makanan sehat bayi 6 bulan
Mom's Pedia 6-12 Bulan

Menyusun Menu Makanan Sehat Untuk Bayi Usia 6 Bulan Ke Atas

Kebiasaan makan yang Ibu ajarkan pada anak akan terekam hingga ia dewasa. Karenanya, sejak dini perkenalkan makanan sehat bayi 6 bulan pada anak dengan mulai menyusun menu mingguan atau bulanan. Yuk, simak tips menyusun menu makanan sehat bayi 6 bulan ke atas di bawah ini.

Terapkan Tumpeng Gizi Seimbang (TGS)

Mempersiapkan makan untuk anak-anak menjadi salah satu tantangan terbesar seorang Ibu. Sebelum mulai menyusun menu, Ibu harus mengetahui kebutuhan energi anak sesuai usianya. Perlu diketahui, anak usia 6-12 bulan membutuhkan energi sekitar 70-80 kilo kalori/kilogram berat badannya.

Menurut buku “Sehat & Bugar Berkat Gizi Seimbang” yang diterbitkan oleh Yayasan Institute Danone – Gizi Untuk Anak Bangsa bersama para pakar*, dikenal Tumpeng Gizi Seimbang (TGS) sebagai panduan bagi orang tua untuk menyusun menu sehat untuk anak. TGS menggambarkan 4 prinsip Gizi Seimbang (GS), yaitu:

  • Menyediakan makanan dalam beraneka jenis
  • Memastikan kebersihan bahan makanan
  • Menyesuaikan asupan makanan sesuai dengan aktivitas fisik
  • Menyesuaikan asupan makanan sesuai dengan berat badan

TGS terdiri atas beberapa potongan tumpeng. Satu potongan besar karbohidrat, dua potongan sedang buah-buahan dan sayur mayur, dua potongan kecil protein hewani dan nabati, dan di puncak terdapat potongan terkecil gula, garam, dan minyak. Luasnya potongan TGS menunjukkan porsi makanan sehat bayi 6 bulan yang harus dikonsumsi setiap hari. TGS dialasi oleh air putih sebagai zat gizi esensial untuk bayi sehat dan aktif.

Resep Makanan Sehat Bayi 6 bulan

Bubur Singkong Saus Jeruk

(untuk bayi umur 6-8 bulan)

Bahan:

• 10 gram tepung beras

• 30 gram singkong putih

• 20 gram tahu putih, haluskan

• 20 gram telur ayam

• 10 gram daun bayam

• 1sdt minyak sayur

• 20 gram tomat

• 150 cc air kaldu ayam

• 50 gram jeruk manis

Cara membuat:

  1. Cairkan tepung beras dengan air kaldu menjadi adonan
  2. Masukkan tahu yang dihaluskan ke dalam adonan dan tambahkan minyak, telur dan singkong yang sudah direbus dan dihaluskan. Masak sambil diaduk terus hingga menjadi bubur
  3. Masukkan daun bayam yang sudah diiris halus dan tomat cincang, aduk kembali hingga sayuran matang
  4. Angkat dan tambahkan air jeruk. Berikan kepada bayi dalam keadaan hangat.

Bubur singkong saus jeruk merupakan salah satu makanan sehat bayi 6 bulan yang memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk Si Kecil. Bubur singkong saus jeruk buat dari beberapa bahan seperti singkong, tahu, daun bayam, telur ayam, jeruk, dan tomat. Masing-masing bahan tersebut memiliki manfaat dan kandungan tersendiri yang baik untuk Si Kecil.

Karbohidrat

Singkong adalah satu sumber karbohidrat yang baik untuk si kecil. Sebagian orang mengatakan untuk tidak terlalu banyak memberikan karbohidrat pada si kecil, akan tetapi ternyata karbohidrat merupakan salah satu makanan yang penting untuk si kecil. Karbohidrat adalah sumber energi berasal serta karbohidrat membantu tubuh anak untuk menggunakan lemak dan protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan sel tubuh.

Protein

Protein adalah satu zat penting untuk tumbuh kembang anak. Protein membantu tubuh Si Kecil membangun sel, memecah makanan menjadi energi, melawan infeksi, dan membawa oksigen. Makanan yang mengandung protein adalah daging, ayam, ikan, tahu, dan tempe. Ibu bisa berikan makanan sehat bayi 6 bulan dalam bentuk bubur yang diberikan potongan daging atau ayam yang sudah di haluskan.

Zat besi

Zat besi diperlukan bagi seorang anak untuk membangun darah yang sehat yang membawa oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh. Makanan yang mengandung zat besi tingkat tinggi termasuk daging merah, hati, unggas dan sayur bayam.

Vitamin C

Vitamin C mempunyai manfaat lebih dari sekadar melawan flu biasa. Vitamin C juga berfungsi untuk menjaga sel-sel tubuh, memperkuat dinding pembuluh darah, membantu tubuh menyembuhkan luka, dan penting untuk membangun tulang dan gigi Si Kecil. Beberapa makanan sehat bayi 6 bulan yang bisa Ibu berikan pada Si Kecil adalah buah tomat, pepaya, jeruk, dan stroberi.

Strategi Menyusun Makanan Sehat

Setelah mengetahui pedoman menyusun menu sehat untuk anak, kini saatnya membuat  strategi agar anak terbiasa makan makanan sehat. Yang perlu diperhatikan adalah:

• Orang Tua Memberi Contoh Makan dengan Menu Sehat sebagai Kebiasaan Menu Keluarga. Wajar jika selera pribadi Ibu terkadang ikut menentukan pemilihan menu. Padahal apa yang tidak Ibu sukai belum tentu tidak baik untuk anak. Ibu harus membuat anak selalu melihat Ibu menikmati makanan sehat. Jika Ibu tak suka makanan tertentu, Ibu bisa memberi contoh bahwa makanan yang tak disukai pun tetap perlu dimakan karena bermanfaat. Anak akan menyukai menu makanan baru yang disukai oleh orang di sekelilingnya. 

• Suasana Makan yang Nyaman. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan. Orang tua jangan memaksa anak untuk makan, karena anak justru akan semakin enggan makan. Dan jika anak enggan makan menu baru, harus diperkenalkan secara perlahan. Yang terpenting, ciptakan suasana makan yang menyenangkan tanpa gangguan.

• Disiplin. Atur jadwal makan menjadi 3 kali makan besar dengan 2-3 kali selingan di antara tiap waktu makan. Tujuannya untuk agar rasa lapar dan kenyang anak terjadi secara alami di waktu yang teratur.

Catatan:

• Pada bayi usia 6-8 bulan, berikan ASI sebanyak 2/3 total kebutuhan energi sehari. Sisanya cukupi dengan MPASI.

• Pada bayi usia 9-12 bulan, berikan ASI sebanyak ½ total kebutuhan energi sehari. Sisanya cukupi dengan MPASI.

• Bayi usia 7 bulan sudah boleh diperkenalkan dengan bubur tim saring dengan campuran sayur dan protein, baik hewani maupun nabati.