cara-merawat-bayi-1-tahun

5 Tips Merawat Bayi 1 Tahun yang Mulai Aktif

detail-fb detail-wa detail-twitter

Rasanya menakjubkan ya, Bu, menyaksikan perkembangan si Kecil dari hari ke hari. Bayi 1 tahun kesayangan Ibu kini akan menoleh ketika namanya dipanggil, bisa mengerti beberapa kata sederhana, dan makin bawel mengoceh. Mungkin ia juga sudah bisa mengucapkan beberapa kata berarti. Secara kognitif, ia senang mencari barang-barang yang tersembunyi dan mencoba-coba mainan untuk mencari hubungan sebab akibat. Misalnya senar gitar, mainan yang menghasilkan bunyi ketika dipetik, atau mobil mainan yang menyala ketika tombolnya ditekan1,2

Kemampuan motoriknya pun makin berkembang, dan ia semakin aktif bergerak. Si Kecil sudah bisa merambat untuk berdiri sendiri, bahkan mulai berjalan dengan hanya satu tangan yang berpegangan pada Ibu. Untuk motorik halusnya, Ibu bisa melihat bahwa kemampuan si Kecil dalam menggenggam dan menjepit makin baik, dan bisa memegang botol minumnya dengan mantap1,2 Apa ya yang bisa Ibu lakukan untuk merawat si Kecil yang sudah beranjak besar ini? Berikut ini beberapa cara merawat bayi 1 tahun.

Asuh, Asih, Asah Bayi 1 Tahun

Secara umum, ada tiga kebutuhan dasar si Kecil, yaitu asuh, asih, dan asah. Asuh meliputi kebutuhan fisik si Kecil, misalnya kecukupan nutrisi dan rekreasi, bermain, serta pengobatan bila ia sakit. Asih adalah kebutuhan akan emosi dan kasih sayang, sedangkan asah adalah kebutuhan si Kecil untuk menstimulasi atau mengasah kemampuannya.

Ketiga kebutuhan dasar tadi diperlukan anak sepanjang usianya. Apa saja ya yang bisa Ibu lakukan sehari-hari untuk mencukupi asuh, asih, dan asah pada bayi 1 tahun? Yuk, kita cari tahu bersama.

Baca Juga: Perkembangan Kecerdasan Sosial Anak 1 Tahun

Berikan makanan keluarga untuk MPASI

Di usia 1 tahun, si Kecil membutuhan 550 kkal per hari. Untuk jenis MPASI (makanan pendamping ASI)-nya, diharapkan ia sudah bisa makan makanan yang biasa dikonsumsi keluarga. Makanan bisa dicacah atau ditumbuk kasar, bila Ibu merasa bahwa makanan keluarga masih terlalu kasar untuk si Kecil4 Misalnya, ketika Ibu masak opor, nasi bisa sedikit dilumat dan ayam disuwir-suwir halus sebelum disajikan untuk si Kecil.

Pastinya, makanan si Kecil harus lengkap dan beragam yang mencakup zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral) serta serat. Pastikan si Kecil mendapat cukup zat besi ya, Bu, yang banyak terkandung di daging merah dan hati4. Tidak lupa juga sayur dan buah, sebagai sumber serat, vitamin dan mineral4

Latih anak untuk mengatasi emosi

Pada usia 1 tahun si Kecil juga perlu dilatih untuk bisa mengatasi emosinya. Ketika si Kecil mulai rewel, tetap tenang dan sabar ya, Bu. Si Kecil masih belajar untuk mengenali emosi yang dirasakannya. Di sinilah peran Ibu dan Ayah untuk membimbingnya. Untuk itu, Ibu perlu bersikap responsif. Berikan apa yang diinginkan/dibutuhkan si Kecil agar ia tidak rewel5. Mungkin saja ia merasa lapar, haus, atau mengantuk.

Ibu juga perlu memberikan ketenangan pada si Kecil. Misalnya dengan memeluk dan mengusap-usap punggungnya, sambil mengucapkan kata-kata yang menenangkan. Selain itu, Ibu juga bisa memberi si Kecil selimut atau boneka kesayangannya, untuk memberinya rasa nyaman5. Dengan cara ini, si Kecil akan belajar cara menenangkan diri sendiri.

Terpenting, berikan si Kecil rasa aman dan kasih sayang6 Cara merawat bayi 1 tahun ini akan membuat si Kecil lebih tenang, dan percaya bahwa Ibu dan Ayah akan menolongnya saat ia kesulitan.

Latih kemandirian si Kecil

Si Kecil sudah mulai bisa dilatih untuk mandiri, lho, Bu. Dimulai dengan aktivitas sederhana, seperti menggunakan sendok dan minum sendiri, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, dan belajar menyikat gigi. Ibu juga bisa mengajarkannya melepas pakaian, sepatu, dan kaos kaki, serta meletakkan baju kotor dan meletakkan sepatu di tempat yang seharusnya6

Baca Juga: 6 Cara Memaksimalkan Perkembangan Otak Balita di Rumah

Berikan permainan yang tepat

Permainan pura-pura atau imajinatif, cocok bagi bayi 1 tahun, untuk merangsang imajinasinya. Ibu bisa memberinya boneka, mobil-mobilan, telepon, atau peralatan masak-masakan. Untuk melatih motorik halusnya, Ibu bisa memberi si Kecil cangkir atau mangkuk plastik berisi biskuit, agar ia bisa berlatih mengambil dan menaruhnya kembali ke cangkir atau mangkuk1

Untuk merangsang kreativitas si Kecil, Ibu bisa mengajaknya menggambar, menggunakan krayon, pensil warna besar, dan kertas. Bebaskan si Kecil mencorat-coret sesuai imajinasi dan kreativitasnya, ya, Bu. Alat musik mainan, dan buku cerita bergambar juga bisa Ibu berikan. Untuk merangsang kemampuan kognitifnya, Ibu bisa memberinya puzzle berbentuk balok atau yang kepingannya berukuran agak besar1

Jaga keamanan si Kecil

Selama si Kecil bermain, pastikan selalu keamanan sekitar area bermainnya ya, Bu. Ibu bisa melapisi sudut-sudut meja dengan kain empuk, menutup saklar, dan tidak meletakkan barang pecah belah, seperti guci atau pot keramik di lantai. Sebisa mungkin, awasi selalu ketika si Kecil mulai belajar berjalan ya, Bu. Pastikan pula pintu rumah selalu terkunci dan tangga diberi pagar/penghalang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seru kan Bu mengamati perkembangan bayi 1 tahun sembari menemaninya dalam bertumbuh. Selamat menikmati hari-hari seru bersama si Kecil, Bu dengan tips-tips menarik dari kami ya, Bu!