Alternate Text
perkembangan janin 2 bulan
Mom's Pedia 1-12 Minggu

Mengenal Perkembangan Janin Usia 1-8 Minggu

Masa Kehamilan adalah momen bahagia yang tidak akan terlupakan. Periode masa kehamilan dibagi dalam tiga tahap, yakni trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. Pada masa trimester pertama berlangsung selama 13 minggu pertama kehamilan, trimester kedua berlangsung dari minggu ke 14 sampai dengan minggu ke 28 kehamilan, dan pada trimester tiga berlangsung dari minggu ke 29 sampai dengan minggu ke 40 kehamilan. Walau secara teori disebutkan bahwa masa kehamilan berlangsung dalam kurun waktu 40 minggu, namun pada kenyataannya Ibu dikatakan mengandung Si Kecil dalam kurun waktu kurang lebih 38 minggu.

Banyak perkembangan Si kecil terjadi di saat perkembangan janin 2 bulan. Perkembangan dan pertumbuhan janin terjadi di Trimester pertama yaitu beberapa organ dalam Si Kecil mulai berkembang. Jika Ibu ingin tahu info lebih lanjut tentang perkembangan janin 2 bulan, simak infonya tahapan perkembangannya Berikut ini:

• Minggu ke – 1

Pada minggu pertama ini, sebenarnya belum terjadi kehamilan. Karena pada minggu ini sebenarnya masih bagian dari periode terakhir menstruasi Ibu. Kehamilan pertama terhitung sejak hari pertama menstruasi terakhir (HPHT). Pada minggu pertama ini, tubuh mulai mempersiapkan kehamilan. Dinding Rahim Ibu akan mulai menebal untuk persiapan bila terjadi pembuahan pada telur oleh sperma. Untuk persiapan bila ada kehamilan, sebaiknya calon Ibu mengkonsumsi asam folat, vitamin, memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan

• Minggu ke – 2

Pada minggu ke 2 terjadi ovulasi dalam tubuh Ibu. Namun sesungguhnya Ibu belum hamil pada minggu ini. Ovulasi adalah pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam rahim menuju ke saluran tuba falopi untuk dIbuahi. Jika pada masa ovulasi ini sel telur dIbuahi oleh sperma maka Ibu akan memasuki masa kehamilan.

• Minggu ke – 3

Telur yang telah dIbuahi akan membentuk zigot. Zigot akan terus membelah dari sel tunggal membelah menjadi dua, kemudian membelah lagi menjadi empat, membelah menjadi delapan, dan seterusnya. Pada saat ini Ibu akan mulai mengalami gejala awal kehamilan yang mirip gejala sebelum haid seperti kembung, kram, nyeri pada payudara dan perubahan mood. Dan pada beberapa wanita bisa timbul spotting (flek) yang disebabkan proses implantasi embrio ke dinding rahim.

• Minggu ke – 4

Pada minggu keempat ini, bayi Ibu disebut sebagai embrio. Terdapat tiga lapisan yang terbentuk pada embrio ini, yakni lapisan endoderm, mesoderm, dan ectoderm. Masing-masing lapisan punya tugas membentuk organnya masing-masing. Pada lapisan endoderm (lapisan dalam) akan menjadi lapisan yang membentuk organ internal seperti hati, paru-paru dan sistem pencernaan. Lapisan mesoderma (lapisan tengah) akan membentuk tulang, otot, ginjal, jaringan, jantung dan sistem vascular, serta organ reproduksi dan pada lapisan ectoderm (lapisan luar) akan membentuk membentuk kulit, mata, rambut, dan sistem saraf. Dan pada minggu ini mulai terbentuk placenta. Pada minggu ini pun sering terjadi keluhan morning sickness.

• Minggu ke – 5

Memasuki usia dua bulan embrio kecil Ibu mulai terlihat walau masih dalam ukuran yang sangat kecil. Perkembangan janin dua bulan ini ada beberapa organ yang mulai terbentuk seperti jantung Si Kecil mulai terbentuk dan berdetak, walau bentuk jantung belum terdiri dari empat bilik dan masih berbentuk saluran tabung. Kemudian otak dan sumsum tulang belakang juga sudah mulai terbentuk, maka tes kehamilan akan positif.

• Minggu ke – 6

Pada minggu ini, janin ibu mulai terlihat sangat kecil, janin tumbuh sangat cepat, kira-kira 1 milimeter per hari. Mulai terlihat bentuk kepala yang lebih besar dibandingkan ukuran tubuhnya. Mulai terlihat tonjolan-tonjolan yang nantinya akan membentuk tangan dan kaki. Pada minggu ini sudah mulai terbentuk 4 bilik pada jantung dan detak jantung Si Kecil sudah mulai bisa dideteksi dengan pemeriksaan USG. Dan minggu ini mulai terbentuk tali pusar yang akan menghantarkan nutrisi dan oksigen ke janin. Gejala yang dirasakan calon Ibu berupa payudara yang membengkak, cepat lelah dan sering kebelet untuk buang air kecil.

• Minggu ke – 7

Di awal minggu ke tujuh ini bentuk Si Kecil masih belum sempurna, tapi di akhir minggu akan lebih mirip bentuk manusia. Badan akan memanjang dan mulai terbentuk siku. Seluruh tulang  dibentuk oleh tulang rawan, yang nanti akan diganti menjadi tulang keras. Dan sudah terbentuk sistem pencernaan, ginjal, hati, limpa dan bahkan appendix. Plasenta tumbuh membentuk seperti bulu-bulu kecil yang disebut villi, yang fungsinya membawa nutrisi dan oksigen dari aliran darah ke janin yang sedang tumbuh.

Karena pertumbuhan plasenta maka akan dihasilkan hormone hCG dalam jumlah besar ke dalam darah. Ini menyebabkan Ibu hamil peka terhadap aroma seperti parfum atau makanan yang menyengat, biasanya akan diikuti oleh rasa mual, perubahan mood, sering berkemih dan merasa sangat lelah. Sebetulnya dengan tingginya hormone HCG ini menunjukkan bahwa kehamilannya sehat.

• Minggu ke – 8

Jika pada minggu lalu tangan dan kaki masih tampak mirip seperti dayung, di minggu ke 8 ini jari kaki dan tangan Si Kecil sudah mulai terbentuk. Selain itu, bentuk dari kelopak mata, bibir, dan pangkal hidung juga sudah mulai terlihat sehingga bentuk muka sudah mulai lebih jelas. Sistem reproduksi mulai terbentuk. Keluhan Ibu masih tetap mual dan perut terasa sakit.

Itulah beberapa informasi mengenai tahap-tahap perkembangan janin 2 bulan yang sebaiknya ibu ketahui. Selain itu pada masa trimester pertama Ibu akan sering mengalami morning sickness, untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya ibu banyak minum air putih dan mengonsumsi makanan yang bergizi agar Ibu dan Si Kecil tumbuh sehat.