3 Gangguan Pencernaan Yang Rentan Dialami Anak

Tanda-tanda Si Kecil Mengalami Gangguan Pencernaan

detail-fb detail-wa detail-twitter

Ibu tentunya tidak ingin SI Kecil mengalami sakit perut. Namun ada banyak penyakit yang dapat menyerang perut Si Kecil. Ada yang bisa ibu tangani sendiri di rumah, tapi ada juga yang harus mendapatkan penanganan dari dokter. Itu sebabnya ibu perlu mengetahui tanda-tanda gangguan pencernaan agar ibu dapat segera melakukan tindakan.

Beberapa gangguan pencernaan memiliki kondisi dimana Si Kecil harus segera dibawa ke dokter. Salah satu contohnya adalah regurgitasi atau gumoh. Ibu perlu membawa si Kecil ke dokter ketika ia mengalami gumoh terus menerus (lebih dari 4 kali sehari dalam jumlah yang banyak), berat badan tidak naik atau turun, gangguan menelan, menolak minum, dan punggung sering dikakukan. Muntah juga dapat berbahaya jika Si Kecil merasa nyeri sebelum muntah, isi muntah berwarna hijau,  demam, terlihat lemas, kenaikan berat badan tidak sesuai usia, atau UUB (Ubun-Ubun Besar) menonjol.

Lain halnya dengan konstipasi. Ibu perlu memberikan penanganan serius saat ia mengalami demam, muntah, darah pada tinja, perut membuncit, dan gagal tumbuh. Diare pun memiliki tanda-tanda penangan lebih lanjut jika disertai dengan darah dan Si Kecil tampak menangis kesakitan.

Untuk darah yang keluar bersamaan dengan tinja, ibu harus segera membawa Si Kecil ke dokter untuk diagnosis keluhan apa yang dialami Si Kecil. Ia bisa saja terkena disentri atau mengalami masalah lainnya. Diagnosis segera diperlukan untuk mengetahui tindakan apa yang perlu dilakukan ibu agar tidak terjadi salah tindakan.

Dengan mengenali berbagai tanda-tanda gangguan pencernaan, ibu bisa memberikan penanganan yang tepat bagi Si Kecil agar Si Kecil tidak mengalami gangguan yang lebih parah. Ibu juga dapat menyiapkan berbagai hal sebagai pecegahan agar kesehatan perut Si Kecil tetap terjaga. Temukan kehebatan perut sehat di https://bebeclub.co.id/tummypedia untuk menjadikan Si Kecil hebat.