Shutterstock 1334307686 77b92cc63b5015d01f1c3a122a7d3747 (2)

Belajar dengan Meniru, Terapkan 5 Kebiasaan Ini di Momen Keemasan Anak

detail-fb detail-wa detail-twitter

Ketika si Kecil memasuki usia 1-2 tahun, si kecil mulai belajar lewat meniru sikap dan tingkah laku orang tua. Pada fase ini, Mama dan Papa harus berhati-hati dalam bersikap dan berbicara nih. Berikan si Kecil contoh yang baik saat di dalam atau di luar rumah.

Pastikan juga Mama selalu lakukan beberapa hal ini ya saat bersama si Kecil. Sebab, semakin lama si Kecil akan meniru kebiasaan baik tersebut dan mengingatnya sampai ia dewasa. Coba simak yuk Ma!

  1. Membiasakan untuk selalu mengungkapkan rasa sayang dan memberikan pujian

    Mama bisa biasakan untuk menunjukkan kasih sayang terhadap si Kecil sejak dini, hal ini punya dampak positif untuk Mama dan si Kecil. Apalagi, ungkapan kasih sayang yang Mama lakukan ini akan selalu dikenang oleh mereka.

    Menurut Prof. DR. dr Soedjatmiko, Sp.A(K),M.Si selaku Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), peran keluarga sangat penting untuk membentuk anak unggul Indonesia. Salah satunya stimulasi, Mama harus berikan contoh yang baik kepada anak dengan bermain, memberikan kasih sayang serta belajar tunjukkan terima kasih atau penghargaan atas jasa orang lain.

  2. Memberikan pemahaman tentang perasaan sedih, senang atau marah

    Sejak dini, si Kecil perlu diberikan pemahaman dan diperkenalkan tentang berbagai jenis emosi. Akui perasaan mereka ketika ia sedang menunjukkan suatu ekspresi. Selain itu, Mama juga bisa memberikan pemahaman mengenai perasaan orang lain ketika sedih, senang atau marah.

    Dengan hal tersebut, secara tidak langsung Mama mengajarkan si Kecil tentang menumbuhkan rasa empati dan cara mengekspresikan kepedulian mereka dengan tindakan yang tepat.

  3. Membiasakan memakai 4 kata ajaib

    Mama pasti sudah sering mendengar 4 kata ajaib ini ya; tolong, terima kasih, permisi dan maaf. Jika Mama sering menggunakan kata-kata tersebut, si Kecil yang suka meniru juga akan mengucapkannya dan semakin lama akan menjadi sebuah kebiasaan baik. Hal ini merupakan dasar bersopan santun atau tata krama untuk si Kecil tumbuh jadi anak hebat.

    Stimulasi juga bisa Mama lakukan dengan mengajarkan si Kecil beterima kasih ke orang lain di sekitarnya. Contohnya adalah inisitiatif tunjukkan terima kasih ke tenaga medis seperti yang ada di video klip dari Bebelac dan Isyana Sarasvati “Tunjukkan Hebatmu #TerimaKasihPahlawanHebatku”. Dalam pembuatan video ini, lebih dari 1.600 anak berpartisipasi dan menyampaikan rasa terima kasihnya dengan tulus untuk para pahlawan medis yang berjuang selama pandemi. Coba langsung tonton video-nya Ma, klik di sini ya!

    Dengan adanya video ini, Bebelac ingin mendukung Mama untuk bersama membesarkan anak-anak hebat yang cerdas, berani, dan baik hati. Pasti Mama bisa, semangat ya!

  4. Mengajak anak melakukan kebaikan sederhana bersama

    Hal selanjutnya Mama bisa ajak si Kecil untuk melakukan kebaikan sederhana bersama. Misalnya, menjenguk orang sakit, mengambilkan barang, membukakan pintu, memberikan hadiah atau terlibat dalam kegiatan sosial. Beberapa aktivitas sederhana ini juga bisa menumbuhkan rasa empati si Kecil, Ma.

  5. Usahakan untuk berbicara jujur dan realistis

    Untuk melatih kejujuran si Kecil, Mama bisa mulai bangun rasa saling percaya dan hormati privasi mereka. Kejujuran juga berkaitan erat dengan keberanian menghadapi kenyataan, Ma. Hal paling sederhana, Mama bisa ceritakan tentang kisah keteladanan tentang kejujuran melalui buku atau video. Meski kejujuran itu terkadang pahit atau menyedihkan, tetap sampaikan ke si Kecil ya Ma.

    Kelima poin di atas merupakan hal-hal sederhana yang bisa menstimulasi kecerdasan emosi si Kecil lho Ma. Mulai terapkan yuk! (WEB)

Tag