Tips & Advice Balita

Anak Susah Konsentrasi di Kelas? Lakukan 4 Tips Berikut Ini

Konsentrasi menjadi hal yang penting dalam kehidupan manusia karena berkaitan dengan usaha memusatkan perhatian atau pikiran pada suatu objek sehingga bisa lebih memahami objek yang sedang diperhatikan secara menyeluruh. Kemampuan konsentrasi bisa mulai terlihat sejak masih anak-anak hingga dewasa. Sejak anak-anak pula, seseorang bisa mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi.

Bila anak susah konsentrasi akan mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatiannya dan menyelesaikan tugas secara sehari-hari. Anak akan mudah lupa berbagai informasi, instruksi, tidak mendengarkan perkataan orang tua dan gurunya dengan baik serta mudah kehilangan barang-barang yang dimiliki.

Dalam proses pembelajaran di sekolah, anak memerlukan konsentrasi yang baik. Hal ini karena berpengaruh pada kecepatan dalam menangkap materi yang diberikan oleh guru.Ada beberapa faktor yang membuat anak sulit konsentrasi.

Beberapa di antaranya adalah adanya ketegangan dan kecemasan pada diri anak baik berupa ketegangan otot maupun pikiran yang terjadi ketika sedang belajar di dalam kelas. Kondisi-kondisi tersebut bisa membuat tidak nyaman mengikuti proses belajar dan berpengaruh pada konsentrasinya.

Berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan konsenttasi anak di kelas:

Sarapan Pagi

Tips mengatasi anak susah konsentrasi, yakni dengan membiasakan untuk sarapan pagi. Dengan perut yang terisi bisa memberikan energi ke otak. Bila memiliki kebiasaan tidak sarapan pagi akan memunculkan ketidakseimbangan sistem syaraf pusat sehingga membuat badan gemetar, merasa kelelahan, dan pusing. Kondisi-kondisi tersebut akan membuat anak sulit menerima pelajaran dengan baik karena konsentrasi belajar terganggu.

Cukup Waktu Tidur

Anak-anak yang kurang tidur bisa mengganggu kegiatan sehari-harinya. Kondisi tersebut bisa membuatnya kurang waspada secara mental, lebih lalai, dan tidak dapat berkonsentrasi. Kurang tidur juga dapat membuat lebih impulsif secara fisik, hiperaktif, atau malas.

Anak-anak yang memiliki IQ lebih tinggi biasanya tidur lebih lama. Tidur yang sehat secara positif mempengaruhi perkembangan neurologis dan tampaknya menjadi obat yang tepat untuk pencegahan banyak masalah belajar dan perilaku.

Bermain

Salah satu fungsi bermain adalah mengembangkan konsentrasi seorang anak. Dengan bermain, bisa memunculkan keinginan anak untuk mengeksplor, berlatih berinteraksi dengan orang dewasa dan anak lain, melatih pertumbuhan fisik dan imajinasi, dan berlatih menggunakan kata-kata. Anak yang kurang imajinatif memiliki kemampuan konsentrasi yang pendek dan berisiko berperilaku lain dan mengacau.

Mengonsumsi Makanan yang Bergizi

Otak termasuk organ tubuh pertama yang akan menyerap nutrisi dari makanan yang anak konsumsi. Beberapa makanan yang dianggap baik untuk otak adalah salmon yang memiliki kandungan asam lemak Omega-3 DHA dan EPA yang berperan untuk pertumbuhan dan fungsi otak. Asam lemak juga mampu membuat pikiran yang lebih tajam. Selain itu, beberapa sayuran seperti bayam, labu, tomat, ubi, dan wortel bisa menjadi sumber antioksidan yang baik untuk sel-sel otak sehat dan kuat.

Salah satu susu yang bisa ibu pilih adalah Bebelac 5 yang hadir dengan formula HiQ-EQ+ yang mendukung fokus dan konsentrasi anak. Di dalamnya memiliki kandungan kombinasi minyak ikan, Omega-3 dan 6, kalsium yang lebih tinggi, dan FOS: Inulin untuk dukung kemampuan fokus dan konsentrasi si Kecil.Selain itu, di dalamnya juga terdapat kandungan DHA, LA/ALA, Kolin, dan Zat Besi yang mampu mendukung tahapan perkembangan otak.  Susu Bebelac 5 diperuntukkan bagi anak usia 6-12 tahun dengan saran dikonsumsi 2 kali sehari.