umur-bayi-tumbuh-gigi

Berapakah Umur Bayi Tumbuh Gigi? Berikut Tahap Bayi Tumbuh Gigi

detail-fb detail-wa detail-twitter

Memasuki umur bayi tumbuh gigi, Ibu dan Ayah perlu memberi si Kecil perhatian ekstra. Selain menangani si Kecil yang kemungkinan menjadi lebih rewel dari biasanya saat ia tumbuh gigi, penting juga untuk memantau seluruh proses pertumbuhan giginya. Selain memastikan fase pertumbuhan gigi berlangsung sesuai dengan usianya, jangan lupa untuk menjaga kesehatan gigi dan kebersihan mulut si Kecil, ya, Bu! 

Fase Pertumbuhan Gigi

Tumbuh gigi merupakan proses fisiologis yang dialami semua anak. Umumnya dibutuhkan waktu dua tahun hingga gigi bayi tumbuh lengkap. Umur bayi tumbuh gigi adalah sejak usia 6 hingga 30 bulan.1

Proses pertumbuhan gigi anak terbagi menjadi 3 fase, yaitu:

  1. Fase gigi sulung: umumnya terjadi saat bayi berusia 8—14 bulan. Inilah saat pertama kalinya gigi pertama bayi tumbuh. Fase ini akan berakhir saat si Kecil berusia 5—6 tahun ketika gigi tetap mulai tumbuh pada rongga mulutnya. Pada fase ini, rongga mulut anak yang normal terdiri dari 20 gigi sulung (10 gigi pada rahang atas dan 10 gigi pada rahang bawah).2 Di usia 2 tahun, gigi balita mulai lengkap. Umumnya, makanan anak umur 2 tahun mulai bertekstur.
  2. Fase campuran gigi sulung dan gigi tetap: pada masa ini, gigi tetap mulai muncul.2
  3. Fase gigi tetap: terjadi ketika semua gigi sulung sudah tanggal, biasanya pada usia 12 tahun.2

Tanda-Tanda Bayi Tumbuh Gigi

Saat mulai tumbuh gigi, si Kecil biasanya menunjukkan tanda-tanda yang mungkin membuat Ibu dan Ayah khawatir. Namun, dengan mengenali tanda-tanda ini, Ibu dan Ayah dapat lebih tenang mendampinginya. Yuk, kita simak apa saja ciri-ciri pada umur bayi tumbuh gigi:

  • Sulit tidur,3
  • Sering menangis,3
  • Rewel,3
  • Wajah memerah,3
  • Demam,3
  • Diare,3
  • Kehilangan nafsu makan atau menyusu secara sementara,3
  • Mengeluarkan air liur berlebih,3
  • Menggosok telinga pada sisi gigi yang sedang tumbuh,3
  •  Radang pada gigi sulung,3
  • Iritasi pada gusi,3
  • Sering menggigit sesuatu.3

Gejala tumbuh gigi seperti di atas memang akan membuat si Kecil merasa tidak nyaman. Beberapa cara bisa Ibu lakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, misal dengan memberinya teether bersih untuk digigit, atau memijat gusi si Kecil dengan waslap bersih.3

Mengapa Penting Memantau Pertumbuhan Gigi Bayi?

Pertumbuhan gigi si Kecil perlu dipantau sejak dini. Jika terjadi gangguan yang tidak segera ditangani, kerusakan gigi pada anak akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangannya, antara lain:

  • Jika gigi rusak (karies atau gigi berlubang), tampilan gigi menjadi kurang rapi. Hal ini akan memengaruhi kepercayaan diri si Kecil nantinya.2
  • Kerusakan gigi akan berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik anak, misalnya gangguan pertumbuhan rahang, sendi, dan susunan gigi.2
  • Gangguan pada gigi berpotensi membuat si Kecil kesulitan makan hingga akhirnya asupan gizinya kurang optimal.2

Selain teratur memeriksakan gigi si Kecil ke dokter, menyikat gigi anak secara teratur juga berperan penting untuk menjaga kesehatan giginya.2

Menjaga Kesehatan Gigi Bayi

Menyikat gigi merupakan kebiasaan baik yang bisa ditanamkan sejak dini. Ibu dan Ayah bisa melakukannya secara bertahap, diawali dari pembersihan gusi yang menonjol, tanda akan munculnya gigi baru.2

Pada rentang usia bayi 0—1 tahun, Ibu bisa membersihkan gigi si Kecil menggunakan kasa steril yang dililitkan pada jari telunjuk Ibu. Lakukan 2--3 kali dalam satu hari. Lalu, menjelang 12 bulan, Ibu dapat membawanya untuk kontrol pertama ke dokter gigi.2

Saat anak makin besar, Ibu bisa mengajaknya menggosok gigi sendiri menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut sesuai usia mereka.

Yuk, Bu, tetap pantau si Kecil saat memasuki umur bayi tumbuh gigi. Jangan lupa terus jaga kesehatan giginya agar mendukung tumbuh kembangnya makin optimal.


Referensi:

  1. Miami K. Yousif  (update terakhir Desember 2020) Mothers’ False Beliefs and Myths Associated with Teething. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7724255/ (Diakses 17 Oktober 2021]
  1. DR.Drg.M.Fahlevi Rizal,Sp.KGA(K), Dr.Badriul Hegar, Sp.A(K),Ph.D (2016). Kapan Anak Mulai Menggosok Gigi?. Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/kapan-anak-mulai-menggosok-gigi (Diakses 17 Oktober 2021)
  1. Mahtab Memarpour, Elham Soltanimehr, dan Taherh Eskandarian (update terakhir Juli 2015) Signs and Symptoms Associated with Primary Tooth Eruption: A Clinical Trial of Nonpharmacological Remedies. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4517507/ [Diakses 17 Oktober 2021]
Tag