Mom's Pedia 6-12 Bulan

Sibuknya Menghadapi Perkembangan Bayi Usia 10-11 Bulan

Jangan Sampai Terlewatkan Langkah dan Kata Pertamanya!

 

Big thing to celebrate! Di usia bayi 10 bulan atau bayi 11 bulan, dia akan segera melangkahkan langkah pertamanya dan mengucapkan kata pertamanya. Kata-katanya mungkin belum lancar, dan langkah-langkah kaki mungilnya masih goyah, tapi dengan bantuan Ibu, dia bisa melakukannya.

Perubahan dari merangkak ke berjalan, dan bagaimana bayi Ibu mengucapkan kata yang benar-benar memiliki arti sangat menarik untuk diikuti. Ibu bisa mengabadikan saat-saat istimewa ini lewat kamera video. Karena peristiwa ini bisa terjadi di saat-saat yang tidak direncanakan, selalu sediakan kamera video di dekat Ibu. Don’t miss these precious moments!

 

Makanan untuk Bayi 10-11 Bulan yang Makin Aktif

 

Karena aktivitasnya semakin banyak, bayi Ibu menjadi makin aktif. Ia membutuhkan lebih banyak energi dan kebutuhan gizinya pun berubah. Karena ukuran perutnya lebih kecil dari orang dewasa, bayi Ibu perlu makan makanan bergizi dan penuh energi dalam jumlah yang sedikit tapi lebih sering.

Bayi 9 bulan ke atas sudah bisa mengambil makanannya sendiri dengan jarinya, bisa memindahkan dari tangan yang satu ke tangan yang lain, dan memasukkan makanan ke mulutnya. Saat berusia 10 hingga 11 bulan, dia bisa mengunyah dan menelan lebih baik, gigi anak juga mulai tumbuh lebih banyak dan mulai bisa menyendok makanan dengan sendok.

Menyiapkan makanan yang dimakannya jangan hanya memperhatikan apa yang dimakannya, tapi bagaimana cara bayi Ibu memakannya. Dorong bayi makan sendiri menggunakan tangannya, walaupun hasilnya pasti akan berantakan, ini akan melatihnya untuk jadi lebih mandiri di kemudian hari. Jadwalkan juga jam makan yang lebih teratur, agar ia bisa disiplin dan Ibu bisa mengawasi kecukupan gizi yang masuk.

Di usia ini, bayi Ibu sebaiknya sudah lepas dari botol. Untuk melatihnya minum sendiri, yuk, latih dia menggunakan cangkir khusus dengan dua pegangan, dan memiliki lubang-lubang yang memudahkan ia memegang sendiri dan meminumnya. Jika ia sudah bisa, dorong untuk mulai makan menggunakan sendok. Jangan lupa untuk memujinya untuk setiap kemajuan yang berhasil ia raih. Ini menambah rasa percaya dirinya lho, dan baik untuk perkembangan bayi Ibu.

 

Sekarang Dia Bisa Berdiri Sendiri! 

 

Setelah merangkak di bulan-bulan sebelumnya, kini otot-otot kaki bayi Ibu semakin kuat. Dia mulai bisa mengangkat tubuhnya sambil berpegangan dan bangkit berdiri. Ibu bisa membaca gerak tubuhnya dan membantunya berdiri dengan memegangi tangannya.

Ini tidak terjadi secara begitu saja. Awalnya dia mungkin akan berdiri sambil berpegangan, lalu di hari lain mungkin mulai sedikit demi sedikit melangkah sambil tetap berpegangan, selanjutnya sambil terhuyung-huyung dia mungkin akan menghampiri tangan Ibu yang menantinya. Bayi Ibu sekarang sudah bisa berjalan sendiri! Langkah pertamanya adalah sebuah langkah besar menuju kemandiriannya. Persiapkan mental Ibu ya, karena mulai saat ini dia akan terus tumbuh besar dan tidak menjadi bayi mungil yang bergantung sepenuhnya pada Ibu lagi.

Tapi, jika bayi Ibu belum bisa berjalan, jangan cemas ya Bu, setiap bayi berbeda satu sama lain. Meskipun sambil tertatih dan terjungkal beberapa kali, hal ini tidak akan mencegah bayi Ibu untuk terus mencoba dan menjelajahi rumah. Bantu dia untuk melakukannya, agar dia dapat berkembang dengan baik. You are his best friend to grow.

 

Kontrol dan Kordinasinya Makin Baik, Ia Sudah Belajar Mandiri!

 

Ia sekarang mulai bisa mengendalikan pergerakan tangan dan jemarinya, menggenggam dan meletakkan. Karenanya ia senang sekali bermain-main dengan memasukkan benda atau mainan ke dalam wadah, lalu mengeluarkannya, lalu melakukannya secara terus menerus. Don’t hold your breath, karena bayi Ibu bisa terus menerus melakukan permainan ini.

Bayi Ibu juga mulai senang memperhatikan sesuatu, ia mulai tertarik dengan gerakan sebab-akibat. Misalnya saat main mobil-mobilan, ia akan memperhatikan putaran roda yang membuat mainannya itu bergerak.

Kordinasi antara mata dan tangannya juga semakin membaik, kini ia sudah bisa memegang sendoknya sendiri saat makan. Jangan khawatirkan keruwetan yang dia timbulkan, seperti meja makan Ibu yang akan berantakan dan dia mengotori bajunya. Nikmati saja semuanya ya Bu, karena ini akan melatih bayi Ibu untuk menjadi lebih mandiri. No pain, no gain. Ibu akan melihat hasilnya nanti, ketika ia sudah bisa melakukan semuanya dan pekerjaan Ibu menjadi lebih ringan. Meanwhile, take a deep breath!

 

Ngobrol Bersama Si Bawel

 

Begitu bayi Ibu mulai bisa bersuara, dia akan senang sekali berbicara dengan Ibu. Meskipun kata-katanya belum jelas. Di usianya yang menginjak 10 bulan, dia mungkin akan bisa mengucapkan kata pertamanya. Saat ini terjadi merupakan sebuah peristiwa yang sangat membahagiakan dan mengharukan bagi Ibu.

Mungkin kata-kata yang diucapkannya sudah sering Ibu dengar, tapi jika dulu ia sekedar mengucapkannya tanpa memahami maksudnya, kini ia sudah bisa mengaitkan apa yang diucapkan dengan apa yang dimaksudkannya. Kata-katanya mulai memiliki makna. Misalnya ‘mamma’ ketika ia melihat Ibu, ‘cu-cu’ untuk susu, dan ‘pus’ untuk kucing kesayangan temannya bermain.

 

Beri Dia Semangat untuk Terus Belajar

 

Betapa pun besarnya keinginan bayi Ibu untuk menjelajah dan melakukan sesuatu yang baru, tapi kadang ia ragu dan tidak percaya diri untuk mencobanya. Dorong dan beri ia semangat, karena ia belajar banyak setiap saat dimanapun dan kapanpun.

Saat ia ragu atau takut untuk mulai belajar melangkah, bimbing tangannya, dan perlahan lepaskan agar dia bisa belajar melakukannya sendiri. Jangan lupa memberi pujian setiap ia berhasil melakukannya.