang baik (happy tummy), akal yang kreatif (happy brain), dan berhati besar (happy heart) sehingga anak tumbuh hebat.

Perhatian dari Ibu di rumah akan selalu berarti bagi si Kecil. Dengan terus memberi perhatian, Ibu dan anak akan saling memahami. Nah, dapatkan tips lain tentang pola asuh di sini, ya, Bu.

 


Sumber sitasi:

  1. Milteer, R. M., Ginsburg, K. R., & Mulligan, D. A. (2012). The importance of play in promoting healthy child development and maintaining strong parent-child bond: Focus on children in poverty. Pediatrics, 129(1), e204-e213. [Diakses 30 December 2020]
  2. Peter N. Stearns. 2019. Happy Children: A Modern Emotional Commitment. Retrieved from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6742924/ [Diakses 28 December 2020]
  3. Gwen Dewar, Ph.D. 2018. Emotion coaching: Helping kids cope with negative feelings. Retrieved from: https://www.parentingscience.com/emotion-coaching.html [Diakses 28 December 2020]
  4. Sanders, W., Zeman, J., Poon, J. et al. Child Regulation of Negative Emotions and Depressive Symptoms: The Moderating Role of Parental Emotion Socialization. J Child Fam Stud 24, 402–415 (2015). https://doi.org/10.1007/s10826-013-9850-y [Diakses 29 December 2020]
  5. Kristyn Wong, et al. 2019. The Role of Mindful Parenting in Individual and Social Decision-Making in Children. Retrieved from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6435956/ [Diakses 28 December 2020]
Tag