4130565830_1

Mengenali Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Konsumsi MPASI

detail-fb detail-wa detail-twitter

Perdebatan mengenai usia yang ideal bagi si kecil untuk mulai mengonsumsi makanan pendamping air susu ibu (MPASI) masih sering terjadi.

Menurut saran Badan Kesehatan Dunia (WHO), MPASI sebaiknya diberikan saat usia bayi menginjak 6 bulan. Pertimbangannya, pada usia ini pencernaan bayi dianggap sudah siap menerima makanan selain Air Susu Ibu (ASI).

Namun, saat ini muncul pengetahuan baru yang mengatakan bahwa Moms tidak perlu menunggu si kecil berusia 6 bulan untuk memberikan MPASI. Kesiapan untuk mengonsumsi MPASI diukur dari pertumbuhan si kecil, bukan usia.

Ketika sudah siap mengonsumsi MPASI si kecil akan menunjukkan tanda-tanda fisik dan perilaku tertentu. Waktunya tidak selalu di usia 6 bulan. Bisa saja lebih awal dari usia tersebut.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics, setengah dari total jumlah bayi di AS diperkenalkan kepada MPASI jauh lebih awal daripada usia yang dianjurkan WHO.

Bahkan peneliti menemukan bahwa hanya 32,6 persen bayi yang diperkenalkan pada makanan pendamping di usia 6 bulan.

Pengetahuan tersebut tampaknya juga sudah diterapkan oleh para Moms di Indonesia. Beberapa bulan lalu tiga selebritas Tanah Air sempat mengunggah momen pertama si buah hati mengonsumsi MPASI ke akun Instagram.

Beberapa di antaranya adalah Sandra Dewi, Shandy Aulia, dan dr. Reisa Broto Asmoro. Mereka memberikan MPASI kepada anak di usia lebih dini dari 6 bulan.

Lalu, apa saja tanda-tanda si kecil sudah siap konsumsi MPASI? Berikut rangkuman Nakita.id dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

  1. Mampu duduk tegak

    Si kecil dikatakan sudah siap untuk belajar makan MPASI saat ia dapat duduk sendiri dengan tegak. Kesiapan juga ditandai dengan kemampuan si kecil menjaga keseimbangan posisi tubuh ketika kedua tangannya aktif bergerak.

  2. Mampu menegakan kepalanya

    Selain bisa duduk dengan tegak, pastikan si kecil juga sudah bisa menegakan kepala dan lehernya dengan mandiri, tanpa harus bersandar atau diberi bantuan.

    Bayi usia 4-5 bulan pada umumnya sudah sudah bisa menegakkan kepala dan duduk tegak sendiri. Kesiapan si kecil menerima MPASI harus ditandai dengan kesiapan-kesiapan seperti ini.

  3. Membuka mulut saat disodorkan sendok

    Si kecil memiliki insting kapan waktu yang tepat untuk makan. Insting tersebut ditandai dengan refleks membuka mulut ketika sendok didekatkan ke mulutnya.

  4. Tertarik dengan makanan

    Saat si kecil siap untuk mengonsumsi MPASI ia akan menunjukan ketertarikan saat dihadapkan pada makanan. Ketertarikan dapat ditunjukkan dengan usahanya meraih makanan yang sedang Moms makan atau pegang.

  5. Perubahan pola makan dan tidur

    Waktu ideal pemberian MPASI juga ditandai dengan perubahan pola makan dan pola tidur. Si Kecil yang sudah siap MPASI akan meminta susu lebih banyak dibanding biasanya. Tidurnya juga terlihat gelisah dan baru akan tenang setelah diberi susu.

    Nah, jika si kecil sudah menunjukan kelima tanda-tanda tersebut Moms harus siap mempelajari dan merancang menu-menu MPASI.

Sebaiknya untuk 14 hari pertama, si kecil diberi menu tunggal. Tujuannya agar ia belajar mengenal rasa, beradaptasi dengan makanan padat, dan melihat kemungkinan alergi pada bahan makanan tertentu.

Nah, pada hari ke 15 dan seterusnya, sebaiknya Moms memberi MPASI 4 bintang, yakni MPASI yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan serat.

Masak MPASI sendiri tanpa tambahan gula dan garam, serta pastikan teksturnya benar-benar lembut dan mudah ditelan bayi.

Selain hal-hal yang dijelaskan di atas, Moms juga harus bisa memberikan menu dengan variatif agar Si Kecil tidak merasa bosan dan mendapatkan beragam banyak nutrisi.

Nah, bagi Moms yang ingin mendapatkan tips seputar tumbuh kembang Si Kecil dan beragam menu MPASI lezat serta bergizi yang sudah terverifikasi oleh ahli nutrisi kunjungi situs BebeJourney by Bebeclub.

BebeJourney dilengkapi dengan berbagai resep MPASI dan tips yang sudah divalidasi oleh para ahli untuk membimbing Moms di Momen Emas si Kecil untuk dukung kebutuhan nutrisinya.

Tidak hanya itu, BebeJourney juga lengkap dengan beragam fitur menarik lainnya seperti Panduan Tumbuh Kembang dan Poop Tracker untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil optimal di Momen Emasnya.

Ayo Moms tunggu apalagi yuk segera bergabung di BebeJourney dan kunjungi lamannnya dengan klik di sini.

Tag