Tips & Advice 13-28 Minggu

Tips Melakukan Perjalanan Saat Hamil

Ibu dan pasangan mungkin ingin menikmati saat-saat romantis berdua sebelum si kecil datang? Selama kehamilan Ibu sehat dan masih dalam kurun trimester pertama hingga kedua, jangan tunda keinginan tersebut. Pergi berlibur juga dapat memperkuat hubungan calon orang tua untuk menyambut kehidupan baru bersama si kecil nanti.

 

Periksa Kesehatan sebelum bepergian

Sebelum memesan tiket liburan, sebaiknya konsultasikan pada dokter soal kondisi kehamilan Ibu. Hal ini penting terutama jika Ibu memilih bepergian dengan pesawat terbang. Apalagi jika Ibu berencana pulang saat usia kehamilan 28-32 minggu.

Umumnya maskapai penerbangan akan meminta surat keterangan dokter yang menyatakan Ibu diperbolehkan terbang. Tiap masakapai penerbangan punya kebijakan berbeda. Jadi, jangan lupa mencari informasi sebelum memutuskan bepergian agar perjalanan liburan Ibu lancar.

 

Saat terbang

Naik pesawat udara saat hamil memang bisa meningkatkan trombosit vena. Tapi jangan panik, coba saja tips berikut untuk membantu mengatasinya:


    • Bawa bekal kaus kaki saat bepergian karena kaus kaki ternyata berguna untuk mengurangi kemungkinan terjadinya peningkatan trombosit vena atau DVT (Deep Venous Thrombosit).

    • Selama perjalanan, usahakan untuk minum banyak air putih. Tujuannya untuk mencegah dehidrasi. Jangan lupa untuk menghindari meminum kopi dan teh.

    • Jika waktu perjalanan cukup panjang, sempatkan berjalan-jalan sejenak di sepanjang lorong setiap jam agar sirkulasi darah tetap baik. Tapi hati-hati jaga keseimbangan agar Ibu tidak jatuh.

    • Gerakkan kaki Ibu ke atas dan ke bawah sesering mungkin selama dalam perjalanan untuk membantu memperlancar peredaran darah.

Pada trimester awal, sebagian Ibu masih mengalami morning sickness. Untuk mencegah kemungkinan mual dalam perjalanan, coba makan permen jahe dan banyak istirahat. Relaksasi selama perjalanan juga akan membuat tubuh Ibu nyaman. Saatnya berlibur!


Setelah sampai di tujuan. Ibu pasti tak sabar lagi untuk keluar menikmati suasana tempat berlibur.

Tapi, sebelumnya sempatkan juga memeriksa kembali hal-hal berikut:


    • Catatan medis serta polis asuransi.

    • Daftar nama dan nomor telepon orang-orang yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat, seperti nomor telepon dokter.

    • Daftar lokasi rumah sakit terdekat. Ibu bisa memperolehnya dari kedutaan besar lokal, biro perjalanan (bila Ibu berlibur ke luar negeri) atau hotel tempat Ibu menginap.

    • Hindari berada di bawah terik matahari dalam jangka waktu yang lama, karena kulit Ibu lebih sensitif saat hamil. Jangan lupa gunakan kaca mata hitam dan sunblock.

    • Jika berlibur di daerah tropis, waspada gigitan nyamuk. Ibu bisa menggunakan minyak serai atau memilih fasilitas tempat tidur berkelambu. Jangan sembarang menggunakan obat anti nyamuk yang mengandung zat kimia.

    • Hindari mengemudi kendaraan dan melakukan olah raga air.

Apakah sabuk pengaman dan kantung udara mobil aman bagi kandungan?

Ternyata penelitian membuktikan bahwa sabuk pengaman aman untuk Ibu saat hamil. Yang penting, perhatikan pemasangan yang tepat bagi Ibu hamil adalah di bawah perut melewati panggul. Sedangkan sabuk bagian atas harus berada di atas perut dan menyilang di depan payudara Ibu.

Kantung udara di mobil juga aman untuk Ibu hamil. Tapi Ibu perlu menggeser kursi ke belakang menjauhi dasboard atau stir mobil ya. Ini menghindari himpitan pada perut. Saat kehamilan makin besar, sebaiknya Ibu hamil memang duduk di jok belakang demi kenyamanan dan keamanannya.