tips-membuat-nasi-tim-bayi

5 Cara Membuat Nasi Tim untuk Bayi

detail-fb detail-wa detail-twitter

Cara membuat nasi tim untuk bayi? Wah, Ibu-ibu pasti sudah jago! Resepnya juga mudah ditemukan di buku masak dan mesin pencarian web. Mulai dari nasi tim klasik, seperti nasi tim ayam dan nasi tim daging, hingga nasi tim kombinasi yang memadukan daging sapi atau ayam, sayur hingga keju. 

Praktis dan mudah dibuat. Alasan ini menjadikan nasi  tim sebagai salah satu menu MPASI andalan untuk bayi usia 9-12 bulan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara membuat nasi tim untuk bayi agar nutrisinya tetap terjaga. Simak, yuk, Bu!

Kombinasikan Daging dan Sayur

Saat memasuki usia 9 bulan, tekstur makanan bayi pun semakin meningkat. Nasi tim menjadi salah satu pilihan yang tepat, teksturnya lebih kental dan padat dibanding bubur saring, isinya pun beragam serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi si Kecil. Agar gizinya lebih tercukupi, sebaiknya semangkuk bubur tim mengandung kombinasi protein hewani dan serat, seperti ati, ikan, dan berbagai jenis sayuran seperti wortel dan brokoli1.

Sesuaikan Bujet

Dilihat dari kandungan gizinya, makanan organik dan non-organik memiliki kandungan gizi yang tdiak jauh berbeda. Tetapi, bahan makanan organik memiliki keunggulan antara lain adalah lebih kaya antioksidan karena tidak terpapar bahan kimia sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, kesehatan jantung dan aman digunakan untuk anak berkebutuhan khusus2.

Namun tak bisa dipungkiri, harga bahan makanan organik memang lebih mahal. Jadi, memakai bahan organik atau non-organik, bisa disesuaikan dengan bujet Ibu dan kebutuhan anak, ya, Bu. Yang paling penting, pilih sayuran dan daging segar dan bukan bahan makanan beku sebagai MPASI anak.

Gunakan Air Kaldu

Kunci yang membuat nasi tim untuk MPASI si Kecil sedap terletak pada air kaldu yang digunakan sebagai campuran memasak nasi tim. Ibu bisa menggunakan kaldu dari tulang sapi atau ayam yang mengandung banyak kalsium, magnesium, kalium dan fosfor yang bermanfaat meningkatkan kekuatan tulang dan gigi bayi3.

Untuk memudahkan, Ibu bisa membuat kaldu sekaligus dalam porsi besar dan kemudian membaginya dalam ice cube atau plastik sesuai kebutuhan makan si Kecil. Tulis tanggal pembuatan dan simpan dalam freezer untuk digunakan secara berkala. Dalam keadaan beku, kaldu bisa bertahan 3-6 bulan3. Membuat kaldu memang tidak sulit, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Menyiapkannya dalam bentuk beku dapat mempersingkatkan waktu masak Ibu di dapur.

Menghangatkan Nasi Tim dengan Cara yang Tepat

Ibu bisa memanaskan nasi tim menggunakan microwave atau kompor biasa. Sama seperti memanaskan makanan bayi pada umumnya, nasi tim yang dihangatkan harus benar-benar sampai panas dan mengeluarkan uap.  Bila Ibu menyimpan nasi tim dalam container penyimpan makanan dan ingin memanaskan menggunakan tetap dalam kontainer, siapkan air panas dalam panci, kemudian masukkan kontainer hingga benar-benar panas dan terlihat beruap4. Pastikan kontainernya terbuat dari bahan tahan panas ya, Bu.

Setelah dipanaskan, diamkan sejenak agar makanan menjadi hangat sebelum disajikan kepada si Kecil. Dan jangan lupa, nasi tim hanya boleh dihangatkan sekali saja. Makanan sisa harus dibuang apalagi bila telah tersentuh mulut bayi atau sendok makan bayi karena bisa jadi telah terkontaminasi dengan bakteri4.

Cicipi Makanan Sebelum Diberikan pada si Kecil

Rasa gurih nasi tim didapat dari kaldu sapi atau ayam serta tumisan bawang putih dan bawang bombay. Oleh sebab itu, penting membuat kaldu dengan benar. Namun, bila dirasa perlu menambahkan sedikit garam agar anak makan lebih lahap, Ibu boleh menambahkan sedikit gula dan garam. Jangan lupa untuk mencicipinya sebelum memberikan pada si Kecil untuk memastikan rasa serta kualitas bubur tim ini. Bisa saja, kan rasanya berubah selama masa penyimpanan di dalam kulkas atau freezer.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memang tidak melarang penggunaan gula dan garam pada MPASI untuk anak di bawah usia 1 tahun5. Jadi, sangat dianjurkan untuk membuat MPASI tanpa gula ataupun garam6. Namun dalam kondisi tertentu, penambahan garam dalam MPASI untuk bayi hingga usia 12 bulan adalah kurang dari 1 gram sehari7.

Selamat bereksplorasi membuat aneka variasi nasi tim, ya, Bu. Dengan memperhatikan 5 hal dalam cara membuat nasi tim untuk bayi seperti di atas, nasi tim buatan Ibu pasti jadi lebih sehat dan lezat. Untuk menambah koleksi resep  dan informasi seputar MPASI, temukan panduan lainnya di sini. Selamat mencoba!
 


Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan. 2018. Apa Saja Menu MP ASI Sederhana untuk Tahap Awal? Diambil dari https://promkes.kemkes.go.id/?p=8940  [Diakses 12 Juni 2021]
  2. Lusia Kus Anna. 2017. Perlukah MPASI Terbuat dari Bahan Organik? Diambil dari https://health.kompas.com/read/2017/03/04/130000123/perlukah.mpasi.terbuat.dari.bahan.organik.?page=all  [Diakses 12 Juni 2021]
  3. Riska Herliafifah. 2021. Kaldu untuk MPASI, Mulai dari Bahan, Cara Membuat, Sampai Menyimpannya. Diambil dari https://hellosehat.com/parenting/bayi/gizi-bayi/kaldu-untuk-mpasi/  [Diakses 12 Juni 2021]
  4. Bebeclub. 2019. Tips Menghangatkan dan Mempersiapkan Makanan Bayi. Diambil dari https://bebeclub.co.id/artikel/detail/bayi/nutrisi/tips-menghangatkan-dan-mempersiapkan-makanan-bayi  [Diakses 12 Juni 2021] 
  5. Dr.Lina Ninditya, Dr.Siti Rayhani Fadhila. 2016. Memberi Makan pada Bayi: Kapan, Apa, dan Bagaimana? Diambil dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memberi-makan-pada-bayi-kapan-apa-dan-bagaimana  [Diakses 12 Juni 2021] 
  6. WHO Guideline. 2020. Salt Reduction. Diambil dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/salt-reduction [Diakses 19 Juli 2021]
  7. NHS Journal. 2021. Salt: The Facts, Eat Well. Diambil dari: https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/salt-nutrition/ [Diakses 19 Juli 2021]