Tips & Advice Balita

Benarkah Bahwa Perut Sehat Si Kecil Mempengaruhi Daya Tahan Tubuhnya?

Dalam perkembangan Si Kecil, perut memiliki peran yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai pencernaan, perut juga merupakan perlindungan alami bagi tubuh Si Kecil. Perut merupakan pintu masuk berbagai zat ke dalam tubuh, baik itu baik maupun jahat. Zat-zat jahat yang dapat masuk ke dalam tubuh seperti bakteri, virus, dan juga parasit. Perut yang sehat dapat membedakan zat yang berasal dari tubuhnya atau zat asing, sehingga anak lebih toleransi terhadap berbagai jenis makanan dan kebal terhadap beberapa penyakit.

Kurang lebih 40% jaringan dalam perut dibentuk oleh jaringan limfoid yang dikenal dengan nama Gut Associated Lymphoid Tissues atau disingkat GALT. GALT merupakan sistem imun terbesar dalam tubuh manusia. Fungsi GALT dipengaruhi oleh keberadaan makanan dan mikroorganisme di dalam saluran cerna yang berkembang pesat di 1000 hari pertama kehidupan Si Kecil.

Perut juga merupakan tempat bagi mikroorganisme baik yang keberadaannya dapat menstimulasi fungsi imun dalam perut. Mikroorganisme tersebut adalah Bifidobacteria dan Lactobacillus. Kedua mikroorganisme tersebut ditemukan dalam jumlah besar pada perut Si Kecil jika ia mendapatkan ASI eksklusif.

Sistem pertahanan alami Si Kecil diperlukan Si Kecil sebagai mekanisme proteksi selama 4-5 hari pertama kehidupannya. Hal ini dikarenakan sel limfosit yang berperan dalam pertahanan tubuh baru teraktivasi. Seiring bertambahnya umur Si Kecil, sistem pertahanan tubuh Si Kecil akan berkembang. Selain itu, sistem pertahanan tubuh juga bersifat antigen, sehingga lebih efisien pada paparan kedua.

Selain sebagai perlindungan alami, perut juga memiliki banyak kehebatan lainnya. Temukan 7 kehebatan perut Si Kecil serta informasi mengenai kesehatan perut Si Kecil di www.bebeclub.co.id/7kehebatanperut/.

Referensi:

Furness JB, Kunze WA, Clerc N. Nutrient tasting and signaling mechanisms in the gut. II. The intestine as a sensory organ: neural, endocrine, and immune responses. Am J Physiol. 1999 Nov; 277(5 Pt 1): G922-8