Kembali ke Tumbuh Kembang

Cek Tabel Berat Badan Bayi Menurut WHO, Sudah Idealkah Perkembangan Si Kecil?

Ibu, berat badan bayi merupakan salah satu tolok ukur seberapa baik tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, yuk, cari tahu berat badan...

4 min
24 Aug 2022
Cari tahu apakah pertumbuhan si Kecil sudah ideal menurut tabel berat badan bayi.

7 ibu tandai artikel ini informatif

Ibu, berat badan bayi merupakan salah satu tolok ukur seberapa baik tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, yuk, cari tahu berat badan ideal si Kecil di tahun pertamanya lewat tabel berat badan bayi WHO berikut! Simak penjelasannya di bawah ini, Bu!

Tabel Berat Badan Bayi yang Ideal

Setiap bayi lahir dengan berat badan yang berbeda-beda, Bu. Namun secara umum, berat badan bayi saat lahir dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu normal (2,5-4,0 kg), berat lahir rendah (< 2,5 kg), serta berat lahir besar atau makrosomia (≥ 4,0 kg).1

Meski begitu, berat badan bayi saat lahir tak selalu bisa menjadi patokan berat badan bayi ideal, Bu. Pasalnya, sebagian besar bayi akan kehilangan sepersepuluh dari berat badan lahirnya selama lima hari pertama. Berat badan si Kecil akan naik kembali dalam lima hari berikutnya, hingga akhirnya kembali ke berat badan saat lahir pada hari kesepuluh.2 Setelah itu, pertambahan berat badan si Kecil akan sangat tergantung pada asupan nutrisinya.

Pantau tumbuh kembang si Kecil secara teratur di Posyandu atau dokter anak, ya, Bu.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah berat badan si Kecil ideal atau tidak? Ibu bisa cek melalui tabel berat badan bayi yang berpedoman pada WHO, yang penjelasannya ada di bawah ini. 

Usia 0-6 bulan

Inilah tabel berat badan bayi yang bisa Ibu gunakan sebagai patokan si Kecil yang berusia 0 sampai 11 bulan.3

Umur Berat Badan (Kg)
Laki-laki Perempuan
0 Bulan 2,5 - 3,9 2,4 - 3,7
1 Bulan 3,4 - 5,1 3,4 - 4,8
2 Bulan 4,3 - 6,3 3,9 - 5,8
3 Bulan 5,0 - 7,2 4,5 - 6,6
4 Bulan 5,6 - 7,8 5,0 - 7,3
5 Bulan 6,0 - 8,4 5,4 - 7,8
6 Bulan 6,4 - 8,8 5,7 - 8,2


Berat badan normal si Kecil saat lahir (0 bulan) adalah 2,5 - 3,9 kg untuk bayi laki-laki, dan 2,4 - 3,7 kg untuk bayi perempuan. Apakah berat lahir si Kecil berada di rentang angka ini, Bu? Jika berat lahir si Kecil di bawah rentang angka tersebut, itu artinya si Kecil termasuk bayi dengan berat lahir rendah. Sedangkan di atas angka tersebut, ia termasuk bayi dengan berat lahir besar.3 

Usia 7-11 bulan

Inilah tabel berat badan bayi yang bisa Ibu gunakan sebagai patokan si Kecil yang berusia 7-11 bulan.3

Umur Berat Badan (Kg)
Laki-laki Perempuan
7 Bulan 6,7 - 9,2 6,0 - 8,6
8 Bulan 6,9 - 9,6 6,3 - 9,0
9 Bulan 7,1 - 9,9 6,5 - 9,3
10 Bulan 7,4 - 10,2 6,7 - 9,6
11 Bulan 7,6 - 10,5 6,9 - 9,9


Untuk si Kecil di atas 6 bulan, rentang berat badan idealnya berdasarkan usia bisa Ibu lihat pada tabel di atas. Pastikan berat badannya berada di rentang angka tersebut, ya, Bu, jangan sampai di bawah karena itu artinya si Kecil masuk kategori underweight, atau di atas karena ia bisa berisiko mengalami kelebihan berat badan.3 

Cara Memantau Berat Badan Bayi Ideal

Ibu, salah satu patokan yang umum digunakan untuk menilai berat badan si Kecil yang ideal adalah dengan melihat berat badannya di usia 6 bulan, yaitu sudah mencapai 2 kali lipat dari berat lahirnya; dan meningkat menjadi 3 kali lipat dari berat lahir saat si Kecil berusia 1 tahun.

Tapi, jangan hanya berpatokan pada berat badan saja, ya, Bu. Selain mengukur berat badan, indikator lain yang bisa Ibu lihat untuk memastikan perkembangan normal pada si Kecil adalah berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala.

Dan untuk memastikan perkembangan si Kecil berada di kisaran ideal, jangan lupa ajak si Kecil ke Posyandu atau dokter anak, agar seluruh pertumbuhannya bisa diukur dengan tepat. 

Selain memantau berat badan, jangan lupa pantau juga lingkar kepala si Kecil.

Lakukan pemantauan secara rutin agar bisa cepat dideteksi seandainya ada kelainan yang terjadi selama pertumbuhan si Kecil. 

Selain berpatokan pada tabel berat badan bayi di atas, Ibu juga bisa memantau tumbuh kembang si Kecil di Bebe Journey, ya. Caranya, setelah mendaftar di Bebeclub dan memasukkan data Ibu dan si Kecil, Ibu bisa mengakses tools Bebe Journey dan pilih fitur Grafik Pertumbuhan. Masukkan berat dan tinggi badan si Kecil, dan cek langsung hasilnya apakah si Kecil memiliki berat badan normal, kurang, atau berlebih. Mudah dan praktis, kan, Bu? 


Reference:

  1. Abdulai Abubakari, et al. 2015. Prevalence of abnormal birth weight and related factors in Northern region, Ghana. Diambil dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4681076/ [Diakses 25 Juli 2022]
     
  2. Rini Sekartini. 2016. Bayi Baru Lahir: Apa yang Perlu Diperhatikan? (Bagian I). Diambil dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/bayi-baru-lahir-apa-yang-perlu-diperhatikan-bagian-i [Diakses 25 Juli 2022]
     
  3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. (2020). Diambil dari http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf  [Diakses 25 Juli 2022]
     
  4. Rini Sekartini, Jeanne-Roos Tikoalu. (2013). Air Susu Ibu dan Tumbuh Kembang Anak. Diambil dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/air-susu-ibu-dan-tumbuh-kembang-anak  [Diakses 25 Juli 2022]
     


 
alt

Kenali apa itu

Kalkulator Nutrisi

Cek nutrisi si Kecil yuk! Sudah sesuaikah dengan kebutuhannya?

Artikel Terkait