Tanda Tanda Kehamilan Di Usia 7 Bulan

Tanda tanda Kehamilan di Usia 7 Bulan

Saat memasuki tri-semester ketiga ada banyak hal yang akan Ibu rasakan, karena masa ini adalah masa yang paling menantang dari fase kehamilan seorang Ibu. Tidak lama lagi sang Buah Hati akan hadir ke dunia dan momen ini pasti tidak akan Ibu lewatkan begitu saja bukan?

Berikut ada beberapa ciri kehamilan yang bisa membantu Ibu mempersiapkan kehamilan sang Buah Hati dengan matang:

  1. Dalam usia kandungan 28 hingga 40 minggu, janin sudah berkembang dan menjadi semakin matang. Dengan merubah posisi atau bergerak, bayi dapat merespons rangsangan cahaya dan suara. Disamping itu sebagai bentuk komunikasi, Ibu bisa terus berbicara dengan janin karena fungsi telingannya sudah bekerja dengan baik.
  2. Ada banyak perubahan penting yang Ibu akan rasakan dalam periode ini, seperti bentuk tubuh yang mulai membesar disertai berat badan yang bertambah.
  3. Ibu akan susah tidur karena gerakan bayi akan terasa lebih jelas. Hal yang normal apabila Ibu mudah lelah, memiliki nafas pendek dan merasakan nyeri di ulu hati. Jika keluhan yang Ibu rasakan semakin memburuk, sebaiknya hubungi dokter Anda.
  4. Rasa tidak nyaman akan Ibu rasakan, hal ini terjadi karena adanya penambahan berat badan sehingga punggung Ibu akan merasakan tekanan berlebih, sehingga membuat Ibu merasa pegal dan sakit. Panggul dan pinggul akan terasa sangat tidak nyaman karena otot-otot yang sedang meregang, guna mempersiapkan diri untuk kelahiran.
  5. Jika Ibu sering merasa ingin buang air kecil, itu adalah hal yang normal. Seiring perkembangan bayi, kepalanya akan menekan kandung kemih sehingga Ibu akan sering merasa ingin buang air kecil.
  6. Akibat produksi yang berlebih dari hormon progesteron, Ibu akan merasakan perasaan mual. Untuk mengatasinya, Ibu bisa makan lebih sering dengan porsi kecil sepanjang hari dan tentunya menghindari makanan berminyak, pedas dan asam (seperti buah jeruk).
  7. Pada fase kehamilan 7 bulan, rahim Ibu akan melebar hingga tepat berada di bawah tulang rusuk sehingga meninggalkan sedikit ruang untuk paru-paru, akibatnya Ibu akan kesulitan bernafas. Oleh karena itu ada baiknya bagi Ibu untuk berolahraga serta menopang kepala dan bahu dengan bantal ketika beristirahat, agar Ibu terhindar dari sesak napas.