Panduan Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan dan Menu Ideal

detail-fb detail-wa detail-twitter

Air susu ibu (ASI) adalah asupan nutrisi terbaik yang seharusnya diterima oleh seorang bayi hingga mencapai usia 2 tahun. Namun, ketika usianya telah mencapai 6 bulan, maka ada baiknya untuk memberikan nutrisi tambahan berupa makanan pendamping ASI (MPASI).

Dengan memberikan MPASI kepada si Kecil, maka ia akan berpotensi tumbuh menjadi anak hebat, yaitu anak yang pintar tidak hanya dalam intelegensi (IQ), namun juga pintar dari sisi emosional (EQ). Maka, anak hebat adalah anak yang memiliki rasa peduli terhadap sekitar dan cepat tanggap saat mendapat informasi baru dari lingkungan.

Sebagian ibu mungkin masih merasa bingung untuk merencanakan menu sehat buat si Kecil yang berusia 6 bulan. Kalau tidak direncanakan atau dijadwalkan dengan baik, bisa-bisa si Kecil rewel karena lapar. Akibatnya, Ibu akan kesulitan membentuk rutinitas pola makannya. Karena itu, Ibu perlu mengatur jadwal makan bayi 6 bulan dalam satu hari.

Perlu dicatat dan diingat bahwa bayi 6 bulan memiliki jadwal makan yang berbeda. Namun, sebagian dari Ibu banyak yang bertanya-tanya bayi 6 bulan berapa kali makan? Bayi 6 bulan makan 6-8 kali dengan takaran yang sedikit, tak sama seperti balita.

Jadi, agar Ibu lebih gampang menyiapkan MPASI buat si Kecil setiap hari, ada baiknya untuk menjadwalkan jam pemberian makannya. Berikut ini cara memulai jadwal makan bayi 6 bulan dalam satu hari.

Baca Juga: Resep Puding Buah Naga untuk MPASI

Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan

Di bawah ini jadwal makan MPASI bayi 6 bulan berdasarkan rekomendasi Departemen Kesehatan RI[2]:

  1. 06:00-07:00: ASI dengan jumlah sekehendak bayi
  2. 09:00-10:00: Puree buah, bubur buah, atau sari buah dalam takaran 2-3 sendok makan
  3. 12:00-12:30: ASI dengan takaran yang diinginkan oleh bayi
  4. 14:00-15:00: Puree buah, bubur, atau sari buah sebanyak 2-3 sendok makan
  5. 17:30-18:00: ASI, dalam jumlah yang diinginkan
  6. 20:00-21:00: ASI, sebanyak yang bayi inginkan

Ibu perlu catat, mungkin saja jadwal makan bayi 6 bulan berbeda-beda. Namun, agar anak tumbuh hebat, usahakan untuk tidak terlambat mengenalkan si Kecil dengan MPASI.

Untuk memastikan hal ini, Ibu bisa memerhatikan beberapa kelakukan baru yang dilakukan oleh si Kecil.

Tanda Bayi 6 Bulan Siap MPASI

Berikut ciri-ciri fisik ketika si Kecil telah siap menerima MPASI[1]:

  • Bayi telah mampu memperlihatkan kerja mata, mulut, serta tangan dengan lebih teratur.
  • Bayi telah mampu menjangkau dengan benda serta memasukkannya ke dalam mulutnya.
  • Bayi telah menunjukkan rasa ketertarikan serta penasarannya pada makanan yang dikonsumsi oleh orang sekitarnya.

Cara Memberikan MPASI Pertama pada Bayi 6 Bulan

Seperti yang bisa dilihat pada tabel, MPASI berbentuk lumat bisa diberikan 2 kali sehari berupa buah atau biskuit (yang direndam air matang). Untuk takarannya, berikan sebanyak 2-3 sendok, lalu secara bertahap tingkatkan hingga sebanyak 2/3 mangkuk ukuran 250 ml. Berikut ini cara memberikan MPASI pertama pada bayi 6 bulan.

Baca Juga: Cara Memasak Resep MPASI yang Tepat

MPASI yang diberikan berupa makanan lumat seperti daging, ikan, telur, tahu, tempe, serta buah yang telah dilumatkan atau disaring. Sebagai contoh, tomat saring, pisang lumat halus, serta pepaya lumat atau air jeruk manis.

Untuk jenis bubur, Ibu dapat membuat bubur susu maupun bubur ASI. Secara bertahap teksturnya bisa diganti makanan yang lembut setelah usianya mencapai 9 bulan, atau dicincang setelah usianya 12 bulan.

Dengan mengenalkan beragam jenis makanan, baik yang mengandung sumber protein, kalsium, zink, zat besi, buah atau sayur yang mengandung vitamin A, vitamin C, serta float, maka hal ini akan membantu mendukung asupan nutrisi sang buah hati.

Menu MPASI untuk Bayi 6 Bulan

MPASI bayi 6 bulan yang diberikan harus berbentuk puree (dihaluskan hingga jadi bubur kental), dan seiring dengan perkembangan anak teksturnya bisa diubah menjadi mashed (dilumatkan hingga halus)[3].  Berikut ini beberapa menu MPASI yang cocok untuk bayi 6 bulan:

1. Bubur dari Pisang

Pisang memang memiliki beragam manfaat dan hampir semua orang menyukainya. Sebagai bahan makanan pendamping, buah yang satu ini dapat dijadikan bubur. Pasalnya, teksturnya yang lembut tidak akan membuat Ibu kerepotan. Cukup mengambil sedikit demi sedikit menggunakan sendok dan lumatkan sebelum menyuapkannya ke bayi. Banyak kandungan nutrisi dari buah pisang matang, di antaranya serat, vitamin B6, fosfor, niasin, folat, serta potasium[4].

2. Bubur dari Pepaya

Sama seperti pisang, pepaya juga efektif diberikan kepada si keci lkarena zat besi serta asam folat di dalamnya efektif dalam membantu proses perkembangan otaknya. Pepaya juga kaya serat.

3. Bubur Alpukat[5]

Apabila Ibu ingin mengenalkan berbagai macam rasa kepada si Kecil, tidak ada salahnya untuk memberiannya alpukat. Selain tekstur yang lembut, buah ini juga mengandung banyak vitamin seperti vitamin C dan K untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, juga folat dan kalium untuk mengatur tekanan darah, juga serat untuk kesehatan usus.

4. Nasi Tim

Sebagai variasi, Ibu bisa mencoba nasi tim sebagai MPASI. Sebab penyajian nasi tim terbilang mudah. Bahan dasar yang dibutuhkan pun hanya beras, santan, serta garam secukupnya. Ibu juga bisa menambahkan gizi yang bisa didapatkan dari bayam, wortel, atau ikan.

Kini, Ibu tak perlu lagi bertanya-tanya berapa kali bayi 6 bulan makan? Jika Ibu memberikan MPASI pada bayi usia 6 bulan sesuai jadwal secara rutin, maka keadaan ini akan lebih mudah membentuk pola makannya secara rutin serta mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental si Kecil[6]. Dengan tubuh yang sehat si Kecil pun akan tumbuh menjadi aktif dan pintar.

Tag