9 10

Membantu Si Kecil Berlatih Bicara

detail-fb detail-wa detail-twitter

Tak terasa, Si Kecil Ibu sudah semakin besar, ya. Di usia 9-10 bulan saat ini, dia sudah semakin mahir babbling atau mengoceh. Dia juga mulai berusaha menirukan suara yang didengar walau belum sempurna. Menggemaskan sekali, bukan? Tentu saja, perkembangan setiap anak berbeda-beda. Karena itu, Ibu sebaiknya Ibu tetap berupaya menstimulasi kemampuan bicaranya dengan sering mengajaknya mengobrol. Kenapa? Psst, para ahli bahkan mengatakan bahwa bayi perlu mendengar sebuah kata sebanyak 500 kali sebelum bisa mengucapkannya. Jadi, semakin sering Ibu mengucapkan sesuatu, maka akan semakin cepat Si Kecil bisa bicara. Ada beberapa cara untuk menstimulasi dan melatih Si Kecil bicara. Semuanya, bisa Ibu lakukan di rumah sambil beraktivitas dengannya. Apa saja ya? Yuk simak lebih lanjut.

Gunakan baby talk

Menggunakan baby talk, atau berbicara ala bayi dengan suara animatif dan nada yang lebih lambat adalah hal yang biasanya secara natural dilakukan oleh setiap Ibu. Benar kan, Bu? Biasanya, saat melihat Si Kecil, Ibu menjadi gemas dan otomatis menggunakan bahasa yang cadel ala bayi untuk berkomunikasi. Nah tahukah Ibu, penelitian membuktikan bahwa berbicara dengan baby talk sangat bermanfaat untuk perkembangan linguistik atau bahasa Si Kecil, lho. Studi menemukan, bahwa mereka akan lebih lama memberikan perhatian pada orang dewasa yang menggunakan bahasa dan nada yang khusus ditujukan untuk mereka. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh University of Washington dan University of Connecticut pada 2014 juga menemukan bahwa Si Kecil yang diajak mengobrol dengan bahasa ala bayi, cenderung memiliki kosakata yang lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak menggunakannya, lho. Namun jangan lupa, saat Si Kecil beranjak lebih dewasa di usia 3 tahun, pelafalan mereka akan lebih baik dan mereka akan belajar lebih banyak menggunakan bahasa selayaknya orang dewasa untuk berkomunikasi. Karena itu secara perlahan kurangi penggunaan baby talk di saat Si Kecil mulai bisa melafalkan kata-kata dengan baik, ya.

Cara Menstimulasi Kemampuan Bicaranya

Banyak cara sederhana yang bisa Ibu lakukan untuk menstimulasi kemampuan bicaranya. Nah yuk, simak beberapa tips berikut untuk membuat Si Kecil lancar berbicara:

  • Narasikan kegiatan Ibu pada Si Kecil. Walau belum bisa berbicara dan menjawab, tapi dia mendengarkan, lho! Ceritakan kegiatan Ibu, misalnya: “Ibu ambil popok dulu yaaa..”, atau “Sekarang kita siap-siap ke rumah nenek, yuk,” dan sebagainya. Biarkan Si Kecil melihat Ibu beraktivitas, karena mereka butuh mendengar kata-kata dan mengasosiasikannya dengan gerakan Ibu.  
  • Beri penjelasan saat anak melakukan atau tertarik pada sesuatu. Misalnya katakan, “Yay, bolanya ketemu!” pada saat dia meraih bola. Gunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami.
  • Seringlah mengajak dia mengobrol dan mengulang kata-kata sederhana, serta pastikan dia melihat gerakan mulut Ibu saat bicara. Mengulang kata seperti ‘ba ba ba’ atau ‘ma ma ma’ akan mempermudah mereka untuk belajar bicara. Sahuti mereka saat babbling atau mengoceh. 
  • Ajak dia membaca buku, yuk! Kegiatan ini bisa dilakukan sejak Si Kecil masih bayi. Bantu mereka memahami bahwa buku adalah alat belajar yang menyenangkan. Gunakan buku khusus bayi, misalnya softbook yang lembut atau board book yang mudah dipegang olehnya dan tak mudah rusak.  
  • Menyanyi bersama. Mengajaknya menyanyikan lagu sederhana akan membuatnya mengulang-ngulang suara dan kata-kata, sehingga baik untuk belajar bicara. Musik membuat Si Kecil belajar kosakata, ritme, matematika, kemampuan sosial, imajinasi dan masih banyak lagi.  
  • Ikuti ketertarikan Si Kecil pada sesuatu dan beri penjelasan sederhana. Misalkan saat dia melihat kucing dan berkata, “cing!”, Ibu bisa menimpali dengan berkata: “Iya, ini kucingnya kakek. Kucingnya lucu, ya,” dan sebagainya.

Jika Si Kecil belum bisa banyak babbling dan bicara, jangan terlalu khawatir ya, Bu. Perkembangan setiap anak berbeda dan masih banyak waktu untuk menstimulasinya. Teruslah ajak Si Kecil mengobrol yang disertai dengan kontak mata, ya. Selamat mencoba!

Tag