Tips & Advice 0-6 Bulan

Tips Cara Mengganti Popok


Apa Saja yang Harus disiapkan?


Saat merawat bayi, Ibu akan akrab dengan ompol atau popok yang bocor. Nah, agar masalah tersebut tidak membuat Ibu panik dan mengganggu kenyamanan bayi, Ibu memang harus memahami tips mengganti popok yang cepat dan benar!


    • Mengganti popok di rumah bisa dilakukan di meja khusus atau tempat tidur. Ini bukan hal yang terlalu krusial, selama posisi Ibu dan bayi nyaman serta aman saat melakukan kegiatan tersebut. Yang lebih penting diperhatikan adalah menyiapkan segala kebutuhan di tempat mengganti popok tersebut, antara lain :

    • Popok. Popok sekali pakai atau popok kain, sesuai pilihan Ibu

    • Perlak alas mengganti popok

    • Peniti khusus bayi (untuk popok kain)

    • Kapas pembersih yang telah direndam dalam air hangat, atau tissue basah pembersih khusus bayi

    • Krim anti ruam popok

Mengganti Popok Sekali Pakai (Pampers)


    • Lepaskan pakaian bayi dengan perlahan dan hati-hati

    • Lepaskan perekat pampers dan lipat bagian perekat hingga menempel satu sama lain (agar tidak menempel di kulit bayi yang masih sensitif) .

    • Biarkan pampers tersebut sementara tetap di tempatnya dan gunakan sisi depannya untuk mengelap bekas kotoran bayi. Jika bayi Ibu laki-laki, sebaiknya tutup penisnya dengan kain/ handuk kecil untuk mencegah Ibu keompolan.

    • Angkat kaki bayi hingga pantatnya terangkat dengan satu tangan, sementara tangan lainnya melipat pampers di sisi bawahnya. Sementara biarkan saja lipatan pampers bekas ada di bawah pantat bayi untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu bayi masih mengeluarkan kotorannya.

    • Segera bersihkan pantat dan sisi depan kemaluan bayi dengan kapas basah atau tissue pembersih khusus. Untuk bayi perempuan, bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang agar vaginanya terhindar dari infeksi kotoran.

    • Pindahkan pampers kotor tadi dan segera selipkan pampers baru di sisi bawah pantatnya. Perhatikan sisi depan dan belakang pampers ya, Bu supaya jangan sampai salah meletakkan, karena bisa menyulitkan Ibu

    • Pasang pampers di mengelilingi pinggul bayi dan tempelkan perekatnya di sisi depan

    • Lipat pampers bekas pakai dan masukkan ke dalam kantong kertas/ plastik sebelum membuangnya ke tempat sampah.

    • Kenakan kembali pakaian bayi dan jangan lupa cuci tangan Ibu ya.

Perhatian: Jangan meninggalkan bayi sendirian di meja ganti popok atau tempat tidur ya, Bu. Perlu diingat bahwa bayi Ibu bisa setiap saat berguling ke bawah jika tak diawasi.


Mengganti Popok Kain


Saat ini tersedia banyak jenis popok kain di pasaran. Ada model konvensional dengan tali pengikat, kain polos yang membutuhkan peniti, atau popok kain berperekat juga banyak tersedia. Ibu bisa memilihnya sesuai selera.


Secara umum, cara mengganti popok kain dengan popok sekali pakai, tidak jauh berbeda kok, Bu. Peralatan pembersih yang digunakan juga sama. Hanya saja, popok kain tidak dibuang sekali pakai, namun dapat dicuci untuk dipakai berulang-ulang. Cukup perhatikan faktor kebersihan dalam mencucinya ya, Bu. Biasakan untuk membuang dulu kotoran bayi yang menempel pada popok ke toilet. Setelah popok bersih dari kotoran, kucek di bawah air mengalir, baru rendam dan cuci.