Tips & Advice Balita

6 Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak Supaya Lebih Fokus Belajar Saat Berpuasa

Belajar merupakan aktivitas penting yang tidak boleh diabaikan oleh setiap orang tua kepada anaknya. Pasalnya, usia anak-anak merupakan waktu yang tepat untuk menyerap dan mengajarkan banyak hal.

Sayangnya, banyak anak yang tidak tertarik dan sulit fokus untuk belajar, apalagi saat berpuasa. Lantas, bagaimana cara meningkatkan konsentrasi anak supaya lebih fokus saat belajar? Yuk, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini!

Ketahui Metode Belajar si Kecil

Hal pertama yang patut dilakukan oleh para orang tua jika ingin mengajarkan sesuatu kepada si Kecil yakni mengetahui metode belajarnya. Dengan metode belajar yang tepat dan disesuaikan dengan kemampuannya, maka si Kecil dapat belajar lebih efektif. Secara umum metode belajar ini terbagi tiga  yaitu visual, auditori, dan kinestetik.

Anak-anak yang termasuk ke dalam kategori visual cenderung lebih mudah memahami pelajaran dengan melihat langsung. Ibu bisa membuat kartu yang menggambarkan setiap pelajaran yang diberikan. Untuk auditori sendiri, si Kecil lebih mudah fokus dengan cara mendengarkan informasi sehingga Ibu dapat mengajarkan si Kecil dengan cara membaca keras-keras atau memperdengarkan audio belajar.

Sementara untuk kategori kinestetik, si Kecil harus mampu menyentuh serta merasakan apa yang dipelajarinya. Tidak ada salahnya untuk memberikannya buku-buku bergambar agar dapat melatih fokus anak dalam belajar.

Atur Jadwal dan Siapkan Lingkungan Bebas Gangguan

Setelah mengetahui metode belajar yang tepat untuk diterapkan kepada si Kecil, maka Ibu bisa mengatur dan menjaga jadwal tersebut agar bisa berjalan secara rutin. Langkah ini tidak hanya untuk membantu memprogram otak si Kecil agar bisa fokus, tapi juga mengajarinya tentang disiplin.

Selain itu, menyiapkan lingkungan bebas gangguan juga penting dilakukan sebagai salah satu cara meningkatkan konsentrasi belajar anak. Pasalnya, sudah bukan rahasia lagi jika seorang anak sangat mudah teralihkan perhatiannya oleh keadaan di sekitarnya. Pahami dengan baik lingkungan apa yang disukai si Kecil dan hal-hal apa saja yang bisa mengganggunya.

Tentukan Jangka Waktu dan Bagi ke Dalam Beberapa Bagian

Bukan hanya itu, cara meningkatkan fokus si Kecil dalam belajar saat berpuasa dapat dimulai dengan menentukan jangka waktu untuk menyelesaikan tujuan tertentu. Sebagai contoh, apabila si Kecil sedang belajar membaca dengan menghafal abjad, maka tentukan berapa lama waktu yang sebaiknya diperlukan untuk menghafal keseluruhan abjad tersebut.

Anak kecil mudah teralihkan konsentrasinya dalam melakukan sesuatu. Maka dari itu, ada baiknya jika membagi hafalan ke dalam beberapa bagian sehingga lebih mudah dipelajari oleh si Kecil. Pastikan dia paham sebelum berpindah ke hafalan selanjutnya.

Berikan Penghargaan

Ketika si Kecil berhasil memahami bacaan yang telah diberikan dalam jangka waktu tertentu, tidak ada salahnya jika memberikannya penghargaan. Penghargaan pun tidak harus selalu dalam bentuk fisik seperti mainan. Hal-hal kecil seperti pujian atau pelukan akan sangat berarti bagi si Kecil.

Sediakan Waktu untuk Bermain

Pada dasarnya usia anak-anak adalah usia yang secara alami penuh energi dan bersemangat. Olehnya itu, Ibu wajib memberinya waktu untuk bermain jika si Kecil telah memahami sebuah bacaan sehingga dia akan dapat kembali fokus dalam meneruskan proses pembelajarannya saat berpuasa.

Siapkan Makanan dan Minuman Bergizi

Ibu dapat membantu meningkatkan konsentrasi anak dengan menyiapkan makanan berupa sayur, buah-buahan, serta makanan lain yang mengandung gizi tinggi. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan berkonsentrasi. Hal ini diungkapkan oleh Drew Ramsey, MD, seorang psikiater dan penulis buku The Happiness Diet and Fifty Shades of Kale.

Untuk memenuhi nutrisi otak si Kecil, jangan lupa untuk memberikan susu berupa Bebelac 5 dengan formula HiQ-EQ+. Pasalnya, susu ini mengandung kombinasi antara minyak ikan, Omega 3 dan 6, Fos: insulin, serta kalsium yang lebih tinggi sehingga mampu mendukung fokus dan konsentrasi si Kecil dalam belajar saat berpuasa dan di usia sekolahnya