Tips & Advice Balita

Bosan Menunggu Waktu Berbuka? Lakukan 5 Kegiatan yang Mengasah Otak Si Kecil

Bermain bersama si Kecil merupakan salah satu cara mendidik yang bertujuan untuk mendorong perkembangan dirinya secara optimal. Bermain juga akan membantu perkembangan kognitif dan sosial emosional si Kecil terhadap lingkungannya.

Menurut penelitian Anthony Pellegrini, PhD, dari University of Minnesota, bermain akan memberikan anak peluang untuk belajar serta mempraktikkan keterampilan baru. Selama berpuasa pun Ibu dapat bermain dengan si Kecil.

Sebagai contoh, sambil menunggu waktu berbuka puasa, ada berbagai kegiatan yang dapat mengasah otak anak yang bisa dilakukan. Apa saja? Yuk, cek 5 di antaranya di bawah ini!

Permainan Susun Balok

Susun balok merupakan permainan mengasah otak anak yang paling populer dimainkan. Pasalnya, selain untuk menajamkan fokus, permainan yang satu ini juga mengasyikkan untuk dimainkan. Si Kecil akan belajar mengenai bangun ruang, beban, dan kemampuan untuk berimajinasi.

Membaca Bersama

Menemani si Kecil belajar membaca pun tidak ada salahnya untuk dilakukan sambil menunggu waktu berbuka. Bahan bacaannya dapat disesuaikan dengan minat atau cerita kesukaan si Kecil. Selama Ramadan, Ibu dapat membacakan cerita bertema agama ataupun cerita legenda tradisional Nusantara.

Ada berbagai manfaat yang dapat dipetik dari membaca, termasuk meningkatkan kekuatan otak. Berdasarkan penelitian dari Richard Gallagher, PhD, seorang psikolog klinis di Child Study Center di New York University (NYU), membaca bagi anak prasekolah akan meningkatkan kemampuan membacanya sejak dini, mempertajam bahasa dan kosa kata, serta memancing diskusi dengan orang tua untuk pemahaman yang lebih baik.

Permainan Puzzle

Siapa yang tidak kenal permainan untuk mengasah otak yang satu ini? Puzzle merupakan alat bermain teka-teki yang juga dapat meningkatkan pemikiran non-verbal dan kemampuan dalam membayangkan atau stimulasi visual. Hasilnya, si Kecil akan dapat memecahkan masalah yang ada serta berlatih untuk menggunakan logikanya.

Hal ini disebabkan oleh berfungsinya motorik halus di dalam otak untuk menyesuaikan potongan-potongan puzzle. Permainan ini juga membuat si Kecil yang lebih energik bisa lebih tenang dan merangsang otaknya untuk tetap aktif. Menyenangkan sekaligus sangat bermanfaat, bukan?

Permainan dengan Alat Musik

Bermain musik merupakan salah satu permainan yang mengasah otak anak yang dapat dimainkan sambil menunggu waktu berbuka. Hal ini disebabkan oleh kegiatan bermusik yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir si Kecil dalam belajar membaca sehingga otaknya dapat menguasai Bahasa atau kata yang dipelajari serta kemampuan motorik si Kecil selama memainkan sebuah lagu.

Ibu dapat menyediakan alat musik seperti ukulele, tamborin, suling, piano, snare drum mini, bahkan alat musik tradisional seperti kolintang dan angklung mini. Alternatif lain adalah bermain dengan permainan Musical Activity Table yang dilengkapi aplikasi warna, huruf, atau angka.

Belajar Bahasa Baru

Kegiatan terakhir yang dapat dicoba adalah belajar bahasa baru. Menurut Richard Gallagher, PhD, belajar bahasa baru akan membantu stimulasi otak agar menyimpan, mengurutkan, dan mengucapkan kata-kata baru sehingga kemampuan verbal dan spasialnya akan lebih terasah.

Demikian tadi beberapa referensi permainan asah otak untuk anak yang bisa Ibu lakukan Bersama si Kecil di rumah sambil menunggu waktu berbuka puasa. Agar lebih bermanfaat, selalu dampingi si Kecil agar mereka mendapatkan bimbingan dalam bermain.

Selama bulan puasa, jangan lupa pula untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan memberikan susu berformula lengkap. Pada usia 1-3 tahun, susu Bebelac 3 merupakan pilihan yang terbaik karena mengandung minyak ikan dan Omega 6 yang lebih tinggi untuk mendukung perkembangan otak si Kecil agar tumbuh optimal. Bebelac 3 juga mengandung zat besi, zinc, iodium, vitamin A, serta kalsium untuk nutrisi yang menyeluruh.