Tips & Advice 1-12 Minggu

Vitamin dan Suplemen Saat Hamil

Ibu merasa telah menjalani diet sehat kehamilan? Bagus, pertahankan ya, Bu. Tapi meskipun demikian, bukan tidak mungkin dokter kandungan tetap merekomendasikan suplemen hamil untuk Ibu. Ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ternyata makanan sehari-hari Ibu belum dapat memenuhi batas ideal asupan nutrisi penting bagi tumbuh kembang bayi. Beberapa contoh suplemen hamil yang mungkin akan direkomendasikan dokter adalah:

Vitamin B12 (Terutama Bila Ibu adalah Vegetarian)

Suplemen ini penting bagi pertumbuhan tulang yang kuat dan sehat. Terutama bila Ibu tidak mengkonsumsi susu atau produk hewani.

Asam Folat

Nutrisi ini penting untuk membantu mengurangi resiko bayi lahir dengan cacat, seperti kelainan tulang belakang atau spina bifida. Ibu harus memperhatikan asupan asam folat terutama pada trimester pertama kehamilan (12 minggu).
Selain dengan mengkonsumsi suplemen hamil, asam folat juga banyak terdapat pada bahan makanan alami seperti brokoli, kol, gandum, kacang-kacangan, dan jeruk. Tapi, hati-hati mengolah bahan makanan tersebut ya Bu, karena kandungan asam folat sangat mudah rusak pada pemanasan tinggi.

Zat Besi dan Vitamin C

Selama kehamilan, tubuh Ibu membutuhkan asupan zat besi 2-3 kali lebih banyak. Nutrisi ini penting untuk proses penyaluran oksigen dalam darah, yang penting bagi perkembangan otak bayi.
Jika asupan zat besi Ibu rendah, bayi akan mengambil persediaan dalam tubuh Ibu. Akibatnya, Ibu menjadi mudah lelah dan pucat. Zat besi banyak terkandung dalam daging merah, ayam, ikan, sayuran hijau, sereal gandum, biji-bijian kering, dan kacang-kacangan. Konsumsi zat besi harus diiringi asupan vitamin C yang mencukupi, agar penyerapan zat besi dalam tubuh berjalan optimal.

Lemak Omega (Omega Fat)

Lemak Omega-3 penting bagi perkembangan otak dan mata bayi. Nutrisi ini banyak terdapat pada sarden, salmon, kacang-kacangan, atau biji-bijian seperti labu, kanola, dan kenari. Tapi, Ibu juga harus berhati-hati karena jenis ikan yang kaya Omega-3 ternyata juga mengandung merkuri. Jadi, cukup konsumsi dua kali dalam seminggu dan ada baiknya lengkapi dengan suplemen hamil Omega-3 sesuai anjuran dokter.

Kalsium

Bayi Ibu membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi, yang dimulai sejak usia kehamilan 6 minggu. Sumber kalsium alami seperti susu, keju, daging, dan ikan harus menjadi bagian diet sehat berimbang Ibu selama kehamilan. Tentunya, Ibu ingin kelak ia tumbuh sehat dengan tinggi badan ideal kan?

Kurangi Konsumsi Vitamin A Saat Hamil

Ternyata, tak semua vitamin perlu baik untuk kehamilan. Konsumsi vitamin A dalam jumlah berlebih selama kehamilan dapat berbahaya bagi bayi. Batasi asupan jenis vitamin ini, yang biasanya banyak terdapat pada hati. Akan tetapi ada jenis Vitamin A atau carotene yang baik untuk kehamilan. Ini terdapat antara lain dalam cabe merah, kuning dan oranye, mangga, wortel, ubi, aprikot, dan tomat. Untuk lebih jelasnya, konsultasikan tentang suplemen vitamin A yang tepat selama kehamilan.